Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
Kemarahan Yang Memuncak


__ADS_3

Selesai melakukan gladi bersih, Jimin duduk terdiam di sudut ruangan, dia menyaksikan video menjijikan Farah dengan seorang pria, yang dikirim orang tak dikenal di ponselnya.


Dengan segala upaya Farah akhirnya bisa keluar dari sekapan Kay. Di berlari mencari Jimin dan nona Shin.


" mungkin mereka sudah berada di stadium, aku harus kesana.. aku harus mengatakan semua nya pada Jimin sekarang." gumam Farah dalam hari sembari berlari mencari taksi.


Dengan kondisinya yang berantakan, Farah memberanikan memasuki stadium itu dengan berteriak, " jiminaa.. "


Semua orang menatapnya, termasuk Jimin. Jimin dan semua member bts berjalan menghampiri Farah termasuk nona Shin


" kau kemana saja farahsii..?? tanya nona Shin dan member lain


" oppa.. kau dan keluarga mu dalam bahaya, jangan melanjutkan konser ini.. kita kembali ke Korea sekarang, aku mohon.." pinta Farah dengan memegang tangan Jimin.


" apa aku harus percaya padamu, " ucap Jimin melepaskan tangan Farah, menghempaskan nya begitu saja.


" oppa.. laki-laki itu menculik ku semalam dia menyekap ku, dan mendengarkan pembicaraan yang ingin menghancurkan mu dan keluarga mu." ucap Farah menjelaskan.


Namun Jimin tidak menghiraukannya, lalu berjalan meninggalkan Farah yang masih terus mengejarnya.


" oppa percayalah padaku.. " ucap Farah lagi meyakinkan Jimin yang masih terus berjalan meninggalkan nya.


" lihat ini.. apa ini, ini yang kau bilang di culik di sekap..?? kau sangat menjijikkan murahan." maki Jimin sambil memberikan ponselnya pada Farah.


" ini bukan seperti yang kau kira oppa, aku tidak melakukan ini.. " ucap Farah dengan menangis


Farah masih berusaha mengejar Jimin dengan memberi pengertian.


" farahsii.. hentikan kegilaan ini.. aku tidak mau konser terganggu hanya karena kau." ucap rose dengan nada tinggi.


" diam kau.. kau juga terlibat bukan.. dan kau juga...aku mendengar semuanya," ucap Farah dengan menunjuk Namjoon.


" plaaakkkk.." sebuah tamparan mendarat di pipi Farah, Jimin menampar Farah.. dan kemudian berjalan pergi.


" kau menamparku, kau tidak percaya padaku..??? ucapnya dengan memegang pipi sebelah kanan yang ditampar Jimin.


Langkah Jimin hanya terhenti sejenak, mendengar ucapan Farah, setelah itu dia pergi. Dan satu persatu meninggalkan Farah yang masih terdiam.


" gwencana.. gwencana.. " ucap jin menepuk pundak Farah dan memeluknya.


" kau percaya pada ku oppa.." tanya Farah


" iya.. kau adikku, aku akan selalu mempercayaimu. Jimin marah hanya sebentar, biarkan saja nanti dia akan baik sendiri. " ucap jin mencoba menenangkan Farah.


Mereka semua kembali bekerja, seperti tidak terjadi sesuatu. Hanya saja sikap Jimin lebih pendiam dan jarang bicara atau tersenyum seperti biasa.


Rose mulai mendekati Jimin, mencoba menghiburnya dan merayunya.


" sekarang kau sudah tahu siapa sebenarnya Farah. " ucap rose.

__ADS_1


Tiba-tiba Jimin memeluk rose, mencoba menenangkan hatinya lewat pelukan itu. Semakin lama,, semakin erat..


Farah mencoba tegar dan profesional saat melihat nya, sesungguhnya dia sangat hancur.


" mungkin ini yang dirasakan Jimin, kita sama-sama hancur tersakiti. " gumamnya dalam hati.


Malam itu konser berlangsung, seperti biasa para kru sedang sibuk menyiapkan ini itu untuk performa sang bintang. Farah tak kalah sibuknya, tiba-tiba Kay datang memeluk Farah dari belakang.


" sayang kamu sibuk banget sihh.. aku sampai dilupakan Lo.. " ucap Kay mengagetkan Farah dan semua kru yang ada di sana.


" apa-apa kau ini.. kau bicara apa.. pergi dari sini." gertak Farah yang merasa kesal.


" ini aku pacar kamu, semenjak kamu kerja sama bts, waktu kamu habis cuma buat mereka, aku kangen tau.." ucap Kay lagi, dan disaat yang tepat semua member bts dan blackpink masuk tenda kru karena selesai perform.


Jimin yang mengetahui itu hanya diam, dia sama sekali tidak peduli. Baginya hubungan nya dengan Farah sudah berakhir.


" jadi benar ini pacar kamu, dan kamu tega menipu Jimin..??? tanya JK


" selama ini kami percaya dan menyetujui hubungan mu dengan Jimin, aku sama sekali tidak menyangka farahsii.. " ucap j hope


" ini semua tidak benar, " ucap Farah


" sayang jangan kamu jangan seperti ini, jangan cuma karena Jimin kaya, trus kamu ninggalin aku seperti ini..!! kata Kay berbohong


" pergi kau," ucap Farah


Jimin hanya melirik perdebatan antara Farah Kay dan teman-teman membernya dengan diam tanpa berucap apapun.


" Farah tunggu.. kau mau kemana..?? apa perlu oppa telpon appa untuk menjemput mu..??? ucap jin yang ikut berlari mengejar Farah.


" aku ingin sendiri oppa.. aku akan ke kamar." jawab Farah


" kau yakin.. ..?? tanya jin lagi


Farah mengangguk dan pergi.


Jin kembali masuk kedalam stadium melanjutkan konsernya.


Lanjut konser, jimin sangatlah profesional. Dia mampu menghipnotis para army dengan ketawa dan senyumnya, padahal di balik layar tadi hatinya sedang remuk redam.


Setelah 4 jam konser pun selesai, para member istirahat sebentar melepas lelah mereka.


" minumlah.." kata rose dengan tersenyum memberikan minuman pada Jimin, taehyung dan j hope


" gumawo rose.." jawab ketiga nya bersamaan


Rose mengangguk dan mengambil posisi duduk disebelah Jimin.


Beberapa kru datang membawa makanan dan minuman untuk semua orang.

__ADS_1


" kau kemana farahsii..?? gumam nona Shin dengan menoleh kan kepala kesemua ruangan.


" kau mencari Farah..??? tanya seokjin tiba-tiba


" o.. tuan jin.. " ucapnya.." Saya merasa khawatir tuan, nona Farah tidak bisa dihubungi." ucapnya lagi


" tadi dia bilang kembali ke hotel, dia ingin sendiri katanya." ucap jin


" kau tidak perlu khawatir, walau belum sepenuhnya tau sifat karakter nya, sepertinya adikku itu sangat kuat seperti appa ku." jelas jin pada nona Shin


Nona Shin tersenyum lega mendengar ucapan seokjin.


Farah sudah selesai membereskan pakaian nya, dia sudah mendapatkan kan tiket pesawat penerbangan malam ini, pukul 11 malam waktu Los Angeles.


Dia berangkat diam-diam, dan hanya meninggalkan secarik surat untuk nona Shin.


Keberangkatan Farah kembali ke Korea


S k i p


Tengah malam semua member dan kru kembali ke hotel. Mereka merasa puas konser berjalan lancar dan sukses.


Nona Shin tidak menemukan keberadaan Farah dikamar, dia membaca pesan yang ditulis Farah untuknya.


" aku harus memberitahu tuan muda seokjin, " ucap nona Shin berjalan keluar kamar menuju kamar jin.


Nona Shin dan seokjin berbicara di lobby hotel, mereka takut Jimin mendengar,


" ini tuan, Farah meninggalkan ini di meja kamar." ucap nona Shin.


" aku akan coba telp appa.. kau tenang saja dulu nona Shin, kalau Jimin bertanya jawab saja apa adanya, kalau tidak, jangan beri tahu dia apapun. " kata seokjin


" baik tuan ," jawab nona Shin


Sesampainya di Korea, Farah pulang ke rumah appanya. Dia menangis di pelukan appa nya.


Farah menceritakan semua yang terjadi, " Farah tidak mau terjadi sesuatu pada Jimin dan keluarga nya appa.." tangis Farah.


" itu tidak akan terjadi sayang, kita akan coba bicara perlahan pada tuan Park dan Jimin, " ucap tuan Kim


Farah sedikit tenang setelah bercerita pada appa nya. Tuan Kim meminta ajuma untuk mengantar makanan ke kamar Farah.


" nona harus makan, sedikit saja.. ajuma suapi ya..!! ucap ajuma


" terimakasih ajuma, akan saya makan nanti, saya mengantuk, saya mau tidur sebentar.!! kata Farah.


**Saya minta maaf atas tulisan saya ini, Novel yang saya buat ini hanya fiktif belaka, tidak ada unsur menyudutkan atau menghina seseorang.


Semoga kalian terhibur dengan tulisan saya ini

__ADS_1


Terimakasih sudah membaca, jangan lupa komentar, like dan rate ya..


** to be continue* *


__ADS_2