
Waktu menunjukkan pukul 9 pagi, Jimin dan Farah sampai di hannam the hills tempat tinggal Jimin. Jimin membawa pulang farah ke Mension nya, untuk tinggal bersama. Dan Farah menyetujuinya.
" kok sepi oppa, kemana yang lain..???
"mungkin masih tidur bee, kita langsung ke kamar aja bee, aku capek mau istirahat dulu.."
Jimin dan Farah naik ke atas menuju kamar, betapa kagetnya mereka ada rose yang sedang tidur dikamar Jimin.
" rose.. " ujar Jimin yang melepas tangan Farah dan berjalan menghampiri rose yang tidur di ranjangnya.
" dia mantanmu oppa.. kenapa dia ada disini, dikamar kamu..??? ucap Farah penuh tanya..
" aku nggak tau bee, kenapa dia ada disini,, " jawab Jimin sembari membangunkan rose.
" cagiyaa.. bogosippo.." ucap rose yang terbangun dan langsung memeluk Jimin.
Jimin berusaha melepas pelukan rose, karena ada Farah dan takut akan salah paham.
Farah masih terdiam melihat rose yang memeluk Jimin. Kepalanya tertunduk, jujur dalam hatinya tidak rela melihat pria yang dia cintai dipeluk wanita lain. Saat Farah ingin meniggalkan kamar.. Jimin mencegahnya, namun Farah tidak menghiraukan panggilan Jimin.
Jimin berlari menyusul Farah," bee.. tunggu.. bee.. jangan pergi aku mohon." ucap Jimin.
Langkah Farah terhenti, " selesaikan dulu urusan kalian oppa, aku yakin masih ada yang belum selesai diantara kalian." kata Farah tanpa menatap Jimin dan meninggalkan Jimin yang terdiam.
Jimin masih bingung apa yang harus dia perbuat. Dia masih terdiam dan hanya menatap taksi yang membawa Farah pergi.
Kemudian dia masuk kembali, " sedang apa kau disini.. " tanya Jimin pada rose
" apa yang kau katakan.. bukannya ini yang kau inginkan Park Jimin.. aku kembali kepadamu..
" kembali kepadaku?? setelah semuanya yang yang kau lakukan, kau tinggalkan aku dan sekarang kau bilang ingin kembali.. "
" okey.. aku minta maaf atas semua yang aku lakukan padamu dulu.. "
" semudah itu kau bilang maaf padaku rose.. kita sudah selesai rose.. sudah tidak ada lagi tempat untuk mu di hatiku.. "
" apa dia yang menggantikan posisiku di hatimu saat ini "
" itu bukan lagi menjadi urusanmu, cepat keluar dari kamarku sekarang.."
" aku pastikan kau akan kembali kepadaku Jim.. " ucap rose meninggalkan kamar Jimin.
Jimin membanting pintu kamarnya dengan perasaan marah.
__ADS_1
Dirumahnya Farah menangis sejadinya, hatinya hancur berkeping-keping. Suara handphone berdering membuyarkan lamunannya, dia lihat Jimin yang menelpon. Farah hanya diam menatap handphone nya, sampai 7 kali panggilan Jimin dibiarkannya. Farah masih marah dengan kekasihnya itu.
" aku harus apa ya tuhan, apa aku egois jika aku harus meninggalkan kan Jimin hanya karena mantan pacarnya kembali."
handphone nya berbunyi lagi, kali ini Jimin mengirimnya SMS, " maafkan aku bee.. jangan diamkan aku seperti ini, kedatang rose memang diluar sepengetahuan ku. Aku dan rose sudah selesai sejak dia meninggalkan aku 3 tahun yang lalu, aku harap kau percaya padaku bee. Aku berangkat malam ini jam 9, aku harap kau datang sebelum aku berangkat bee.. " tulis Jimin dalam SMS nya.
Benar apa yang dikatakan Jimin, apa dia tidak tau kalau rose akan kembali. " ya Tuhan aku harus apa..??? gumamnya dalam hati dan merebahkan tubuhnya di kasur.
Para member kedua belah pihak sudah bersiap untuk berangkat. Mereka masing-masing memasukkan kopernya kedalam mobil.
Hanya Jimin yang terlihat gelisah..
" dia pasti datang Hyung, aku yakin.." ucap taehyung
" benar apa kata v, Farah perempuan yang baik, tidak egois, percayalah dia pasti akan datang.." ucap seokjin meyakinkan adiknya.
Berkali-kali Jimin menghubungi Farah, namun ponsel Farah tidak aktif.
rose mendekati Jimin dan berkata, " kau masih menunggu perempuan itu.." tanya rose tebar pesona pada Jimin, dia merasa yakin kalau Jimin masih mencintainya.
Tanpa berkata apapun jimin pergi meninggalkannya, namun rose menggoda Jimin dengan menarik tangan Jimin, alhasil mereka berdua terjatuh diatas sofa dengan posisi rose berada dibawah Jimin. Lama Jimin memandang rose, tanpa Jimin sadari Farah datang dan melihat adegan itu.
Farah segera meninggalkan ruang tamu, namun tanpa sengaja tangan Farah mengenai vas bunga yang ada disitu dan terjatuh.
Farah terus berlari keluar hannam the hills, sementara Jimin terus mengejar nya.
" Farah aku mohon.. dengarkan aku.. ini semua nggak seperti yang kamu bayangkan, " ujarnya sambil terus mengejar Farah
Farah terus berlari dengan berlinang air mata. Dia sama sekali tidak menghiraukan perkataan Jimin.
Ditepi jalan saat Jimin mengejar Farah.. Jimin sama sekali tidak memperhatikan ada sebuah mobil dari arah yang berlawanan melintas dengan kencang.
Dan mobil itu menabrak Jimin, tubuhnya terpelanting ke tengah jalan.
Farah yang mendengar suara tabrakan itu langsung menoleh ke belakang, betapa kagetnya dia melihat Jimin terkapar penuh darah..
" tidaaaakkkk... jiminaaa... " teriak Farah mendekati Jimin
" bangun Jimin oppa, aku mohon.. " tangis Farah memeluk tubuh Jimin.
Jimin dibawa ke rumah sakit dengan ambulance, ditemani rose dan member bts yang lain. Sementara itu, " ijinkan aku menemani Jimin seokjin oppa aku mohon " tangis Farah memohon
" tidak.. kalau saja kau mendengarkan penjelasan Jimin, semua ini tidak akan terjadi." ujar seokjin
__ADS_1
" iya Nuna.. gara-gara kau konser kita terancam batal " kata JK
" sudah-sudah.. berhenti berdebat, kita segera temui papa bear sekarang. " jelas j hope
J hope, seokjin, jenny dan jisso pergi meninggalkan Farah sendiri.
Tanpa pikir panjang Farah memanggil taksi dan pergi ke rumah sakit. sampai dirumah sakit, Farah melihat rose, RM dan yang lain masih menunggu dengan wajah panik.
Farah mengurungkan diri untuk bergabung dengan mereka, keberadaanya akan menambah kebencian dihati mereka.
Farah memilih kembali pulang, saat pulang taehyung dan jenny memanggil nya.
" farahsii.. " panggil jenny
Farah menghentikan langkahnya, " iya.. maafkan aku taehyung, aku salah, aku yang buat jimin jadi seperti ini " ucap Farah menangis .
" jangan menyalahkan dirimu, semua kesalah pahaman terjadi berawal dari kedatangan Rose bukan..???
" Farah sebaiknya aku antar kamu pulang ya.. setelah ada kabar tentang Jimin nanti aku akan segera memberitahumu," ujar jenny
" terimakasih.. aku akan pulang sendiri jenny.. " ucap Farah melangkah gontai.
** s k i p **
Wisnu menjemput Farah ditaman pinggir jalan, setelah dari rumah sakit Farah menelpon Wisnu, dia meminta Wisnu untuk menjemput nya ditaman dekat rumah sakit dimana Jimin dirawat.
" Farah kau baik-baik saja..??? apa yang terjadi..??? tanya Wisnu.
Farah menceritakan kejadian tadi dengan derai air mata, tangisnya sangat menggetarkan hati Wisnu..
" tenangkan dirimu Farah, jangan menangis lagi.. kamu jelek kalau menangis tau.." ucap Wisnu menenangkan Farah
mendengar perkataan Wisnu yang melucu, gadis cantik itu sedikit tersenyum.
" Jimin orang yang kuat, aku sudah lama mengenalnya di BigHit, kau belum seberapa mengenalnya bukan..??? kata Wisnu menggoda Farah lagi.
Dan mereka pun masuk ke dalam mobil menuju kerumah. Dalam mobil tak henti-hentinya Farah memandangi ponselnya, seperti nya sedang menunggu seseorang menelpon.
" kau menunggu telpon..??? tanya Wisnu
" jenny bilang akan mengabari aku, tapi dia tidak juga meneleponku. " jawab Farah
" mungkin Jimin belum sadar, nanti pasti dia telpon " jelas Wisnu
__ADS_1
** to be continue **