Cinta 2 Negara

Cinta 2 Negara
Cintai aku lagi oppa


__ADS_3

Farah masih berada di rumah Kay, dia bermalam disana karena memang sudah larut malam dan masih hujan.


Pagi harinya Farah pulang ke mension dengan diantar Kay.


Saat di dalam mobil,


" Kay.. aku sedang hamil anak Jimin, ini yang terakhir kali aku memohon, lupakan dendam mu pada keluarganya Jimin, aku tahu kau punya sisi baik, dan bagaimana pun juga tuan Park adalah ayahmu juga " ucap Farah


" Kau ingin tetap bicara atau turun, atau perlu aku antar kedalam.. supaya semua orang didalam percaya kalau kau hamil anakku." gertak Kay


" maaf aku hanya kepikiran Jimin, bagaimana kalau dia terguncang karena pikirannya kalut, dan aku khawatir kalau dia jatuh sakit." ucapnya lagi sambil turun dari mobil Kay.


Setelah mengucapkan terima kasih Farah masuk kedalam, di dalam dia di sambut dengan berbagai pertanyaan oleh seokjin oppanya


" semalam kau tidur dimana, kau tahu aku panik, appa pun panik, ponselmu juga mati kenapa..??? tanya jin yang sedang marah pada adiknya itu


" maaf oppa aku agak tidak enak badan, aku mau rebahan sebentar, nona Shin.. kau bisa handle tugasku kan..!! ucap Farah


" kau sakit.. " ucap seokjin khawatir menghampiri Farah yang memang terlihat pucat.


" kau istirahat saja farahsii.. aku akan menghandle semuanya.." kata nona Shin.


Seokjin mengikuti Farah sampai ke kamarnya dan memastikan adiknya istirahat dengan baik.


" Nona Shin, setelah selesaikan tugasmu tolong belikan obat penurun demam untuk ibu hamil ya.. badan Farah panas." ucap seokjin.


" baiklah tuan jin.." kata nona Shin


" Farah hamil..?? tanya Suga dan j hope


Seokjin menganggukan kepalanya, " entah dia sudah memberi tahu Jimin atau belum.." ucap jin


" anak Jimin..??? tanya Suga memastikan


" hemmm.." kata jin


" ya Tuhan.. " kata j hope sambil memegang kepalanya dan mengusap kasar rambutnya.


Di kantor polisi Busan.


Jimin sampai disana bersama taehyung, ommanya menangis memeluk Jimin yang baru saja tiba,


" apa yang sebenarnya terjadi..??? tanya Jimin pada seorang polisi yang ada di situ.


" maaf tuan, ayah anda telah melakukan tindakan kriminal, makanan yang dijual di restoran ayah anda mengandung zat kimia berbahaya, korbannya sudah ada dan saat ini sedang menuntut ayah anda." kata polisi itu.


" ini tidak mungkin pak.. soalnya saya tahu sendiri bahan makanan yang di pakai semua higienis dan berkualitas bagus, tidak mungkin mengandung zat berbahaya pak, " jawab taehyung


Jimin tidak berbuat apa-apa, dia masih mencoba menenangkan ibunya yang syok berat.

__ADS_1


" omma.. bangun omma.. " ucap Jimin, tiba-tiba ommanya pingsan dan Jimin semakin panik.


Jimin membawa ibunya ke rumah sakit, dan taehyung masih di kantor polisi, dia masih sibu mencarikan pengacara untuk ayah Jimin.


Sampai di rumah sakit, ibunya Jimin langsung mendapatkan perawatan intensif dari dokter. Jimin menelpon V untuk memastikan kondisi ayahnya dan meminta V untuk mengurus masalah ayahnya.


" V tolong kau urus masalah ayahku, seperti nya aku akan di sini sampai omma ku baikan ." pinta Jimin


" kau tenang saja Hyung aku akan mengurus semuanya, aku yakin ayahmu hanya dijebak," ucap V


" terimakasih" kata Jimin


Jimin menutup telponnya.


" dokter bagaimana kondisi ibu saya.." tanya Jimin


" nyonya mengalami depresi tuan.. sebaiknya anda menjaganya agar kondisi mental nya tidak terganggu." ucap dokter


" baik dok.. terimakasih " kata Jimin


Jimin masuk ke ruangan ibunya, di lihat ya ibunya masih menutup mata, karena masih dalam pengaruh obat.


Dia teringat perkataan Namjoon yang bilang ini semua bagian dari rencana rose dan Kay yang ingin menjatuhkannya dan menghancurkan keluarga nya,


" tapi kenapa, apa salah keluarga ku dalam hal ini... dan Kay, siapa dia..?? apa hubungannya dengan keluargaku..??? aku harus cari tahu..!! gumamnya dalam hati.


Jimin menelpon Namjoon dia bertanya tentang Kay, apa ada hubungannya dengan Farah.


" okey terimakasih Hyung.. aku akan coba mendekati rose, dan mencari tahu tentang ini." ucap Jimin


Jimin mematikan ponselnya.


" yeobo.. yeobo.. " ibu Jimin bergumam lirih, ternyata dia sadarkan diri.


" omma.. gwencanayo.. kau baik-baik saja..?? aku akan panggil dokter.


Jimin membunyikan bel di samping tempat tidur ibunya.


Tak lama kemudian dokter datang dan memeriksa nyonya Park.


Di restoran milik ayah Jimin


Semua aset sudah dibekukan dan restoran di tutup permanen karena permintaan korban.


Kay merasa senang, dendamnya selama ini terbalaskan.


Nyonya Han, nenek Kay datang ke Hannam the hills untuk menemui Jimin, Dia berniat memberi tahu Jimin semua Yang terjadi karena ulah cucunya.


" nenek siapa..?? sedang mencari siapa..??? tanya nona Shin

__ADS_1


" panggil saya nenek Han, saya neneknya Kay.." jawabnya


" halmoni.. " panggil Farah


" farahsii.. kau tinggal disini..???


" iya.. saya bekerja di sini.. nenek sedang apa..??? tanya Farah


" nenek harus bertemu jiminsii, banyak yang harus nenek katakan padanya." ungkap nenek


" tuan Jimin sedang ada di Busan, sedang ada masalah penting yang harus diselesaikan nek.." kata nona Shin


" apa kau bisa antar aku kesana farahsii..??? pinta nenek


Jin mendengar percakapan antara Farah dan nenek Kay, dia menghentikan obrolan dengan menjawab pinta nenek Kay, " saya akan antar nenek kalau nenek mau, adik saya sedang hamil, dia tidak mungkin pergi hanya berdua dengan nenek." jawab jin


" aku akan ikut oppa.."


Jin menganggukkan kepalanya.


Setelah bersiap mereka pun berangkat.


Di rumah Kay..


Kay sedang berduaan dengan rose.. mereka tampak bahagia.


" aku senang oppa, sakit hatiku pada ibunya Jimin sekarang telah terbayar.. sekarang aku hanya ingin melihat jimin Yang akan semakin menderita melihat keluarga nya hancur." ucap rose


" kau benar cagiya.." kata Kay


Rose dan Kay tertawa bersama. mereka juga minum bersama.


" kita sudah sampai nenek, ini rumah nya Jimin..!! ayo kita turun." ucap Farah


" o.. mari.." kata nenek Han


Mereka bertiga turun dari mobil, dan memasuki halaman rumah Jimin. Penjaga rumah menghentikan mereka, dan memberitahu kalau Jimin dan keluarganya sedang di rumah sakit. Sedangkan tuan Park masih di kantor polisi.


Jin, Farah dan nenek Kay langsung menuju ke kantor polisi, dan sebelum ke kantor polisi jin mengantar Farah dan nenek Kay ke rumah sakit untuk menemui Jimin.


"Selamat malam.. oppa.. " ucap Farah masuk ke kamar inap ibu Jimin.


Jimin menatap Farah, " silahkan masuk.. ada perlu apa kau datang kemari.." kata Jimin.


" anyonghaseo.. selamat malam.. " ucap nenek Kay membungkukkan badan memberi hormat.


" maaf halmoni anda siapa.. kalau boleh tahu ada keperluan apa.." tanya Jimin


" saya neneknya Kay, saya kemari ingin menceritakan sesuatu, kebenaran tentang cucu saya.." ucap nenek

__ADS_1


" kita bicara di luar saja nek, omma saya baru saja tertidur, " kata Jimin sambil mengajak farah dan nenek keluar ruangan.


** to be continue **


__ADS_2