
Jin menyusul ke kamar Farah dan mengobati luka di dahi adiknya itu.
" gwencanayo.. kau tidak apa-apa..?? tanya jin
" tidak apa-apa oppa..
" tidurlah akan aku ambilkan makan..
jin keluar kamar dan berjalan menuju dapur untuk mengambil makanan untuk Farah.
Farah bangun dari duduknya dan mengambil mantelnya, dan keluar kamar.
" kau mau kemana..?? tanya seokjin mencegah Farah
" aku harus meluruskan semuanya oppa,, semua harus selesai hari ini.." ucap Farah sambil berlalu meninggalkan jin.
Namun saat sampai tepi tangga tiba-tiba Farah merasa pusing, dan.. pingsan..
" astaga.. Farah.. bangun.. kamu kenapa?? ucap jin dan kemudian membopong tubuh Farah,
Saat jin bingung dengan dengan keadaan adiknya Namjoon berbicara agak keras di ponsel, sepertinya dia panik.
" namjoon-naa.. ada apa..?? tolong bantu aku.. Farah pingsan aku harus bawa ke rumah sakit.
" kau akan kerumah sakit, kita bareng ya.. barusan ada telpon dari rumah, appa ku kecelakaan dan kondisinya Kristus, aku harus segera kesana.." kata Namjoon
" okey.. ayo cepat.. " ucap jin
Dan kemudian mereka berangkat ke rumah sakit, Suga juga ikut bersama mereka.
skip
Farah langsung mendapatkan perawatan di ruang UGD. Dokter meminta jin untuk menunggu diluar.Suga menemani Namjoon mencari ruangan ayahnya.
Tak lama kemudian dokter keluar dari ruang UGD dan memanggil seokjin memintanya untuk ke ruangan nya.
" bagaimana keadaan nya dokter..?? tanya jin
" tidak apa, anda tidak perlu cemas, gejala seperti itu sudah biasa terjadi pada ibu hamil. Selamat ya tuan.. istri anda sedang hamil." ucap dokter
" mwo.. hamil..??? kata jin terkejut
" iya benar istri anda hamil 2 bulan," ucap dokter sambil memberikan resep pada jin
" dia adik saya dokter" kata jin
" oh.. maaf saya pikir anda suaminya"ucap dokter itu lagi
Farah yang mendengar obrolan dokter dan jin pun kaget.
" saya hamil dokter.. ??? tanya Farah
" iya nyonya.. selamat ya.. " ucap dokter.
" terimakasih dokter " jawab Farah sambil meninggalkan ruangan dokter.
Tidak ada ucapan apapun diantara Farah dan jin sejak keluar dari ruangan dokter. Mereka melewati sebuah ruangan gawat darurat, Farah melihat Namjoon yang menangis dengan memeluk ibunya.
" apa yang harus kita lakukan ibu.. ??? tanya Namjoon menangis histeris
__ADS_1
Jin dan Farah menghampiri mereka, "ada apa imo.. ?? tanya jin
" kondisi ayahku kritis jin Hyung, dia butuh transfusi darah, dan golongan darah kami tidak cocok, persediaan darah disini sedang habis, ayah tidak punya banyak waktu jin.." ucap namjoon
" apa golongan ayahmu..?? tanya Farah
" O positif, sedangkan aku dan omma O negatif, golongan darah appa sangat langka.." kata Namjoon
" golongan darahku O positif sama dengan appa, dan appa mu.. aku akan menemui dokter.." ucap Farah sambil berjalan keluar menuju ruangan dokter yang menangani ayah Namjoon.
" baiklah nona, saya akan periksa anda terlebih dahulu. " ucap dokter.
" saya sedang hamil dokter, apakah diperkenankan untuk diambil darahnya..??
" saya periksa kondisi anda dulu nona.. "
Setelah diperiksa, dokter memperbolehkan Farah untuk diambil darahnya.
Jin dan Namjoon masih menunggu Farah dan appa Namjoon melakukan transfusi,
" ternyata aku salah menilai Farah.. ternyata dia memang gadis yang baik. " gumam Namjoon menyesal telah berbuat jahat pada Farah selama ini.
" kau tenang saja appa mu akan segera sembuh." ucap Suga
" Suga benar.. sebaiknya kita berdoa supaya operasi berjalan lancar.
Di mension.. Jimin dan yang lainnya sudah pulang, sementara rose dan jenny pulang ke apartemen mereka.
" kenapa sepi, kemana semua orang.. ?? tanya JK pada j hope yang sedang main game di ruang tengah.
" mereka ke rumah sakit, ayah Namjoon kecelakaan, jin juga mengantar Farah ke rumah sakit, tadi dia pingsan.". ucap j hope sambil tetap memainkan stik game nya.
" aku takut mengganggu kalian, kalian kan ngedate.." kata j hope..
" kita ke rumah sakit sekarang.. " ucap Jimin meninggalkan kan j hope yang masih sibuk bermain.
Mereka bertiga sampai dirumah sakit. Farah juga baru keluar dari ruang transfusi dengan memakai kursi roda.
" farahsii kau kenapa.. j hope bilang kau pingsan" tanya JK
" aku baik-baik saja" jawab Farah sambil memandang wajah jimin yang seperti nya tidak ingin melihat Farah.
" bagaimana kondisi ayahmu Hyung..?? tanya Jimin pada Namjoon.
" appa masih diruang operasi.." kata Namjoon yang terus merangkul tubuh ibunya
" oppa aku pulang dulu ya.. semoga samchon baik-baik saja.. " kata Farah
" aku antar Farah dulu, " ucap seokjin sambil memapah tubuh Farah.
Diperjalanan jin memberanikan diri untuk bertanya pada Farah.
" siapa ayah dari bayi itu Farah..?? tanya jin
Farah tidak menjawab apapun, dia hanya menangis.
" kenapa kau menangis..?? Jimin.. ayah dari bayi yang kau kandung.. benar..??? tanya nya lagi.
" aku takut oppa.. aku takut Jimin menolaknya.. " ucap Farah.
__ADS_1
" bagaimana pun juga kau harus mengatakan nya Farah.. menerima atau tidak Jimin harus tahu tentang ini.."
" akan aku coba oppa.. " ucap Farah.
Jin dan Farah sampai mension.
" aku ke kamar oppa... kepalaku sedikit pusing." ucap Farah berjalan keatas menuju kamarnya.
" nona Farah kenapa tuan jin..?? tanya nona Shin yang sengaja menginap di mension karena semua orang pergi ke rumah sakit.
" nona Shin, kita bicara di ruang kerja saja, ada yang ingin aku bicarakan denganmu." kata jin
Nona Shin mengangguk dan mengikuti seokjin ke ruang kerja.
" ada yang penting apa tuan..?? tanya nona Shin ketika berada di ruang kerja.
" Farah sedang hamil, tolong jaga dia kalau aku sedang tidak di rumah, aku tidak mau terjadi hal yang burung dengannya." ucap seokjin
" hamil.. ?? tanya nona Shin kaget
" bayi itu anak Jimin. belum ada yang tahu tentang ini, termasuk Jimin. aku harap kau menyembunyikan ini dari semua orang, karena Farah sendiri yang akan memberitahu Jimin. kau mengerti.." pinta jin.
" aku mengerti taun." jawab nona Shin.
Di rumah sakit.
Operasi ayah Namjoon sudah selesai, dan Alhamdulillah semua berjalan lancar.
Semua bernafas lega mendengar dokter mengatakan bahwa ayah Namjoon bisa diselamatkan, walau kondisinya masih belum sadarkan diri.
Ayah Namjoon sudah di pindah di ruang inap untuk melakukan observasi dan perawatan menyeluruh paska operasi.
Namjoon menghampiri teman-teman nya yang dari tadi ikut menemaninya.
" ada yang ingin aku sampaikan pada mu Jim." ucap namjoon serius
" serius sekali, ada apa..?? tanya Jimin
" ini tentang kau dan Farah.. sebenarnya.. ini rencana rose yang ingin menghancurkan mu karena hinaan ibumu dulu. dan aku minta maaf karena sudah membantunya menghancurkan hubungan mu dengan Farah." ucap namjoon penuh penyesalan
" apa.. rose ingin menghancurkan ku dan kau membantunya Hyung.. kenapa..???
Semua member tercengang tidak percaya dengan pengakuan Namjoon, yang sangat mereka percaya sebagai leader mereka.
" Namjoon-naa.. kau sadar tidak.. kau sudah membuat Farah menderita.." kata JK
" bukan Farah yang menderita, dia sudah selingkuh dengan kay, disini aku lah yang lebih menderita." ucap Jimin
" aku minta maaf, Farah tidak berselingkuh, rose lah yang berselingkuh darimu, rose dan Kay menjalin hubungan dibelakang mu Jim. " kata Namjoon
" kau juga tahu tentang itu Hyung.. ???
" maafkan aku Jim.. aku baru sadar setelah Farah mendonorkan darahnya untuk appa ku, aku sudah berhutang nyawa ayahku padanya. "
" apa.. namun semua itu tidak merubah kenyataan Hyung foto dan Vidio itu membuktikan kalau Farah sudah menghianati ku." kata Jimin
Jimin meninggalkan Hyung nya dan kembali ke mension. JK sangat khawatir dengan Jimin, dia tahu saat ini pikiran Jimin sedang kalut. JK mengikutinya dari belakang untuk memastikan Hyung itu tidak kenapa-kenapa.
** to be continue **
__ADS_1
Happy reading.. semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT, dan sehat selalu. Saya mengucapkan banyak terimakasih kasih kepada semua yang sudah berkenan membaca novel saya..