CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 18


__ADS_3

Arka tahu perasaan Arini seperti apa sekarang dan dia yakin bahwa hari ini pacarnya akan mengakhiri hubungan mereka.


Sore hari mereka pamit pulang sama neneknya Arini, 2 jam berlalu mereka sampai didepan gang rumah Arini,


"Kak..."


"Hmm..."


"Sebaiknya kita akhiri hubungan ini",


"Aku udah curiga dari awal kamu ngajak kita pergi, apa kamu gak mau berjuang",


"Kak... bukannya aku gak mau berjuang, tapi ini demi kebaikan kita bersama".


"Pokoknya aku gak mau kita putus",


"Kak..."


"Sayang...",


"Aku mohon Kak, mungkin kita gak ditakdirkan bersama". ucap Arini lalu handphonenya bunyi telepon dari Ibunya, "Hallo Bu",


"Nak kamu dimana", ucap Bi ratna sambil menangis

__ADS_1


"Ada apa Bu ,kenapa menangis",


"Rumah kita Nak",


"Kenapa Bu".lalu Arini buru buru keluar dari mobil dan lari Arka yang melihatnya langsung menyusul, sampai disana Arini kaget begitu juga dengan Arka dengan kobaran api yang memakan habis rumahnya sedangkan para warga membantu memadamkan dengan mengambil Air dirumahnya masing masing.


Arka lalu menghubungi pemadam kebakaran tidak lama mereka datang, Bi ratna tidak henti hentinya menangis melihat rumah dan isinya habis tidak tersisa.


"Sayang ini udah malam mendingan Bi ratna kamu dan Arman tidur diapartemen dulu",


"Terima kasih Den, kami ikut tidur dulu di rumah tetangga".


"Iya Kak, mendingan Kak Arka pulang ini udah malam".


"Gimana Aku bisa pulang dengan keadaan kalian seperti ini".


Ditempat lain ada seseorang yang sedang tersenyum karena sudah memberikan pelajaran kepada orang yang mengganggunya dan ternyata dia adalah Bu Nova, saat Arka dan Arini pergi dia menyuruh seseorang untuk mengikuti mereka dan saat Bi Ratna tidak ada dirumah seseorang telah membakar rumahnya.


Bu Nova begitu ingin Arka menikah dengan anak dari temannya yang bernama Sarah, Arka dan Sarah sudah berteman sejak mereka sekolah menengah pertama. Sarah berada di luar negeri bekerja disana sambil meneruskan kuliah.


Arini Bi ratna dan Arman sementara akan tinggal dirumah Pak RT, isi rumahnya semua tidak tersisa sama sekali uang simpanan Arini juga ikut terbakar. Pagi Arka sudah menemui mereka dan memberikan baju dan makanan, Bi Ratna tidak senang dengan kedatangan Arka dan sengaja menghindarinya karena Bi Ratna tahu siapa dalang dari kebakaran rumahnya,


"Kak makasih...",

__ADS_1


"Iya Sayang, nanti kita pergi cari rumah untuk kalian",


"Gak usah Kak, Ibu berencana mau pindah dan tinggal dirumah nenek".


"Gimana dengan pekerjaan kamu dan sekolah Arman",


"Aku akan ikut sama Ibu, dan Arman akan sekolah disana".


"Sayang... nanti aku akan sering temuin kamu ".


"Kak mungkin ini yang terakhir kalinya kita bertemu, Aku mohon Kak Arka jangan temuin kami lagi ",


"Arini... sudah berapa kali aku bilang gak mau berpisah sama kamu".


"Tapi kita harus berpisah Kak, Makasih kakak selama ini sudah baik sama aku dan Ibu". lalu Arini masuk rumah meninggalkan Arka ,


Mungkin sekarang Arka harus menerima keputusan Arini, dia lalu pergi akan menemui Mamahnya dan berpikir pasti yang membakar rumah Bi Ratna adalah Mamahnya. Tiba tiba handphone Arka berdering panggilan dari sarah,


"Hai Arka "


"Sarah ada apa"


"Kapan kamu punya waktu, kita harus ketemu ",

__ADS_1


"Sekarang aku sedang sibuk, nanti aku hubungin kamu ". telepon pun ditutup


Sarah sekarang sudah pulang dari luar negri disuruh orang tuanya pulang dan akan membicarakan perjodohannya,


__ADS_2