
"Kenapa kamu jalan dibelakang saya",
"Tidak apa-apa Pak Arka", lalu mereka sampai dan langsung makan bersama neneknya Arini.
Sorenya mereka pulang , dimobil Arini duduk dibelakang dengan ibunya dan Arman duduk didepan . SeSekali Arka suka melihat Arini dikaca dan Arini merasa tidak enak dengan kelakuan Arka seperti itu,
sesudah maghrib mereka sampai dan Arini ketiduran karena ngantuk, bu ratna lalu turun dari mobil bersama Arman
"Den Arka Terima kasih karena sudah mengantar ",
"Sama sama Bi",
"Bu , Kak Arini gak dibangunin",ucap Arman
"Ya ampun Arini kok gak bangun"
"Biar saya aja yang bangunin Arini , Bibi duluan aja pasti capek"
"Ya udah Den saya permisi ", bi ratna dan arman lalu turun dari mobil dan pulang sementara Arka belum membangunkan Arini dan hanya menatap Arini yang sedang tidur pulas. sudah 10 menit mereka dimobil lalu Arini bangun karena suara handphone nya dan kaget ibu dan adiknya sudah pergi
"Pak Arka maaf saya ketiduran, kalau gitu saya permisi ", ucap Arini dan pergi meninggalkan Arka .
Dirumah Arini kepikiran dengan omongan Arka yang suka sama dia, Arini tidak habis pikir kenapa seorang seperti Arka bisa suka sama dia padahal keluarganya berbanding terbalik dengan keluarga Arka yang seorang konglomerat. Arini berencana tidak akan kasih tahu dulu ibunya tentang Ini.
Besoknya, pulang kerja Arini ikut dengan Ringgo pas ditempat arini suka nunggu angkot disitu ada Arka dan pura pura tidak lihat.
Hari ini Arini libur kerja dan Bu Ratna masih belum berangkat kerja
"Ibu belum berangkat kerja", ucap Arini
__ADS_1
"Ibu udah gak kerja",
"Apa ibu dipecat sama Pak Arka",
"Bukan Nak, Maksud nya ibu gak kerja Hari ini",
"Kenapa Bu",
"Ibu Harus ke sekolah adik kamu",
"Aku ikut Bu, pulang dari sana kita beli makanan stok dirumah udah habis".
"Ya udah sekarang kamu siap-siap"
"Iya bu".
"Rin kamu bawa payung gak", ucap Arini
"Aku gak bawa , kita tunggu sampai reda yah".
"Iya", lalu handphone arini bunyi panggilan dari Arka dan langsung pergi ke belakang pintu
"Pak Arka ada apa",
"Apa kamu sudah pulang",
"Belum Pak , saya lagi nunggu hujan reda"
"Sekarang kamu keluar, Saya tunggu didepan"
__ADS_1
"Tapi Pak.....", Ucap Arini yang langsung di tutup teleponnya oleh Arka
"Rin aku duluan yah",
"Tapi inikan masih hujan",
"Dah Rin", Arini lalu pergi ke depan, disitu Arka sudah menunggu sambil memakai payung
"Kenapa lama sekali",
"Maaf Pak",
"Ayo masuk ", mereka lalu masuk mobil dan pulang dijalan Arka diam tidak bicara apa-apa karena kesal dengan Arini yang menghindarinya
"Pak Arka ",
"Apa kamu punya hubungan dengan atasan kamu",
"Aku gak ada hubungan apa-apa sama pak Ringgo",
"Bagus , terus kenapa kamu menghindari saya".
"Aku gak menghindar",
"Kamu pikir dengan menghindar saya akan berhenti suka sama kamu",
"Ya mungkin aja, Tapi Pak Arka kenapa bisa suka sama saya padahal Kita jauh berebeda dari segalanya dan saya juga belum kepikiran untuk menjalin hubungan dengan seseorang. Saya ingin fokus kerja ". ucap Arini lalu Arka memberhentikan mobilnya untuk ngobrol dengan Arini
"Saya gak pernah pilih pilih sama seseorang yang spesial untuk menjalin suatu hubungan",
__ADS_1