CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 34


__ADS_3

Siang ini Arini akan pergi mengunjungi Bu Nova bersama Arka dan Alisa, sebenarnya dia sangat takut Bu Nova tidak merestui hubungannya seperti 5 tahun yang lalu. Arka sudah menunggu dimobil dengan Alisa,


"Maaf lama", ucap Arini bergegas masuk ke mobil


"Tidak apa-apa Sayang, Nak sekarang kita akan ke rumah Nenek ".


"Asyik.... Alisa kangen banget sama Nenek". ucap Alisa bersemangat


Beberapa menit berlalu mereka sampai dirumah Bu Nova yang sekarang tinggal sendirian setelah kepergian Pak Wijaya,


"Mamah... ", ucap Arka mencari Mamahnya


"Arka... Mamah kangen sama kamu, kenapa baru kesini".


"Maaf Mah akhir-akhir ini aku sibuk",


"Hallo Tante apa kabar?" ucap Arini


"Kamu..." kata Bu nova yang kaget dengan kedatangan Arini


"Nenek....", ucap Alisa tapi Bu Nova malah cuek dan tidak memperdulikan Alisa karena semenjak dia tahu bahwa Alisa bukan cucu kandungnya.


"Kenapa kamu bawa Anak ini kesini?"


"Mah... Alisa kangen sama neneknya dan ingin bertemu Mamah, apa salah kalau aku bawa kesini"


"Dia bukan cucu Mamah",


"Mah sekarang Alisa anaknya Arka dan juga cucu mamah, jadi Arka haraop Mamah jangan bersikap seperti ini terus sama Alisa". Melihat perdebatan kecil itu Arini lalu membawa Alisa pergi ke luar Rumah,


"Dan kenapa kamu bawa perempuan itu kesini, apa kalian punya hubungan lagi?"


"Iya, Aku mempunyai hubungan lagi sama Arini dan kita akan menikah, jadi aku harap Mamah merestuinya".


"Sekarang Mamah akan merestui hubungan kalian, lagian kamu juga sudah harus menikah lagi dan Mamah ingin segera punya Cucu"


"Makasih Mamah sudah merestuinya, dan aku harap mamah juga bisa menerima Alisa "

__ADS_1


"Mamah belum bisa menerima dia, teganya kalian dulu menikah hanya untuk menutupi anak itu"


"Mah... Sarah udah gak ada jadi jangan ungkit lagi masalah itu",


"Kapan kalian akan menikah?


"Kita belum menentukannya, nanti Mamah harus ikut untuk melamar Arini"


"Kamu sendiri saja, Mamah gak bisa"


"Mah... Aku mohon".


"Ya udah, nanti kamu hubungi Mamah".


Pagi seperti biasa Arini melakukan rutinitasnya, sesudah sarapan lalu dia dijemput oleh Arka calon suaminya.


"Pak Arka gak perlu anterin aku kerja"


"Kenapa sayang, kamu gak mau?


"Sayang... sesudah kita menikah kamu mau kan berhenti kerja"


"Iya Pak , aku memang rencananya akan berhenti kerja kalau sudah menikah"


"Makasih Sayang, dan satu lagi..."


"Apa?


"Aku ini calon suami kamu, jadi jangan panggil Pak Arka lagi"


"Terus panggilnya apa"


"Sayang atau apa gitu"


"Iya Sayang... aku kerja dulu yah". ucap Arini lalu keluar dari mobil,


Arini sudah memberitahukan bahwa Arka akan melamar ke rumahnya dalam waktu dekat, Bu Ratna sangat bahagia dan juga takut kejadian itu akan terulang lagi.

__ADS_1


Malam ini Arini sangat kelelahan karena pekerjaannya di waktu libur akhir pekan, dan Temannya juga tidak masuk kerja jadi dia menghendel pekerjaannya sendiri. Saat hendak mau tidur tiba-tiba terdengar keras ada yang memanggilnya lalu dia keluar kamar untuk melihat siapa yang datang pas membuka pintu dia kaget ada Ringgo,


"Kita tidak ada urusan lagi sebaiknya kamu pergi"


"Arini aku mau ngomong sama kamu sebentar"


"Cepetan ngomong, aku mau istirahat"


"Maafin aku Ar, ternyata yang aku lakuin selama ini salah dan nyakitin kamu"


"Aku udah maafin , jadi sekarang kamu bisa pulang"


"Ar aku kangen sama kamu", Lalu Ringgo memeluk Arini dengan erat


"Kak Ringgo lepasin",ucap Arini sambil melepaskan pelukannya tapi tenaga Ringgo lebih besar jadi dia tidak bisa dan tercium bau alkohol dibadannya Ringgo


"Kamu mau kan kalau kita menikah ", Arini kaget dengan ucapan Ringgo lalu dia menampar mantan pacarnya itu


"Kamu gila yah..., Asal kak Ringgo tahu sebentar lagi aku akan menikah jadi jangan pernah ganggu hidup aku lagi"


"Menikah....Siapa laki-laki yang akan menikahi kamu, jawab Ar?" ucap Arka sambil memegang bahunya Arini dengan keras


"Lepasin Kak... Sakit",


"Pak Arka yang akan menikah dengan ku",


"Hah.... Pak Arka mantan pacar kamu".


"Iya, mendingan sekarang kamu pergi dari sini"


"Jadi selama kita pacaran kamu sering bertemu sama dia, apa kalian selingkuh dibelakang aku Hah jawab Ar",


"Aku gak perlu jawab itu karena sekarang kita bukan siapa-siapa. jadi aku minta kamu keluar"


"Baik aku akan keluar", tapi bukannya keluar dari sana Ringgo malah sengaja mengunci pintunya membiarkan dia dan Arini berdua


"Kamu mau apa, buka kuncinya dan keluar dari sini", ucap Arini dengan perasaan takut dengan kelakuan Ringgo

__ADS_1


__ADS_2