
Malam-malam Arini membangunkan Suaminya yang sudah terlelap tidur, Dia mengguncang-guncang badan Arka tapi sama sekali tidak ada respon. Lalu guncangannya senakin kencang dan Arka terbangun.
"Ada apa Sayang", ucap Arka dengan mata masih tertutup
"Kak... Aku lapar pengen nasi goreng".
"Kamu bangunin Bibi suruh masak",
"Aku ingin nasi goreng yang disebrang jalan, tolong beliin ya".
"Aku ngantuk, suruh Arman beli Sayang". lalu Arka kembali tidur
"Kak Bangun....",
"Arini.. Aku ngantuk, kali ini aja kamu biarin aku tidur.. Aku capek". ucap Arka dengan suara sedikit meninggi, mendengar itu Arini langsung keluar kamar dengan membanting pintu lalu membangunkan Arman sambil menangis dan menyuruhnya untuk membeli nasi goreng .
Tidak lama Arman datang dengan membawa pesenan Kakaknya lalu dia lanjut tidur lagi, sementara Arini makan nasi goreng dimeja makan sendirian sambil menangis.
"Keterlaluan Kak Arka, setelah membentaku dia malah lanjut tidur dan tidak merasa bersalah sedikitpun", ucap Arini sambil mengaduk aduk nasi gorengnya dengan sendok.
Arka lalu bangun dan tidak ada Arini disampinya, dia berpikir istrinya pasti marah karena dia membentaknya tadi. Lalu Arka keluar dari kamar dan melihat Arini sedang menangis sambil makan,
"Sayang...", mendengar suara Arka lalu Arini mengelap airmatanya yang menetes dengan tangannya. Tidak ada jawaban dari istrinya lalu Arka duduk disampingnya, "Aku minta maaf karena sudah membentak kamu tadi". Arini masih diam tidak ada jawaban lalu dia bangkit dari duduknya dan pergi ke kamar, "Semenjak hamil kenapa dia lebih sensitif sih", ucap Arka.
Lalu Arka mengikuti Istrinya ke kamar, dilihat Arini sudah tidur dan Arka juga ikut tidur sambil memeluk istrinya yang sedang marah,
__ADS_1
Paginya Arini tidak membangunkan Suaminya karena masih marah dengan kejadian semalam, saat Arka bangun dan sudah jam 07.00 lalu dia langsung pergi kekamar mandi.
"Papah kok lama mandinya, Aku udah nunggu dari tadi loh". ucap Alisa
"Tumben kamu kesiangan, Apa kamu tidak membangunkan Arka?" ucap Bu Nova menatap Arini
"Udah aku bangunin Mah, mungkin Kak Arka kecapean jadi tidur lagi".ucap Arini
"Iya Mah, kemarin kerjaanku banyak". ucap Arka
"Ya udah kita sarapan, nanti kalian kesiangan lagi. Anak tidak sopan mana gak ikut sarapan?" ucap Bu nova menanyakan Arman
"Arman sudah berangkat Mah",
"Setelah pulang kerja nanti, Aku gak mau lihat istri cantikku ini masih marah". ucap Arka
"Bawakan Aku sesuatu kalau mau istrimu gak marah lagi", ucap Arini dan Arka hanya tersenyum mendengar ucapan Istrinya
"Ya Nanti Aku bawain sesuatu buat kamu, Maafin Papah ya Sayang". ucapnya sambil mengelus perut Arini.
**
"Arman...", ucap Raisa menghampiri temannya itu. "Tahu gak Man... baju yang Aku jual sekarang sudah habis apa karena modelnya kamu yah".
"Bagus sa kalau terjual habis",
__ADS_1
"Eh teman SMP kita pada nanyain Kamu, katanya kapan kumpul bareng".
"Kalian atur jadwalnya kapan, Aku ngikut aja".
"Kamu gak berubah yh, selalu seperti ini".
"Aku masuk kelas dulu Sa"
"Ok.." ucap Raisa yang ikut pergi ke kantin.
Sore Arka sudah pulang dengan membawa hadiah buat istrinya yang sedang marah, sampai rumah dia tidak melihat Istri dan Anaknya ataupun Mamahnya.
"Bi.. ,Arini dan Alisa kemana?"
"Non Arini sama Neng Alisa katanya mau jalan-jalan disekitaran rumah Den". lalu terdengar suara Arini masuk rumah
"Sayang tumben Papah udah pulang..."ucap Arini kepada Alisa
"Iya Mah", ucap Alisa
"Kalian dari mana",
"Abis jalan-jalan sebentar Kak, bosen dirumah terus". ucap Arini lalu masuk ke kamarnya
"Sayang tunggu...", Ucap Arka menyusul Istrinya ke kamar
__ADS_1