CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 41


__ADS_3

Besoknya Bu Ratna dan Arman masih menginap dirumah Arini, Alisa senang karena bertemu dengan nenek dan Om gantengnya.


Pagi-pagi Arini bangun dan perutnya sedikit mual lalu dia buru-buru pergi ke kamar mandi disusul oleh suaminya,


"Sayang... kamu kenapa?" Arini masih belum menjawab suaminya dan masih mengeluarkan sesuatu dari mulutnya, "Kita pergi ke dokter yah".


"Aku gak apa-apa Kak, mungkin karena kecapean aja".


"Yakin gak apa-apa, sekarang kamu tiduran lagi aku ambil minum dulu". Arka lalu pergi ke dapur disitu ada Bu Ratna dan Bi irah sedang menyiapkan sarapan,


"Nak apa Arini belum bangun?", ucap Bu Ratna


"Sudah Bu, tapi pas bangun tiba-tiba muntah. jadi aku mau ambil minum buat Arini"


"Biar Ibu aja yang ambil minumnya, sekalian mau lihat keadaan Arini".


"Iya Bu", Arka menuruti perkataan mertuanya dan langsung pergi lagi ke kamar, setelah mengambil minum Bu ratna lalu pergi ke kamarnya Arini


"Nak.. kamu gak apa-apa?", ucap Bu Ratna khawatir dengan keadaan anaknya


"Aku gak apa-apa Bu, mungkin ini cuma masuk angin".


"Ibu bawakan sarapan yah kesini buat kamu",


"Tidak usah Bu, nanti kita sarapan sama-sama "

__ADS_1


"Ya udah Ibu mau terusin bantu Bi Irah",


"Iya Bu", lalu BU Ratna keluar dari kamar.


Hari ini Arka berencana tidak akan pergi kerja dan mau menemani istrinya dirumah, Bu ratna dan Arman juga siang ini akan pulang lagi diantar oleh supirnya Arka, Bu ratna sedih karena meninggalkan anaknya dalam keadaan sakit.


Lalu ada Bu nova datang ke rumah Arka setelah tahu keadaan Arini dari anaknya, Bu Nova berharap menantunya itu hamil dan segera memberikan cucu buatnya.


"Mamah... ", ucap Arka


"Gimana keadaan istri kamu, apa sudah dibawa ke dokter?"


"Belum Mah",


"Kenapa belum dibawa, kalau bukan karena masuk angin mungkin istri kamu hamil".Ucap Bu Nova lalu masuk ke kamarnya Arka


"Baru sampai, kenapa belum ke dokter? apa kamu telat datang bulan?"


"Aku udah baikan kok Mah, dan aku juga gak telat datang bulan".


"Hmm... Saya berharap sekali kamu segera hamil dan memberikan seorang cucu".ucap Bu Nova menghelas dan kecewa dengan jawaban menantunya itu


"Mungkin belum waktunya Mah, lagi pula pernikahan kita juga baru 1 bulan lebih". ucap Arka lalu ada Alisa nyamperin mereka


"Nenek....", Alisa memeluk Bu Nova lalu melepaskan pelukannya dan keluar dari kamar. melihat itu Arini sedih

__ADS_1


"Anak Mamah udah pulang sekolah",


"Sudah Mah, apa Om ganteng sama Nenek udah pulang Mah?"


"Om ganteng sama nenek udah pulang sayang",


"Padahal Alisa masih kangen",


"Nanti Nenek sama Om ganteng kesini lagi, sekarang kamu ganti baju dulu".


"Iya Mah".


Arka lalu nyamperin Mamahnya diruang tamu dan kesal karena Bu Nova masih belum bisa menerima Alisa padahal umur Alisa sekarang sudah 6 tahun,


"Mamah..."


"Hmm...", ucap Bu Nova yang sibuk dengan ponselnya


"Sampai kapan Mamah akan cuek sama Alisa?


"Sampai kapanpun Mamah tidak bisa menerima anak itu, jadi kamu jangan paksa Mamah"


"Mamah aku mohon, biarpun Mamah benci sama Ibunya tapi jangan sama Alisa dia gak tahu apa-apa".


"Kenapa kamu tidak memberikan anak itu kepada neneknya, padahal kemarin datang ke acara resepsi kamu".

__ADS_1


"Aku tidak akan memberikan Alisa kepada Neneknya, karena dalam hukum negara Alisa sudah menjadi anakku".


"Lebih baik Mamah pergi, dari pada disini bertengkar sama kamu gara-gara anak itu". lalu Bu Nova pergi dari rumahnya Arka


__ADS_2