
Tidak lama Arini tiba dirumah Mertuanya, rumahnya begitu sepi seperti tidak ada penghuni lalu Arini mengetuk pintunya dan dibuka oleh Bibi yang bekerja disana.
"Mamah ada Bi", ucap Arini lalu masuk dan mencari Axelle
"Nyonya tidak ada dirumah Non",
"Pergi kemana Bi? apa Mamah membawa Axelle juga", tanyanya
"Bibi gak tahu Non, Den Axelle juga dibawa sama Nyonya".
"Ya Tuhan.. Kemana Mamah membawa Anakku", ucap Arini lalu Dia menyuruh Arman menelepon Raisa dan menanyakan keberadaan Mertuanya kepada Pak Faisal.
Setelah mendapat kabar dari Raisa bahwa Axelle dibawa ke rumah Pak Faisal, lalu dia pergi bersama Arman dan diantar oleh Raisa.
Tiba dirumah Pak Faisal, Raisa lalu masuk ke rumah Papahnya tanpa mengetuk pintu dulu,
"Raisa...", ucap Pak Faisal
"Pah.. tolong suruh Istri Papah untuk mengembalikan Axelle kepada Mamahnya", ucap Raisa
"Jaga bicara kamu Raisa", ucap Papahnya
__ADS_1
"Mah.. Biarkan Axelle sama Aku", ucap Arini memohon kepada Mertuanya
"Saya tidak akan pernah memberikan Axelle kepada kamu dan juga Jangan pernah lagi Kamu menginjakan Kaki dirumah Anak Saya",
"Tapi Mah, Saya masih istrinya Kak Arka",
"Kamu bukan lagi seorang Istri buat Anak Saya, dan Kamu juga jangan khawatir.. Saya akan memberikan kebahagian dan apapun yang Axelle perlukan Saya akan memberikannya karena Dia pewaris tunggal keluarga Wijaya",
"Baik kalau Mamah mau mengurus Axelle, tapi biarkan Aku mengurus Kak Arka", ucapnya
"Apa Kamu tidak dengar apa yang Saya ucapkan, Kalau Kamu mau Axelle tidak kenapa-kenapa turuti ucapan Saya", ucap Bu Nova
"Silahkan.. Apa kalian bisa melawan saya", ucap Bu nova
"Dasar Wanita jahat, Nenek lampir, berikan Axelle kepada Kak Arini", Teriak Raisa
"Lihat Mas.. Anak Kamu", ucap Bu Nova
"Raisa",
"Cukup... Papah juga sama jahatnya seperti Dia", ucapnya menunjuk kepada Bu Nova
__ADS_1
"Mah.. Aku akan terima semua keputusan Mamah, tapi sebelum pergi biarkan Aku menggendong dan memeluk Anakku".ucap Arini
"Silahkan.. tapi Awas kalau kamu macam-macam", ucapnya mengancam lalu memberikan Axelle kepada Arini. didalam pelukan Mamahnya Axelle menangis dan begitu juga Arini yang ikut menangis memeluk Axelle yang akan berpisah dengannya, Raisa yang ada disitu juga ikut menangis.
Setelah beberapa menit, Arini lalu memberikan Axelle kepada Mertuanya. Hatinya begitu sakit saat memberikan Anaknya sementara waktu diasuh oleh Bu Nova sampai Suaminya sadar dan membawanya kembali lagi ke rumah mereka.
Arini lalu pergi dari rumah pak faisal dan kembali ke rumahnya untuk berpamitan kepada Suaminya, sampai rumahnya lalu menuju kamar dimana suaminya berada,
"Kak...", ucapnya menangis."Mamah memisahkan Aku dengan Anak kita.. Kak bangun, Aku butuh Kakak untuk bilang sama Mamah tentang perhiasan itu, Aku gak mau kita berpisah.. Kak bangun", ucapnya lalu mencium pipi suaminya.
"Aku akan pergi dari sini, Mamah melarang Aku tinggal disini lagi..., Kak cepat bangun dan bawa Aku pulang ke rumah ini lagi", Arini menangis memeluk Suaminya.
Sementara Raisa dan Arman menunggu di ruang tamu bersama Bi Irah yang juga ikut menangis, lalu Arini keluar dari kamarnya.
"Non..", ucap Bi Irah lalu memeluk Arini." Maafkan Bibi Non", ucapnya lagi.
"Gak apa-apa Bi, udah jalan hidupku seperti ini.. Aku harus menerimanya meskipun pahit, Arini minta sama Bibi untuk menjaga Suamiku dan juga kabarin Aku kalau ada apa-apa",
"Ya Non, Bibi akan menjaga Den Arka",
"Terima kasih Bi, Aku pamit dulu", pamit Arini.
__ADS_1