CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 62


__ADS_3

Dua bulan berlalu, Arka masih belum ada perubahan dan masih tidak sadarkan diri. Arini sudah pasrah apapun yang terjadi kepada Suaminya Dia akan Ikhlas menerimanya, Hari demi hari Dia menangis didalam Do'a nya, Semakin kesini Mamah mertuanya semakin cuek terhadapnya tapi tidak kepada Axelle, Mertuanya sangat sayang.


Toserba yang dipimpin oleh Arka pun penghasilnnya semakin menurun, mungkin karena para Manager tidak bisa mengelola. Bu Nova sangat marah semenjak Arka sakit Toserba atas nama Arka kacau lalu Dia meminta Suaminya untuk mengelolanya,


Siang Hari Arini sedang main dengan Axelle yang semakin lucu dan sudah bisa merangkak diusianya yang sudah Tujuh Bulan, lalu handphone Arini berdering panggilan dari nomor yang tidak dikenal,


"Hallo..", ucapnya


"Apa benar ini dengan Ibu Arini", ucap pria ditelepon itu


"Iya benar, maaf dengan Siapa?",


"Saya Manager disalah satu Toko perhiasan begini Bu Arini, Dua bulan yang lalu Pak Arka memesan sebuah kalung permata ditoko Kami tapi sampai sekarang beliau belum mengambilnya", ucap pria itu. Mendengar itu tidak terasa Air mata Arini jatuh.


"Maaf Pak, Saya tidak tahu kalau Suami Saya memesan perhiasan kepada Toko Anda", ucap Arini


"Mungkin Pak Arka mau memberikan kejutan, Tapi perhiasan ini sudah dibayar sama Pa Arka dan Anda tinggal mengambilnya saja",


"Kalau gitu nanti Saya akan mengambilnya ke Toko Anda",

__ADS_1


"Kebetulan Hari ini Toko kami tutup, tapi saya bisa memberikannya Hari ini mungkin kita bertemu ditempat lain",


"Iya Pak, mungkin satu jam lagi saya akan mengambilnya, tolong Anda kirim alamatnya kepada Saya",


"Baik Bu Arini, Saya tunggu kedatangannya". ucap Pria itu, Bi Irah yang ikut bermain bersama Axelle lalu bertanya kenapa Majikannya itu sedih, lalu Arini menjelaskan kePada Bi Irah kenapa Dia sedih dan Bi Irah menenangkan Majikannya yang sudah seperti Anaknya sendiri begitupun Arini yang sudah menganggap Bi Irah Ibunya sendiri.


Tidak lama Arini sudah siap untuk pergi dan menitipkan Axelle kepada Bi Irah, Dia janji kepergiannya tidak akan lama dan hanya akan mengambil kalung itu lalu pergi menggunakan Taxi online.


Sampai disebuah Restauran, Arini lalu masuk dan mencari Pria itu.


"Bu Arini", ucap pria itu lalu melambaikan tangannya


"Saya juga baru sampai, Anda mau minum apa?"


"Tidak usah Pak, Saya tidak akan lama dan hanya mengambil perhiasan saja karena Saya meninggalkan Anak di rumah", ucap Arini. Ditempat duduk lain ada sepasang mata yang melihat mereka ngobrol


"Mas.. itu bukannya Arini", ucapnya yang tak lain adalah Bu Nova


"Mana Mah", ucap Pak Faisal mencari

__ADS_1


"Itu Pah yang lagi sama seorang Pria", ucap Bu Nova menunjuk ke arah Arini


"Iya kayaknya Arini, tapi Dia lagi apa disini dengan seorang Pria", ucap pak Faisal


"Kurang ngajar, dia malah asik ngobrol dengan pria lain sementara Suaminya sedang sakit, Mamah akan samperin Dia ", ucap Bu Nova beranjak dari duduknya


"Jangan Mah, mungkin Pria itu temannya atau saudaranya",


"Mamah yakin Dia pasti selingkuh", Ucap Bu Nova lalu dia melihat pria itu memberikan kotak perhiasan lalu memeluk Arini." Benerkan Mas Dia selingkuh",


"Mah.. kita minta penjelasannya dirumah, sekarang kita pulang", ajak pak faisal lalu mereka pulang. Sementara Arini kaget dengan pelukan pria itu,


"Anda jangan kurang ajar", ucap Arini tidak terima atas perlakuan dari pria itu


"Maaf Bu, Saya tidak ada maksud apa-apa",ucap Pria itu


"Permisi", ucap Arini pergi dari tempat itu.


Yuk bantu like dan vote dan komen, biar makin semangat Author nulisnya. Terima kasih

__ADS_1


__ADS_2