CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 32


__ADS_3

Seharian Arini bersama Alisa mulai dari main , mengantar sekolah ,masak kesukaan Alisa dan beli ice cream di mini market. Sudah sore tapi Arka masih belum pulang lalu mereka jalan jalan sore disekitar Rumahnya sambil menunggu Arka pulang.


"Sayang... Papah kamu kenapa belum pulang?


"Papah pulangnya malam Tante",


"Malam...! lalu Arini menelepon Arka


"Pak Arka kapan pulang, saya ada perlu mau beli sesuatu kalau malam nanti keburu tutup"


"Saya pulangnya malam masih banyak kerjaan"


"Ya udah gak apa-apa kalau masih banyak kerjaan".


"Kamu kalau mau beli sesuatu pergi saja, tapi Alisa ikut sama kamu"


"Gak apa-apa kalau aku bawa Alisa"


"Ya Gak apa-apa", telepon pun di tutup dan Arini pergi dengan Alisa membeli kado untuk Anaknya Rina, Sampai disana Alisa ikut pilih-pilih baju


"Sayang kamu suka baju itu"


"Ya tante cantik... Alisa mau "


"Ya udah kita bayar dulu bajunya",


"yehhhhh... makasih Tante cantik",


"Sama sama Sayang", mereka lalu pulang ke tempat tinggalnya Arini karena jaraknya gak terlalu jauh dari Pusat perbelanjaan itu.


Malam Arka pun pulang dan menjemput Alisa dirumah Arini, sampai disana Arka langsung masuk karena pintunya tidak dikunci.


"Pak Arka..."

__ADS_1


"Maaf saya pulangnya telat, Alisa mana?


"Alisa tidur mungkin karena kelamaan nunggu Papahnya pulang"


"Saya bawa Alisa pulang sekarang, terima kasih kamu sudah jagain Alisa", ucap Arka lalu masuk kekamarnya Arini.


"Pak Arka mau ngapain"


"Saya mau bawa Alisa pulang",


"Biarin Alisa nginap disini, kasian kalau dibangunin....Besok saya anterin pulang sekalian berangkat kerja, boleh kan?


"Ya sudah, kamu kan calon ibunya jadi pasti boleh dong", ucap Arka sambil senyum senyum lihat ekspresi Arini yang kaget


"Calon Ibu? maksud anda apa!


"Arini, Saya berharap sekali kamu mau menjadi istri saya dan Ibu buat Alisa".


"Kenapa? Ar kita sama sama tidak mempunyai pasangan dan dulu kita juga pernah mempunyai hubungan, kalau kamu mau kita bisa secepatnya menikah"


"Hubungan saya itu baru berakhir sama Kak Ringgo dan kita menjalaninnya itu sudah sangat lama, jadi gak mungkin aku bisa segampang itu ngelupain dia dan menikah dengan Anda"


"Apa dia juga sama seperti yang kamu rasain? Nggak Ar dia malah sebentar lagi akan menikahkan dengan orang lain ", mendengar itu hati Arini sakit seperti pertama tahu bahwa Ringgo akan menikah


"Sudah malam mendingan Anda pulang, Saya mau istirahat"


"Saya pulang dulu", ucap Arka.


Semalaman Arini bimbang dan hatinya kacau, antara sakit hati dan ingin balas dendam sama Ringgo, ingin dia menerima Arka tapi dia sudah tidak punya perasaan apa-apa Karena didalam hatinya sekarang masih ada Ringgo, jam 02.00 dia baru terlelap.


Pagi-pagi dia bangun dan kaget karena Alisa tidak ada disebelahnya,


"Alisa Sayang....", ucap Arini mencari keluar kamar lalu dia melihat Alisa sedang duduk dan menangis

__ADS_1


"Tante cantik...",


"Sayang kamu kenapa? apa ada yang sakit"


"Aku mau ketemu Mamah....", ucap Alisa sambil menangis


"Ya udah nanti kita ketemu sama Mamah, kamu jangan nangis lagi yah". Arini lalu memeluk Alisa, 10 menit berlalu Alisa masih menangis dan Arini bingung lalu dia menelepon Arka


"Hallo Pak Arka, bisa ke rumah saya sekarang"


"Ada apa Ar, Alisa baik baik aja kan"


"Dari bangun tidur Alisa nangis dan sekarang belum berhenti, aku udah coba tenangin tapi masih menangis".


"Saya kerumah kamu sekarang", Arka lalu buru buru pergi Sampai disana Alisa masih menangis dipelukan Arini, "Alisa.... kenapa Sayang",


"Papah... Alisa mau ketemu Mamah"


"Iya Sayang, sekarang kamu jangan nangis lagi yah". Alisa lalu berhenti menangis dan Arini membuat sarapan untuk mereka dan siap-siap untuk kerja


"Yeh...Alisa udah ketawa lagi, sekarang kira sarapan dulu tapi cuman ada makanan ini gak apa-apa kan"


"Alisa suka kok Tante cantik"


"Kamu makan yah apa mau Tante suapin",


"Alisa mau disuapin Tante cantik"


"Ya udah sini Sayang". Arka juga ikut sarapan dengan mereka lalu melihat Arini suapin anaknya dia sangat yakin sama Arini yang cocok buat jadi istri dan ibu buat anaknya


"Ar kamu siap-siap dulu, biar Alisa saya yang suapin"


"Iya Pak", Arini pergi kekamarnya untuk merias sedikit wajahnya dan mengambil tas.

__ADS_1


__ADS_2