CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 68


__ADS_3

Pagi-pagi Raisa sudah menyiapkan semua yang harus dibawa, semenjak pengakuan cintanya, Arman seakan menghindarinya dan jarang menghubunginya.


Sedangkan Arman dari tadi gelisah, apakah dia harus menghampiri Raisa untuk menyatakan perasaannya juga. Karena masuk kerja siang hari lalu Arman pergi ke rumah Raisa,


"Tok...tok....tok...", Arman mengetuk pintu rumah Raisa


"Arman...", ucap Raisa


"Hai.. Raisa, Apa kamu mau membeli ice cream", ucap Arman, bukannya menjawab pertanyaan Arman, raisa hanya tersenyum dan senang dengan maksud Arman menemuinya.


"Aku mau", ucap Raisa. lalu mereka jalan kaki menuju mini market setelah itu berhenti disebuah taman untuk memakan ice cream yang mereka beli.


"Sa... bukannya hari ini Kamu berangkat ke luar negeri", ucap Arman disela makan ice creamnya


"Jam 14.00 Aku berangkatnya, Kamu gak kerja?" tanya Raisa


"Nanti siang kerjanya", jawab Arman."Sa.. Aku mau menjawabnya sekarang".


"Kamu gak perlu menjawabnya Man, Aku hanya mengungkapkannya saja sebelum pergi jadi pas disana Aku bisa tenang", jawab Raisa


"Aku juga cinta sama Kamu", ucap Arman.

__ADS_1


Mendengar ucapan Arman, Raisa senang karena Arman mempunyai perasaan yang sama sepertinya," Beneran.. Kamu juga cinta sama Aku",


"Iya Sa, dan maaf karena Aku baru menjawabnya sekarang", ucap Arman


"Tapi Aku kan harus pergi, gak apa-apa kalau kita pacaran jarak jauh",


"Kalau Kamu gak masalah dengan itu, Aku gak apa-apa", ucap Arman


"Aku sih gak masalah, berarti sekarang kita sudah resmi pacaran", ucap Raisa


"Iya",


"Iya, Nanti Aku antar Kamu ke bandara",


"Bukannya kamu harus kerja",


"Aku akan bolos kerja hari ini untuk mengantar pacarnya pergi", ucap Arman


"Kalau gitu sekarang kita menemui kak Arini, Aku mau pamitan", ajak Raisa


Tiba diSana Raisa lalu pamitan kepada Arini, Raisa sedih karena harus meninggalkan Arini dalam keadaan sedang ada masalah.

__ADS_1


****


Arini hari ini pergi ke rumah Mertuanya karena begitu rindu dengan Axalle, tiba disana bukannya dipertemukan tapi Bu Nova malah mengusirnya dan melarangnya menemui Anaknya lagi. Setelah pulang dari sana lalu Arini pergi ke rumah Suaminya dan dibuka kan pintunya oleh Bi Irah,


"Non...",


"Bi...", ucapnya menangis


"Siahkan masuk Non, tadi Nyonya telepon dan membolehkan Non masuk",


"Terima kasih Bi", ucap Arini masuk. Dia lalu masuk kekamarnya dan begitu melihat Suaminya menangisnya semakin pecah sambil memeluk Arka,


"Kak... Bangun, Aku udah gak kuat lagi menjalani hari-hari seperti ini, Aku ingin menggendong Axelle.. Main sama Dia tapi Mamah melarangku dan malah mengusirku", ucapnya.


Satu jam berlalu, Arini sudah berada dirumah kontrakannya lagi lalu Dia langsung pergi kedapur untuk memasak. Esok harinya Arini dan Arman pergi ke rumah mendiang Ibunya yang berada di luar kota, Semenjak melahirkan Axelle dia belum pernah lagi pergi kesana.


Tiba disana Arini langsung pergi berziarah ke makam Ibu dan Ayahnya, tangisnya pecah mengingat apa yang dijalaninya sekarang. Arman hanya bisa menenangkan Kakaknya, setelah itu mereka pulang ke rumah Ibunya.


"Apa Kakak mau tinggal disini dulu", ucap Arman yang sedang bersih-bersih dengan Arini


"Nggak Man, Kakak gak akan tenang kalau tinggal disini", ucap Arini. Mereka lalu menginap satu hari disana dan paginya sudah pulang lagi karena Arman harus bekerja.

__ADS_1


__ADS_2