CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 30


__ADS_3

Hari ini Arini berencana untuk tidak masuk kerja, pagi dia bangun dengan mata sembab karena semalaman menangis, setelah sarapan dia langsung pergi ke rumah Ringgo untuk menemuinya dan meminta penjelasan tentang semalam.


Beberapa menit kemudian dia sudah sampai dirumah Ringgo,


"Assalamu.alaikum...", ucap Arini


"Waalaikum salam, Arini masuk Nak".


"Tante apa Kak Ringgo ada",


"Ringgo sudah berangkat Nak, tante tahu kedatangan kamu kesini karena apa", mendengar penuturan Calon mertuanya itu Arini langsung menangis


"Aku gak tahu tante kenapa Kak Ringgo membatalkan pernikahan kita, aku juga gak tahu salah aku apa?"


"Tante minta maaf sama kamu, terutama sama ibu kamu..,


"Aku masih ingin mempertahankn hubungan ini tante",


"Tante sudah ngobrol dan membujuk Ringgo untuk mengubah keputusannya itu, tapi dia tetap bersikeras mau mengakhirinya.. sekali lagi tante minta maaf".


"Aku harus gimana tante", ucap Arini membujuk ibunya Ringgo


"Maaf Nak... Tante gak bisa bantu apa-apa, kamu yang sabar Nak tante tahu ini pasti berat buat kamu".


Arini lalu pulang dengan keadaan sedih, dan sekarang dia pergi ke perusahaan tempat Ringgo bekerja, belum sempat dia masuk lalu Arini mendengar 2 orang karyawan Ringgo sedang membicarakannya,


"Eh katanya sekarang yang jadi direktur diperusaahan ini Pak Ringgo yah",

__ADS_1


"Iya katanya.,. hebat yah Pak Ringgo dan dia juga katanya akan menikah dengan Anaknya mendiang Pak Andi.


"Eh tapi bukannya Pak Ringgo sebentar lagi mau menikah dengan pacarnya".


"Berarti Pak Ringgo membatalkan pernikahannya dan akan menikah dengan anaknya mendiang Pak Andi".


"Aku gak ngebayangin perasaan pacarnya seperti apa ditinggalin pas mau nikah",


Mendengar itu Arini hanya bisa menangis tega sekali Ringgo meninggalkannya hanya demi menikahi perempuan lain, lalu dia pergi dari tempat itu dan pulang ke kossan pas sampai disana sudah ada Ibunya yang selama ini dia rindukan,


"Ibu....",


"Nak...", lalu Arini memeluk ibunya sambil menangis


"Ibu kesini karena khawatir sama keadaan kamu, Nak Ringgo sudah bicara sama Ibu dan meminta maaf ".


"Iya Nak"


"Maafin Arini Bu, Arini belum bisa mewujudkan keinginan ibu untuk melihat aku menikah".


"Kenapa harus minta maaf Nak, mungkin Ringgo bukan jodoh buat kamu Nak.. kamu harus ikhlas dan sabar".


"Gimana aku bisa ikhlas Bu, pernikahan ini sebentar lagi dilaksanakan ".


"Ibu tahu , tapi harus gimana lagi kalau dipaksakan juga kedepannya tidak akan berjalan dengan baik Nak jadi kamu harus lepaskan Ringgo". Arini terus menangis dipelukan Ibunya


Ditempat lain Arka mencemaskan Arini lalu sorenya pulang kerja dia pergi ke rumah Arini,

__ADS_1


"Tok...tok...tok...", Lalu Bu ratna membuka pintunya dan kaget yang bertamu itu Arka


"Den Arka..."


"Bibi... apa kabar",


"Bibi baik, silahkan masuk Den". lalu Arka masuk tapi dia tidak melihat Arini


"Apa Arini belum pulang kerja Bi",


"Hari ini Arini tidak kerja lagi gak enak badan dan sekarang lagi tidur, kalau gitu bibi bangunin dulu",


"Gak usah Bi", ucap Arka lalu mereka ngobrol sampai malam karena sudah lama tidak bertemu, lali makan bersama karena Arka kangen masakan Bi Ratna. sudah beberapa jam Arini tidur lalu dia bangun dan mandi dan belum tahu bahwa ada Arka dirumahnya, selesai mandi dia langsung nyamperin ibunya dengan memakai kaos dan celana pendek lalu rambutnya digulung handuk.


"Bu... ", Arini kaget ada Arka disitu


"Iya Nak, sini kita makan malam sama sama"


"Pak Arka ada apa kesini",


"Aku kesini ingin bertemu dengan Bi Ratna",


"Sejak kapan Pak Arka disini",


"Tadi sore",


"Uhuk...", Arini tersedak kaget ."Tadi sore?..

__ADS_1


"Udah makan dulu Nak, nanti aja ngomongnya ", mereka lalu melanjutkan makannya


__ADS_2