CINTA ARINI

CINTA ARINI
episode 46


__ADS_3

Melihat Arman lewat begitu saja didepannya membuat Bu Nova marah lalu dia memanggil Arini,


"Arini....", ucapnya dengan suara lantang


"Ada apa Mah", ucap Arini


"Adik kamu tidak ada sopan santunnya sama orangtua, ada Saya disini bukannya bilang permisi atau apa"


"Maaf Mah mungkin Arman tidak lihat ada Mamah disini".


"Dia itu tidak buta, mana mungkin tidak melihat Saya".


"Maaf Mah, nanti saya akan kasih tahu Arman".


"Ajarin sopan santun dia".


"Iya Mah", ucap Arini lalu dia pergi menemui Arman dikamarnya.


"Man.. kenapa kamu tidak sopan sama Mamah"


"Aku tidak sopan kenapa Kak? dan nenek sihir itu bilang apa?"


"Kamu gak boleh seperti itu, kalau Mamah denger nanti bisa jadi masalah".


"Emang mertua Kakak itu seperti nenek sihir".


"Dan kakak gak mau kejadian ini keulang lagi, biarpun kamu benci sama Mamah tapi kamu itu harus menghormatinya dan jaga kelakuan kamu".


"Iya , aku minta maaf Kak". lalu ada Alisa nyamperin mereka


"Om ganteng temenin Alisa main yuk". ucap Alisa


"Iya om temenin", ucap Arman


Malamnya mereka semua makan malam bersama termasuk Arman, Bu Nova masih marah dengan kejadian tadi siang.


"Makan Mamah jadi gak enak karena ada dia", ucap Bu Nova lalu pergi ke kamarnya. Melihat itu Arka heran gak biasanya mamahnya seperti itu. Setelah makan Alisa nonton tv ditemenin Arman sementara Arka dan Arini masuk ke kamarnya,


"Mamah pasti masih kesel sama Arman",

__ADS_1


"Kesel kenapa Sayang?" ucap Arka sambil mengelus perut istrinya yang sudah besar


"Tadi Siang Mamah marah sama Arman, katanya dia lewat didepan Mamah tapi tidak bilang permisi ".


"kamu harus ngerti Mamah sekarang mudah sensitif mungkin karena sudah tua",


"Iya kak",


"Sayang inget diperut kamu sekarang ada siapa, jadi jangan banyak pikiran".


"Iya suamiku".


Paginya Arman pergi sekolah jalan kaki karena tidak terlalu jauh dari rumahnya Arka, lalu ada Raisa turun dari mobil.


"Hai Man berangkat barung yuk",


"Makasih, aku jalan kaki aja",


"Ya udah aku ikut jalan kaki sama kamu".lalu mereka berdua jalan kaki, Raisa adalah teman Arman waktu sekolah Menengah pertama. Disekolah Raisa termasuk gadis populer banyak siswa yang mengagumi dia termasuk Rangga yang sekarang menjadi pacarnya.


"Arman..."


"Aku kan punya olshop baju dan dijualnya lewat sosial media, aku lagi cari modelnya dan apa kamu mau?


"Emang aku pantes Sa",


"Ya pantes Man, kamu itu ganteng tinggi pokoknya cocok lah".


"Aku gak berminat jadi model",


"Ayolah Man, mau yah".


"Ya udah kapan?"


"Beneran Man, Besok kan libur nanti aku jemput Ok...". lalu sampai disekolah dan Raisa sudah ditunggu oleh Ringgo. Besoknya Arman dijemput oleh Raisa menggunakan mobil miliknya,


"Sa biar aku yang nyetir",


"Kamu bisa nyetir Man",

__ADS_1


"Kamu ragu orang ganteng bisa nyetir", mendengar itu Raisa senyum-senyum lalu mereka berangkat dan sampai dirumahnya Raisa yang besar dan megah.


"Ini rumah kamu",


"Iya",


"Bukannya kita mau foto",


"Kita fotonya dirumahku, kan ada tempat buat foto juga Man... yuk masuk". mereka lalu masuk dan disitu sudah ada Rangga pacarnya Raisa,


"Beb... kenalin ini Arman teman sekolah kita dan teman aku juga waktu SMP.."


"Rangga..," ucap Rangga menjulurkan tangannya


"Arman...",


"Ini baju yang harus kamu pakai buat foto dan disana tempat buat ganti bajunya". ucap Raisa mendengar itu Arman hanya mengangguk mengiyakan ucapan temennya,


Saat pemotretan Rangga dan Raisa terlihat mesra sesekali mereka pelukan dan ciuman, Arman melihat itu saat sedang pemotretan. Sorenya Arman pulang diantar sama Raisa.


"Man... "


"Hmm...",


"Setelah Ayah sama Ibu bercerai dan menikah lagi dengan pasangannya masing-masing, Aku kesepian dan mereka meninggalkan aku sendirian dirumah... Aku pacaran sama Ringgo sudah setahun dan dia selalu ada buatku, gaya pacaran kita memang terlalu berlebihan untuk pelajar tapi kita gak pernah sampai melakukan lebih dari itu... Hmmm....Apa kamu punya pacar Man?"


"Saat ini aku belum ingin pacaran, meskipun aku pernah menyukai seseorang waktu SMP". ucap Arman


"Kok kamu gak cerita pernah suka sama seseorang waktu SMP, dia siapa Man apa aku kenal sama cewek itu".


"Cewek itu Kamu Sa", mendengar penuturan Arman, Raisa kaget karena dia pernah disukai oleh Arman.


"Apa setelah kita ketemu lagi, kamu masih suka sama Aku".


"Rasa suka itu sudah berlalu, Sekarang aku hanya senang bisa bertemu lagi sama kamu.. Aku sampai sini saja",


"Mau kemana Man, rumah kamu masih jauh"


"Aku mau beli sesuatu dulu, Makasih atas tumpangan dan bayarannya Sa". lalu Arman turun dari mobil

__ADS_1


"Sama-sama Man..."


__ADS_2