
2 orang masuk membawakan makanan dan meletakannya di atas sebuah meja "Makanlah nona muda" seorang pelayan. karna tidak ada jawaban apapun 2 orang pelayan itu meninggalkan sahira. Sahira tetap berdiri tanpa bergerak sedikitpun sambil terus memeganggi perutnya yang sakit.
Di taman belakang rumah zeand tampak geram atas sikap sahira yang dari tadi di perhatikan dari cctv yang tersambung di ponsel nya.
"Ck, dasar kurcaci meyusahkan" Zeand berdecak kesal. "Risa jagalah zayn melebihi nyawamu" Zeand mencium zayn dan meninggalkan mereka pergi "Memecatku hanya untuk menjaga anaknya? benar benar tidak waras!!" risa kesal.
"Apa yang kau inginkan!!!" Bentak zeand memasuki pintu kamar. Sahira kaget dengan kehadiran zeand "Saya hanya menuruti perintahmu untuk tidak melakukan apapun kecuali menjaga zayn" jawab sahira gemetaran.
"Makan!!" Bentak zeand, Sahira berjalan pincang menuju meja yang diletakan makanan. Zeand melihat kaki sahira yang bengkak dan membiru "Ck. dia sudah gila, berdiri dengan keadaan kaki yang terkilir" Zeand berdecak kesal dengan sikap polos sahira.
"Alvin yang mengajarimu makan seperti itu" Zeand benar benar kesal dengan sikap sahira "Jangan menangis saat makan!!" bentak zeand. Sahira mengusap airmatanya menghabiskan makan dengan perasaan tertekan.
Keesokan harinya.
Pernikahan sederhana di laksanakan di dalam mansion mewah tidak banyak yang hadir dalam acara itu hanya beberapa orang keluarga dan penghulu.
Sahira duduk di samping zeand, pasangan yang mengunakan drees dan jas putih. "Nona baik baik saja?" Tanya penghulu yang melihat mata sembab sahira. Sahira melirik ke arah zeand takut "Saya baik baik saja pak" Sahira menundukan kepala.
Zeand tersenyum sinis karna Sepanjang malam sahira terus menangis karna harus menikah dengannya dan mengkhianati cinta alvin. "kau akan merasakan pernikahan seperti apa yang akan kau rasakan kurcaci" guman zeand dalam hati.
"Bisakah kita mulai akad nikahnya?" tanya penghulu ragu. sahira menganggukan kepala.
Penghulu menjabat tangan zeand, Sahira di nikahkan oleh wali hakim.
"SAYA NIKAHKAN ENGKAU DAN SAYA KAWINKAN ENGKAU ZEAND ALBERT LEWIS BIN JHONSON LEWIS DENGAN SAHIRA AULIA PRAYOGO BINTI GUNAWAN PRAYOGO DENGAN MAS KAWIN UANG SEBESAR US$150 DIBAYAR TUNAI.
"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWINYA SAHIRA AULIA PRAYOGO BINTI GUNAWAN PRAYOGO DENGAN MAS KAWIN TERSEBUT DI BAYAR TUNAI.
__ADS_1
"Bagaimana saksi? sah?" tanya penghulu.
SAHHHHH jawab semua orang serentak.
deg
Sahira menyentuh dadanya "Maafkan aku vin" lirih sahira namun masih terdengar oleh zeand.
Semua anggota keluarga dan peghulu pergi meninggalkan zeand dan sahira.
Sahira tidak bisa menahan kesedihannya "Istriku, Lihatlah kebelakang ada hadiah istimewa untukmu" Zeand membalikkan badan sahira.
"Aallvvin" Seketika badan sahira gemetaran melihat seseorang yanh sangat di cintainya.
Alvin tersenyum kearah gadis yang sangat di cintainya itu.
🍁🍁🍁
"Panggil valerie kesini" alvin menelpon seseorang dan membanting ponselnya.
flashback on
"Kenapa kau melibatkan raraku haaaa!!!" teriak Alvin melempar ponselnya.
"Rio gunakan pesawat pribadi. kita kembali ke indonesia sekarang" Alvin.
Rio menghubungi semua bandara "Semua bandara di tutup tuan" rio mengebrak meja kesal.
__ADS_1
"Pria tua itu selalu mengusik kehidupanku" brakk alvin menendang meja di hadapannya.
dddrrrrttttt..
Rio menjawab telpon dari seseorang. "Tuan nona sahira" rio.
"Raraku yang menelponmu? kemari kan ponselmu" Alvin merebut ponsel dari tangan rio.
"tuan"
"bik ima?" alvin mendengar suara bi ima.
"tuan maafkan saya, nona sahiraaa" bik ima.
"dimana raraku? dimana putraku?" Alvin membentak.
"nona sahira dan tuan muda zayn di bawah pergi oleh seorang pria jahat tuan hiks hiks" bik ima menangis tersedu.
"Pria jahat itu memaksa nya?" tanya alvin kesal.
"tadi nona sahira meninggalkan zayn, nona bilang dia akan menjemput nona valerie di apartemen. sampai sore hari nona kembali bersama seorang pria yang lebih tua dari anda tuan, nona dan tuan muda zayn di bawa pergi oleh pria itu. aku tidak bisa mencegatnya karna di balik pintu seorang pria sudah menodongkan pistol ke arah kepala ku tuan" bik ima menangis terisak.
"Ck. Sialan" teriak alvin.
"Setelah mobil yang membawa nona dan tuan muda pergi, pria yang menodongku memberikan alamat keberadaan nona valerie tuan, saya menjemput nona ve dan membawanya ke mansion tuan muda untuk keamanaan nona ve tuan"
bik ima semakin terisak.
__ADS_1
"Keadaan adiku baik baik saja bi?" tanya alvin.
"nona ve baik baik saja tuan tapii nona ve mengatakan nona sahira akan menikah dengan pria itu besok" jawab bi ima.