Cinta Atau Tuan Ceo?

Cinta Atau Tuan Ceo?
15. kehidupan baru dimulai


__ADS_3

"Menjauh dariku!! ku mohon!! aku membencimu!! pergi!!" Sahira semakin terisak.


Alvin semakin mendekati sahira sambil tersenyum "Aku mengenalmu lebih baik dari siapapun ra, kamu melakukan ini untuk melindungiku kan? beberapa orang sedang menodongkan senjata api nya ke arah ku kan? biarkan mereka melakukannya aku lebih memilih mati daripada melihatmu tinggal bersama pria tua itu!!! "


"Berhenti!!!" teriak sahira memundurkan langkahnya.


"Tidak!! "


"Berhenti!! "


"tidak akan" alvin berdiri tepat di hadapan zeand dan sahira "Pergi bersamaku!!" alvin menarik tangan sahira.


"Lepaskan vin" sahira menghempaskan tangan alvin "Sadarlah vin!! aku bukan kekasihmu lagi sekarang sahiramu ini telah sah menjadi istri orang lain".


"Pernikahan ini tidak sah, kamu melakukanya dengan terpaksakan?? " alvin meyakinkan sahira.


"Tidak!! aku yang memintanya menikahiku, tidak ada paksaan dari pernikahan ini, sekarang pergilah" Sahira mengengam erat tangan zeand.


"Jangan membodohiku ra, kamu melakukan ini demi menjaga zayn kan? sampai kapan kita akan selalu berkorban untuk mareta? ".


"Maaf vin! zayn sangat berarti bagiku" sahira mengusap airmatanya "kumohon pergila dari sini, anggap saja ini pengorbanan terakhir kita untuk mareta" Sahira menarik tangan zeand meninggalkan alvin.


"Sahira raaaa!!!! " teriak alvin yang di cegat pengawal pribadi zeand saat akan mengejar sahira.


Flashback off


"Kak??" seorang gadis berdiri di depan pintu.


Alvin menoleh "Kemari la ve".


Valeri berlari langsung memeluk alvin "Maafkan ve kak, ve gak bisa menjaga kakak ipar" tangis ve pecah di pelukan alvin.


Alvin mengusap lembut kepala ve "Ve baik baik saja? " Tersenyum.

__ADS_1


Tangis valerie semakin menjadi "Ve baik kak, tapi kakak ipar??"


"Mereka menghajar ve?" tanya alvin melihat wajah ve yang lebam. tangan dan kaki yang bengkak dan luka.


Valerie menganggukan kepala "Setidaknya mereka tidak melukai kakak ipar kan? " jawab valerie dengan senyum manis.


Alvin mendongakan kepala valerie "Ve kau jauh lebih berharga bagiku, kak alvin sanggup mengorbankan apapun untukmu" alvin tersenyum.


"Sama seperti kak alvin dan ayah, kakak ipar juga berharga bagi ve" valerie mengerarkan pelukannya.


POV sahira


"Jangan menatapku!!"bentak zeand.


Sahira menangis tersedu sedu di hadapan zeand "Dimana zayn?" tanya sahira gemetar.


"Zayn? Pikirkan saja kekasihmu!!" tersenyum sinis "Pergilah bersama kekasihmu dan tinggalkan zayn jangan pernah menemuinya lagi!!"


Sahira terkejut "Tidak!!! saya tidak akan meninggalkan zayn!!" jawab sahira tegas.


"Iya!! anda benar saya sangat mencintai alvin, tapi saya jauh lebih mencintai zayn dan etta!!.


"Mareta??" tersenyum sinis "Hahhaha rupanya dia juga pandai menipumu" tawa zeand mengelegar.


"Jangan menghinanya!!!" tunjuk sahira. Zeand mendekati sahira "Jaga sikapmu!!" meranggul pinggang sahira.


Sahira semakin ketakutan "lepaskan" zeand mendorong keras tubuh sahira hingga terjatuh.


"Pakai ini sebagai kewajiban seorang suami pada istri" Zeand melemparkan blackcard tepat di wajah sahira "untuk kewajibanmu tidak perlu kau lakukan".


"Ganti gaun pengantinmu, cepatlah turun semua orang menunggu untuk makan malam." zeand pergi meninggalkan sahira.


"Zayn?" tanya sahira ketakutan.

__ADS_1


Zeand menghentikan langkahnya "zayn terus menangis mencarimu di bawah". zeand menutup pintu keras pintu kamar.


Sahira berdiri dengan hati hati menahan kakinya yang semakin membengkak, memasuki ruang ganti "Istri?" sahira terhenti di depan sebuah lemari "Apa aku harus memakai pakaian istri yang lain dari monster itu?" sahira kebinggungan "Ahhh sudahlah aku pakai saja, zayn pasti sudah menungguku" Sahira membuka lemari itu dia sangat terkejut melihat macam macam model pakaian "Ini sangat mahal".


🍁🍁🍁


Semua mata tertujuh ke arah sahira saat sahira menuruni tangga dengan jeans dan kaos oblong berwarna hitam dengan wajah natural.


"Zayn!!! " teriak sahira berlari ke arah zayn yang menangis berjalan ke arahnya.


"Momy disini jangan menangis" Sahira mengendong zayn di pelukannya. "Siapa yang mengurus zayn tadi?" tanya sahira meninggikan suaranya.


Semua orang terkejut melihat keberanian sahira,


"Diaaa" jawab polos jesika menunjuk seorang wanita yang berdiri di samping zeand.


Sahira menghampiri gadis itu berdiri tepat di depannya melihat penampilannya dari bawah sampai atas.


"cantik, seksi, rambut lurus dan mata mataan ini pasti istri dari si monster" gumam sahira dalam hati.


"Ada masalah?" wanita itu terlihat membusunhkan dadanya menantang.


buukk


Sahira mendorong wanita itu sampai terjatuh "Kenapa tidak memberi anakku makan?" bentak sahira.


"Saya wanita karir bukan baby sister" bela wanita itu berdiri merapikan rambutnya.


"Kauuuu" sahira geram.


"HENTIKAN!!! " bentak zeand.


"Alexandraaa" Panggil zeand penuh penekanaan.

__ADS_1


"Ohh namanya alexandra? tuan zeand seharusnya anda lebih pintar memilih istri" sahira meninggalkan ruang makan menuju dapur sambil mengendong zayn.


__ADS_2