Cinta Ataukah Permainan?

Cinta Ataukah Permainan?
Prolog


__ADS_3

Gadis berwajah cantik dan manis itu tengah duduk sebuah Cafe, sepertinya ia tengah menunggu seseorang,tanpa gadis itu sadari ada seorang pria yang terus menatap dirinya, Tatapan Mata elangnya terus menatap gadis cantik dan senyum manisnya di bibirnya itu, Gadis itu tengah menatap layar handphonenya,entah apa yang membuat dia tersenyum sendiri, Hingga tiba-tiba senyuman diwajahnya berubah menjadi sendu, ada apa dengan dirinya yang membuat pria itu penasaran akan hal yang dilakukan gadis itu.


Gadis itu merasa sangat kesal karena Notifikasi dilayar handphone miliknya, kenapa? karena kekasihnya tidak bisa hadir, bukanya mereka sudah janjian akan makan siang disini kenapa tidak jadi sungguh menyebalkan, oke dirinya tidak boleh menangis ataupun menyerah, dia harus bisa terlihat baik-baik saja dan kuat, Mata gadis itu tiba-tiba menatap mata elang pria itu dan mereka kali ini bertatapan namun gadis itu langsung mengalihkan pandangannya.


Sungguh mata yang indah yang pernah pria itu tatap, namun mengapa hanya sebentar lalu dirinya mengalihkan pandangannya, Gadis itu segera pergi ke kasir membayar pesanannya lalu ia segera pergi meninggalkan cafe tersebut, Ia memasuki mobilnya dan mengendarainya, Ingin sekali Membututi gadis itu tapi apalah daya ia tidak bisa melakukannya.


Gadis itu adalah Hanania Farra Aleciane Calandra, Dia adalah Gadis blasteran yang memiliki warna mata indah, dia memiliki bola mata yang berwarna kecoklatan, Hana nama panggilannya, Hana dia adalah putri bungsu dari dua bersaudara, Kini Hana Yang tengah duduk di bangku perkuliahan, Hana memiliki banyak prestasi karena kecerdasannya, Hana juga memiliki sifat yang sulit ditebak, Egois, Penyayang, pendendam,dan terkenal sangat cuek, dibalik sifatnya yang seperti itu Hana mudah saja merubahnya,namun apabila keadaan yang membuatnya seperti itu Hana akan seperti itu seterusnya,Dari kecil Hana di tuntut untuk mandiri dan tidak manja, benar saja Hana membuktikannya, dirinya tidak manja dan bisa dikatakan bisa mandiri, tidak ada yang pernah mengerti perasaannya mereka hanya mengira bahwa Hana semena-mena dan mau menang sendiri,selama ini dirinya selalu mengalah hingga waktu membuat Hana berubah.


Arjuna Zhafran Arrayan, Pria berusia 26 tahun, Dia adalah CEO PT AZ company,dan memiliki restoran dimana-mana, Arjuna sangat tampan dan gagah, ia memiliki mata elang yang sangat indah hingga membuat siapapun terpana, Arjuna panggilannya, Arjuna adalah putra sulung dari tiga bersaudara, Arjuna memiliki dua adik, Laki-laki dan perempuan, Arjuna juga terkenal sangat egois, namun dirinya penyabar, Dingin dan Cuek,Namun ternyata sikap dinginnya berhasil diluluhkan oleh Hana, Arjuna tergolong pria humoris dan romantis, banyak yang menginginkan Arjuna menjadi suaminya karena Arjuna tipe suami idaman, dia juga sangat sulit ditebak, bahkan mungkin bisa menjadi sangat teka-teki.


Di Kampus X di kota Z


Hana adalah termasuk mahasiswi yang dari luar kota, disini dirinya bersama tantenya, Kotanya Dengan kota z tidak terlalu jauh, mungkin 3 jam sampai, Terkadang Hana pulang sendiri dengan menyetir mobil sendiri, Bagaimanapun ia tidak ingin merepotkan siapapun,ingin sekali dirinya memiliki apartemen sendiri daripada dirinya harus tinggal dirumah tantenya, ya ia tidak mau dikatakan tidak bisa mandiri lagi.


Kini Hana tengah UAS, sebentar lagi akan libur panjang, Hana semangat sekali karena hari ini adalah UAS terakhir.


Setelah Selesai UAS, Hana menuju taman, Tiba-tiba ia bertemu dengan pria itu lagi, Pria itu duduk disampingnya membuat Hana menatap tajam pria disampingnya.


"Sendirian aja" Tanyanya.


"Apa urusanmu" Tanya Hana


"Jangan galak-galak, Kalau kamu galak saya Nikahin nanti" Katanya


"Gila kamu kira ngajak nikah kek ngajak beli seblak" tanya Hana

__ADS_1


"Apa kau meragukan saya gadis kecil" Tanyanya


"Tidak ada yang meragukan anda,namun sepertinya lelucon anda kurang bagus, mana mungkin baru kemarin bertemu kau ingin menikahi aku" Kata Hana


"Sampai bertemu di kotamu gadis kecil" Kata Pria itu


Ya Arjuna telah mendapatkan alamat orang tua Hana,ia sudah mempersiapkan segalanya, orangtuanya setuju mereka akan melamar Hana untuk putra sulungnya, Hana yang ditinggal pergi begitu saja hanya menatap punggung pria yang menurutnya aneh.


Hana segera pulang,Namun ketika akan melangkahkan kakinya, Ia menangkap seseorang yang tengah bermesraan, Apa itu adalah Fandy, Kenapa dirinya disana, siapa perempuan itu?.


Hana menghampirinya, Hana sangat kesal dengan Fandy, Ia menampar pipi Fandy, berani-beraninya ya dia.


"Kau tadi bilang ada kerjaan fan, tapi ternyata kau berduaan dengan perempuan ini" Tanya Hana


"Ini siapa sayang" Tanya Erika


"Berani-beraninya kau merebut pacarku,cocok sekali kalian sangat cocok, dan kau selamat telah mendapatkan Fandy" Kata Hana


Fandy Willy Widianto, Dia adalah pria yang berusia 25 tahun, Fandy dan Hana sudah berpacaran dari Hana awal masuk kampus, tapi nyatanya Fandy yang mengkhianati Hana, Hana pergi meninggalkannya,Fandy mencoba mencegahnya namun sia-sia,Fandy hafal bagaimana sikap Hana jikalau sudah marah ataupun kecewa, Erika Avistiana Putri wanita berusia 25 tahun itu, ya Fandy dan Erika menjalin hubungan mungkin sudah 3 bulan, Artinya Fandy selingkuh, Fandy khilaf ia berpaling dari Hana dan memilih Erika yang dewasa, menurut Fandy Hana masih sangat kekanak-kanakan, Namun walaupun Hana seperti itu, Hana lah yang menemaninya saat keadaan apapun, sungguh Fandy tidak ingin menyakitinya,namun Erika juga membantunya, apalagi orang tuanya setuju Erika menjadi istrinya.


Hana segera memasuki rumah tantenya, Dan Tante Dita menatap keponakannya itu, Ada apa dengannya mengapa dia murung, Tante Dita sangat hafal bahkan dirinya menjadi sandaran ketika Hana sedih dan apapun keluh kesah Hana ia selalu tau, Baginya Hana adalah anaknya, Ia tau Hana selalu di bandingkan dengan kakaknya hingga dirinya merasa terpojokkan.


Tante Dira mempunyai dua anak, Laki-laki semua, Mereka bernama Tristan Gio Dafandra, Dia adalah sahabat Fandy bahkan mereka seumuran, Tristan tau bagaimana hubungan kakak sepupunya itu, Yang kedua adalah Dzikri Alif Hasyim yang berusia 19 tahun.


"Ada apa dengan Mbak Hana ma" Tanya Dzikri

__ADS_1


Kebetulan Dzikri satu kampus Dengan Hana, Mereka beda Fakultas, Hana Yang akan menginjak semester 5 dan Dzikri akan menginjak semester 3, Hana berusia 20 tahun ini.


"Mama juga gatau, datang-datang sudah menangis dan kelihatan murung" Kata Mama Dira


"Ada apa ma" tanya Tristan


"Mama khawatir sama Hana" Kata Mama Dira


"Ada apa dengan Mbak Hana " Tanya Tristan


Sedangkan Di kamar Hana Hanya menangis sesenggukan, Ia ingin rasanya melupakan Fandy, namun kenangannya terlalu banyak, hingga ia sulit untuk melupakannya, Hana berjanji dirinya bisa ia akan kuat dan membuktikan bahwa dirinya bisa melupakan Fandy, Kini Hana mandi dan akan turun, Wajahnya sudah kembali ceria dengan terukir senyuman di wajahnya.


"Tante Hana besok pulang ya" Kata Hana


"Kenapa Pulang disini aja" Kata Mama Dira


"Hana kangen papa dan mama dan kangen Abang" Kata Hana


"Yaudah hati-hati mau diantar sama Tristan" Tanya Mama Dira


"Boleh jadi mobil Hana taruh sini ya Tante" Kata Hana


"Siap Tante jagain " Kata Mama Dira


Hana bahagia dengan semuanya, Karena baginya hidupnya sudah sangat sempurna, walaupun mungkin ada kecemburuan dihatinya namun dirinya masih bisa tersenyum dihadapan banyak orang .

__ADS_1


__ADS_2