Cinta Ataukah Permainan?

Cinta Ataukah Permainan?
Arjuna Atau Fandy


__ADS_3

Hana yang masih berada dirumah orang tuanya pun memutuskan untuk berjalan-jalan,Ralat Mereka akan fitting baju, Duh kok jadi grogi, padahal kan dirinya juga belum menyukainya.


Kini Arjuna telah menjemputnya dirumah, Ia akui Arjuna punya keberanian yang sangat luar biasa dibandingkan Fandy, mengapa karena dulu Hana mengajak Fandy untuk pulang kerumah namun Fandy tidak mau, Dengan Alasan ia belum siap bertemu orang tua Hana, mengapa belum siap? hanya pertemuan biasa bukan menyuruhnya untuk menikahi Hana ataupun melamarnya bukan, Hana memang berapa kali pacaran, Namun belum ada yang Hana ajak untuk pulang ataupun bertemu dengan orang tuanya,namun yang ini tiba-tiba datang dan melamarnya.


"Masih mau Melamun Hana" Tanya Leo


"Bang Leo, Hana kira siapa" Kata Hana


"La kamu kira Abang Arjuna" Tanya Leo


"Gak lah masak iya" Kata Hana


"Kalian mau fitting baju sama nyari wo kan" Tanya Leo


"Iya bang, Abang mau kemana" Tanya Hana


"Mau kerja lah, kalau gak kerja makan apa istri Abang" Kata Leo


"Kirain Abang mau kemana" Tanya Hana


Ketika Leo sudah meninggalkan Hana, Barulah Hana duduk di sofa menunggu Arjuna, Ada yang mengetuk pintu lalu siapa? apakah Leo kembali lagi.


"Sudah siap kita berangkat sekarang " Kata Arjuna


Hana terpana melihat penampilan Arjuna kini, Hanya mengenakan kaos polos berwarna hitam dan celana jeans, Kenapa tidak memakai pakaian formal, Justru Arjuna terlihat lebih muda dengan penampilannya, Siapa kira Umurnya 26 tahun namun terlihat 17 tahun yang, Hana sampai tidak berkedip hingga suaranya membuyarkan lamunannya.


"Masih mau menatap saya Hana, saya tau saya tampan " Kata Arjuna


"Hah maksudnya, gr banget,mau masuk gak" Tanya Hana


"Kita langsung aja" Kata Arjuna


"Tunggu " Kata Hana


Setelah mengambil Tasnya,ia memasuki mobil Arjuna, sungguh tampan pria di sampingnya ini, Arjuna tersenyum manis ia tau bahwa Hana terpana melihat penampilannya sekarang, ia menyesuaikan dengan hana yang selalu berpenampilan modis.


Mereka sampai Di sebuah Boutique, Alciane Boutique, Yang sangat megah dan mewah, Hana menghentikan langkahnya ketika menatap boutique miliknya, jangan sampai Arjuna tau bahwa ini adalah Boutique miliknya.


Semua orang yang berada di boutique menatapnya, Pasti karyawan tidak asing dengan dirinya karena dirinya pemilik Boutique ini, Hana memberikan kode kepada asistennya bernama silly, Agar tidak menyapanya sebagai boss.


"Kami mau fitting baju" Kata Arjuna


"Bisa pak, mau model seperti apa" Kata Silly


Silly menyerahkan beberapa model yang ia recommended kan, Tiba-tiba Telfon Arjuna berbunyi membuat dirinya harus menerima Telfonnya terlebih dahulu.


"Kamu pilih sesukamu " Kata Arjuna


Hana hanya menganggukkan kepalanya, Ketika Arjuna memilih untuk keluar, ia mendekati Silly.


"Jangan kasih tau kalau boutique ini milikku ya" Kata Hana

__ADS_1


"Bu kok mau nikah gak bilang, Mana langsung fitting baju lagi" Kata Silly


"Dadakan, kapan-kapan aku ceritakan " Kata Hana


Arjuna datang lagi membuat Hana menjauhkan diri dari silly dan berlagak memilih Kebaya dan gaun pengantin untuk Akad dan resepsi nantinya.


"Sudah ketemu " Kata Arjuna


"Boleh aku memberikan referensi model, Aku ingin design pilihanku " Kata Hana


"Boleh,mana lihat" Kata Arjuna


Hana membuka Galerinya, memperlihatkan Sketsa Gaun yang beberapa waktu lalu ia rancang,gaun ini rencananya ia akan gunakan ketika resepsi pernikahannya bersama Fandy,tapi apalah daya Fandy kandas kini Arjuna, Dan model kebaya yang di design Hana.


"Bagus boleh pakai ini aja" Kata Arjuna


"Seriusan" Tanya Hana


"Pilihlah sesukamu saja" Kata Arjuna


Hana tersenyum,kini mereka di ukur untuk ukurannya, Dan selanjutnya mereka akan ke wedding organizer, Hana juga memiliki WO namun Arjuna tidak mengetahuinya, Ia akan merekomendasikan WO nya saja, karena Di kota ini sudah banyak yang memakai WO nya.


"Bukanya Boutique ini bekerjasama dengan HF wedding organizer" Kata Hana


"Benar kak, kita juga merekomendasikan HF sebagai WO yang terpercaya " Kata Silly


"Oke kita pakai yang itu saja" Kata Arjuna


"Hmm saya harus memanggilmu apa" Tanya Hana


"Panggil saya dengan sebutan sayang" Kata Arjuna


"Kok sayang, yang lainnya aja" Kata Hana


"Tadi kau bertanya bukan" Kata Arjuna


"Tapi bukan sayang juga, Mas Juna aja ya" Kata Hana


"Yang penting kau nyaman" Kata Arjuna


Mas ya ku panggil dia dengan sebutan Mas Juna, Yang menurutku sangat nyaman saja jikalau aku memanggilnya dengan sebutan itu, toh Mas Juna juga mengiyakannya, Dulu aku memanggil Fandy tidak ada sebutan Mas karena aku ingin Panggilan Mas untuk suamiku ataupun calonku nanti, tapi kenapa yang datang Mas Juna setelah aku meminta diberikan Jodoh yang baik dan Bertanggungjawab dan menerimaku apa adanya.


"Mau makan apa" Tanya Arjuna


"Hmm saya samain aja sama mas" Kata Hana


"Yakin kita sukanya sama" Tanya Arjuna


"Yakin sih mas, asal gak aneh-aneh aja" Kata Hana


Ketika Di Resto Hana Menatap Tajam Seorang pria dan wanita yang ia kenal, Ngapain Fandy dan Wanita itu disini, Ingin sekali menyiram air es kepada mereka.

__ADS_1


"Kenapa kamu menatap mereka" Tanya Arjuna


"Dia Fandy mantan saya" Kata Hana


"Lalu kau masih sayang" Tanya Arjuna


Kini Hana Ganti menatap Tajam Kearahnya, Arjuna pun bergidik ngeri ditatap seperti itu, Fandy pun melihat kearah Hana dan Seorang pria, membuat Fandy sangat cemburu.


Hana pun langsung memeluk Lengan Arjuna, Ketika Fandy menatapnya, Ia sengaja membuat Fandy cemburu, Arjuna hanya tersenyum saja melihat tingkah calon istrinya ini.


"Kalau mau bikin dia cemburu bilang dong" Kata Arjuna


"Mas tau aja, emang mas Ter the best " Kata Hana


Hana dan Arjuna semakin mesra, Fandy tidak bisa melihatnya seperti ini, Niatnya untuk meminta Hana kembali pun semakin ia ingin utarakan,tapi dia perebut calon istri orang dong nantinya, Erika paham apa yang Fandy lihat, Hana Yang sedang bersama seorang pria bahkan sangat mesra.


"Han, Aku mau bicara" Kata Fandy


"Apa yang ingin kau bicarakan fan, Kau sangat merusak kencan kami" Kata Hana


"Kembalilah kepadaku Han, Izinkan aku yang menikahi kamu" Kata Fandy


"Apa aku tak salah dengar, Toh kamu dulu tidak mau bukan" Kata Hana


"Tapi sekarang aku sadar Han, Aku salah aku mau memperbaiki semuanya " Kata Fandy


"Semua sudah terlambat sejak aku mengetahui bahwa kau selingkuh di belakang aku" Kata Hana


"Aku khilaf Han, Aku minta maaf" Kata Fandy


"Omong Kosong pergilah" Kata Hana


"Apa yang kamu bicarakan Fandy, kamu ingin menikahi Hana terus aku bagaimana" Kata Erika


"Sudah cukup jikalau anda tidak ada urusan dengan calon istri saya silahkan pergi, jangan merusak suasana yang kami sudah rangkai ini" Kata Arjuna


Bukan Hana Yang bersuara tapi Arjuna,kini Arjuna semakin merangkul pinggang Hana, membuat Hana tersenyum lebar menatap Fandy dan Erika, Mengacaukan segalanya saja.


"Kenapa masih berdiam diri disini, Menunggu saya memanggil Keamanan" Tanya Arjuna


Fandy masih menatap Hana, ia berharap Hana kembali kepadanya, Tapi Hana membuang muka ia tidak ingin menatap Fandy maupun Erika di depannya ini, Kenapa mereka tidak kunjung pergi.


Fandy dan Erika meninggalkan meja Hana, Hana tersenyum kemenangan, Sekarang Fandy tau rasanya diabaikan bagaimana, Dan kini Hana mendapatkan yang lebih dari Fandy.


Makanan Datang, Hana langsung menyuapinya makanan, Arjuna pun menerimanya, Bahkan mereka makan dalam sendok yang sama, Hana menatap Arjuna penuh dengan tanda tanya, bagaimana satu sendok ia gunakan berdua, Belum menikah lagi aduh membuatku salah tingkah.


"Mas itu sendok nya" Kata Hana


"Kenapa, Sudahlah toh sebentar lagi kita jadi suami istri" Kata Arjuna


Setelah selesai makan dan membayarnya, Hana melewati Meja Fandy dengan mengandeng Lengan Arjuna dengan mesra, bahkan menyadarkan kepalanya di bahu Arjuna, sungguh mesra bahkan, dengan Fandy Hana tidak semesra itu, Toh Arjuna tidak keberatan.

__ADS_1


__ADS_2