
Anindita Bangun dari tidurnya, Ia menatap ponselnya, Sungguh tanpa dirasa air matanya mengalir, 2 bulan dirinya tinggal disini dia sangat merindukan Keluarganya,Mama papa dan kak Ray, Anindita merindukannya.
Hendry yang menatap istrinya tiba-tiba menangis pun penuh tanda tanya, Mengapa dia menangis, Mungkinkah ada yang mengganjal dihatinya, Hendry pun langsung bangun dan menatap istrinya.
"Ada apa dek" Tanya Hendry
"Saya rindu keluarga mas, sudah 2 Bulan Minggu saya berpisah dengan mereka" Kata Anindita
"Jadi kamu mau pulang" Tanya Hendry
"Bukan mau pulang mas, tetapi aku sangat merindukan mereka" Kata Anindita
Pernikahan Anindita dan Hendry sudah berjalan 2 Bulan, Pernikahan Raynelle dan Tristan pun sudah memasuki bulan kedua, Dan Kini Raynelle juga tengah hamil 4 Minggu, Karena Ray dan Anindita menikah hanya selang beberapa hari saja, Anindita menatap postingan Raynelle, Yang menunjukkan Testpack Positif yang bergaris dua, membuat Dirinya semakin sedih, Kenapa harus sedih selama menikah 2 bulan mereka belum melakukannya bagaimana mau jadi bukan.
"Hei kenapa lagi, Jangan sedih dek" Kata Hendry
"Lihat mas, Kak Ray dia hamil, sebentar lagi saya punya keponakan, Mas Bolehkah Saya meminta anak darimu, Maksud saya walaupun sekarang kita sudah punya Ayra tapi saya juga ingin merasakan bagaimana perjuangan menjadi seorang ibu" Kata Anindita
"Kalau kamu sudah siap,nanti kita melakukannya, semoga segera diberikan momongan,tapi saya harap kamu harus tetap menyayangi Ayra seperti anak kandung mu sendiri, jangan mengabaikan dia" Kata Hendry
8 Bulan kemudian, Pernikahan mereka memasuki bulan ke 10 dan Raynelle Telah melahirkan Anak perempuan yang sangat cantik, Dan Farah dia masih belum bisa meluluhkan hati suaminya walaupun sudah menikah 8 bulan, tapi dia mendapatkan hasil kini Farah hamil.
Kehamilan Anindita dan Farah hanya berselang 2 bulan, Usia kandungan Anindita memasuki bulan ke 5 sedangkan Farah baru 3 bulan.
Kini Farah tengah menunggu Kelvin, Dimana dia, Istrinya hamil malah ditinggal.
"Mas darimana saja, Aku nungguin loh" Kata Farah
"Apa sih, gak usah nungguin aku" Kata Kelvin
"Aku istri kamu, aku berhak nungguin apalagi aku sedang hamil loh" Kata Farah
"Kan kamu sendiri yang mau, Aku sudah bilang tidak mencintai kamu, tapi kamu tetap saja" Kata Kelvin
8 Bulan pernikahan hanya perdebatan isinya, hingga Pertengkaran, Karena Kelvin jarang pulang sama sekali, Walaupun Farah sedang hamil tetap saja dia selalu ditinggal sendirian.
__ADS_1
Sedangkan Dirumah Tristan, Rumah mewah itu Sekarang terdapat Tangis bayi perempuan yang sangat lucu, Raynelle bersyukur dirinya telah diberikan anak perempuan yang lucu-lucu.
"Anak mommy sangat cantik,mirip Daddy dan mommy ya" Kata Raynelle
"Raynelle Junior nih" Kata Tristan
2 Tahun kemudian
Pov Hanania
Hanania Farra Aliciane Calandra Siapa yang merindukannya?Kini Hana sudah menyelesaikan studinya dan kini Hana sudah menjadi CEO di perusahaannya, Mempunyai Dua anak kembar, Yang Berusia 2 Tahun, Hana dan Arjuna mereka merencanakan akan program Memiliki anak lagi, Karena usia sikembar sudah 2 tahun, Cinta datang begitu saja.
"Lagi apa sayang" Kata Arjuna
"Gak lagi ngapain sih mas, Mas ngapain" Tanya Hana
Alan Elvander Devanka Arrayan
Aluna Elnarissa Devanya Arrayan
"Ya sayang" Tanya Arjuna
"Jalan-jalan yuk" Ajak Alan
"Ajak Mami sama Adik ya sayang" Kata Arjuna
Alan pun menghampiri Maminya yang tengah mengerjakan pekerjaannya itu, Hana Yang menatap putranya itu segera menghentikan aktivitasnya,ia langsung memeluknya si gembul yang mirip dengannya, sedangkan Aluna mirip sekali dengan Arjuna, mungkin memang seperti itu ya.
"Mami yuk jalan" Ajak Alan
"Mau jalan kemana sayang" Tanya Hana
"Kemana aja mami" Kata Alan
Selama 2 tahun pernikahan mereka, Mama dan Adik-adiknya Arjuna tidak pernah menjenguknya, bahkan mereka bisa dikatakan tidak akur, Ketika Hana Hamil si kembar, mereka berniat mendorong Hana agar Hana keguguran dan akan membuat cerita palsu agar Arjuna menceraikannya, Untungnya Kandungan Hana kuat, Saat itu Hana sangat khawatir apabila terjadi apa-apa dengan janinnya, sungguh tega bukan Mereka, Bagaimana jikalau Janin yang Hana kandung tidak bisa diselamatkan, Mungkin tidak ada si kembar yang hadir di dalam pernikahan mereka.
__ADS_1
Kenapa mereka tidak suka dengan Hana, kenapa selalu berusaha memisahkan kami, apa yang mereka inginkan, Untungnya Arjuna percaya dengan yang Hana katakan.
"Siap-siap ya nak, adik juga" Kata Hana
Alan dan Aruna pun langsung kembali ke kamarnya, Hana menatap Arjuna, Mungkinkah salah dirinya menjadi istri Arjuna.
"Sampai kapan Mama dan Adik-adik kamu Terus tidak menyukaiku mas, Pernikahan kita sudah 2 tahun dan anak-anak juga sudah hampir 2 tahun, apa mereka tidak ingin bertemu dengan anak-anak kita" Kata Hana
"Sudahlah anggap saja mereka tidak pernah ada, Mas gak mau dia mencelakakan kamu lagi, seperti dulu waktu kamu hamil si kembar" Kata Arjuna
"Setidaknya mereka juga harus tau bahwa kita sudah ada si kembar" Kata Hana
Sedangkan Dirumah Arjuna
Andinila dia sekarang berusia 19 tahun, Andinila dipaksa untuk menikah muda oleh mamanya, padahal Anindito sendiri belum menikah,Tapi mama sudah menyiapkan calon untuk keduanya.
"Ini adalah calon Anindito namanya Vara" Kata Mama
"Tapi ma dito" Kata Anindito
"Pernikahan kamu seminggu lagi" Kata Mama
Anindito hanya pasrah,ia tau Vara adalah gadis yang baik, mungkin ini takdirnya bersama vara, sedangkan calon Andinila berusia 30 tahun, dia pernah menikah namun ditinggal oleh istrinya saat melahirkan putri mereka, Andinila awalnya menolak tapi mama terus saja memaksa.
Semingguan pernikahan Anindito dengan Vara, Arjuna dan Hana turut hadir, namun tidak lama mereka harus segera pulang, lalu dua Minggu kemudian pernikahan Andinila dan Febri, Arjuna tidak bisa mencegahnya toh selama ini Andinila tidak mau mengikuti sarannya.
Ditempat Febrian
"Aku tidur dimana mas" Kata Andinila
"Dikamar lah mau dimana lagi, Jagain tuh Rosa awas sampai kenapa-kenapa" Kata Febrian
Menikah dengan Febrian mungkin adalah tantangan bagi Andinila karena dirinya biasa dimanja lalu sekarang harus mengurusi suami dan anaknya, mau tidak mau Andinila juga harus siap.
Febrian memeluknya, membuat Andinila ingin menolaknya,tapi Andinila sadar bahwa Febrian adalah suaminya, kenapa sifatnya Sebentar berubah, Ia jadi takut dengan suaminya ini, menikah muda bagi Andinila,tapi bagi Febrian adalah Andinila adalah segalanya ia akan menjaganya agar tidak kehilangan untuk yang kedua kalinya, sudah cukup kehilangan istri pertamanya, memang sengaja Febrian bersikap menjengkelkan agar tau bagaimana Andinila Sebenernya, awalnya ia juga ragu menikah dengan gadis 19 tahun ini, apalagi dirinya terkenal manja dan tidak bisa apa-apa,itu yang menjadi tantangan buat Febrian ia harus membimbing istrinya menjadi lebih baik lagi.
__ADS_1