
Hana semakin dibuat bingung dengan Arjuna, menjadi dirinya sangat kepo, apa pekerjaannya, Arjuna terlihat santai tidak melakukan apapun,apa Hana saja yang tidak tau akan hal itu, mungkinkah mereka sudah menikah tidak ada yang agan ketahui.
Arjuna yang baru bangun, ia menatap sekelilingnya Dimana istrinya,sepagi ini sudah hilang, bukanya sekarang libur, kenapa dirinya ilang, Arjuna pun akan mandi, Handuk dan kemeja dan jasnya sudah disiapkan di sofa, pengertian memang istrinya itu tanpa Arjuna suruh dia langsung menyiapkan kebutuhannya, setelah selesai mandi dan bersiap-siap Arjuna turun, namun ketika dari tangga ia mencium bau masakan, Mungkinkah Hana memasak.
"Selamat pagi mas" Kata Hana
"Kamu masak, Masak apa " Tanya Arjuna
"Cuma Ayam, sama tumis kecambah dan beberapa lauk lainnya, aku pengen tumis kecambah mas" Kata Hana
"Aku juga suka, ayo sarapan" kata Arjuna
Arjuna Dan Hana pun sarapan bersama, Memang Arjuna akan selalu menyempatkan untuk makan malam dan sarapan bersama istrinya, makan siang Berharap Hana bawain bekal untuk dirinya.
Selesai Sarapan, Arjuna pamit Kepada istrinya akan ke kantor namun dirinya akan kerumah sakit, karena ada pasien, Lanjut kalau udah Arjuna akan ke kampus, Hana tidak mengetahui bahwa suaminya, Adalah Seorang Dokter Spesialisasi Muda dan Dosen di kampusnya lalu Juga CEO.
"Hati-hati mas" Kata Hana
Hana jadi semakin penasaran, Ia mencari data tentang suaminya, toh sudah menikah tetap saja membuat Hana Sangat ingin tahu, ternyata Hana menemukan fakta yang tidak ia ketahui, Astaga selama ini suaminya Seorang dokter dan Dosen, dosen di kampusnya lagi, tapi selama Hana ke kampus tidak bertemu dengannya.
Sedangkan di tempat lain, Arjuna berpapasan dengan Fandy, ya Fandy adalah mantan pacarnya hana, kali ini mantan pacar dan suaminya bertemu.
"Ada urusan anda disini" Tanya Arjuna
"Betul sekali pak, saya ada urusan bapak sendiri" Tanya Fandy
"Saya adalah seorang dokter dirumah sakit ini, Saya buru-buru saya duluan" Kata Arjuna
Dokter dirumah sakit yang ia dirikan bersama Temannya ralat tepatnya temannya ada saham disini, Tio abdi Giovanni dia adalah Sahabat Arjuna, sekaligus pemilik 5% saham rumah sakit ini.
"Pengantin baru, baru datang Aja" Kata Tio
"Apa sih ada aku buru-buru" Kata Arjuna
Setelah selesai, Arjuna pun menuju Kampus, Ia akan mendapatkan tugas untuk mengajar semester depan, sepertinya akan mengajar juga di kelasnya Hana.
Ketika di dalam parkiran, Tiba-tiba Arjuna di datangi oleh salah satu mahasiswinya, Siapa dia, sepertinya dia menyukai Arjuna.
__ADS_1
"Pak Juna, ini ada kue buat bapak" Kata Rosalina
"Hah apa maksud kamu" Tanya Arjuna
"Terimalah kue ini bapak, setidaknya bapak terima cinta saya" Kata Rosalina
"Mana mungkin saya menerima cinta kamu" Kata Arjuna
"Tidak ada yang tidak mungkin selagi kita berusaha" Maya Rosalina
"Berusaha untuk apa" Tanya Arjuna
"Berusaha saling menerima satu sama lain" Kata Rosalina
"Lebih baik fokus kuliahmu" Kata Arjuna
"Fokus cintanya bapak aja, biar saya semangat" Kata Rosalina.
"Jangan ngaco kamu, udah saya banyak kerjaan " Kata Arjuna
"Kalau mau mengharapkan Pak Juna tuh Lo seharusnya ngaca, pak Juna kan gak suka orang yang terlalu sama dia" Kata Zero
Kenapa Zero tau? karena Zero adalah Adik Sahabatnya Arjuna, Leo dia adalah kakak dari zero, bahkan zero juga tau bahwa Arjuna sudah menikah,namun dia belum tau persis mana istrinya.
Rosalina pun kesal, ia langsung meninggalkan Zero dan menuju Genk Cucuy, Yang beranggotakan Rosalina, Tiara, Delisha, dan Vita, Yang mereka terkenal sangat sombong di area kampus.
"Plis gue harus gimana lagi" Kata Rosalina
"Apa sih, Masih Misi Mengejar Cinta Pak Juna" Tanya Tiara
"Dia benar-benar gila" Kata Delisha
"Daripada sama pak Juna,Lo sama adiknya" Kata Vita
Sedangkan Ditempat Lain, Hana pun menuju Boutique, kenapa karena ia akan menghabiskan waktu liburannya untuk mengurus butik, selain butik juga ada salon yang Hana kelola, Bahkan juga Hana membuka cafe-cafe yang diminati anak muda golongannya.
"Kenapa gak liburan " Tanya Riris
__ADS_1
"Kan udah kemarin,suami kerja jadi aku ngikut kesini mbak" Kata Hana
Dia adalah mbak Riris, Asisten Hana usianya lebih muda dari Hana, Tapi mereka sangat se dekat dan se frekuensi, Mbak Riris ini tergolong pendiam bahkan ia juga tidak punya pacar.
"Mbak mau aku kenalin sama adik aku" Tanya Hana
"Gak ah mbak takut" Kata Riris
"Ayolah mbak" Kata Hana
Hana menelfon Tristan untuk segera ke Boutique, kenapa ia akan mengenalkannya kepada Mbak Riris , Tristan pun yang sampai disana langsung mencari Hana, karena boutique sangat rame ya jadi Hana sulit di cari.
"mbak Hana ada apa" Tanya Tristan
"Mbak cuma mau kenalin kamu, sama mbak Riris" Kata Hana
Tristan menatap Riris, Namun Riris mengalihkan pandangannya, jujur saja Tristan jatuh cinta pada pandangan pertama, Namun sepertinya sulit untuk Riris menerimanya, karena Dilihat dari penampilannya Riris adalah Gadis yang Solehah, sedangkan Tristan adalah pria yang terkadang tipe Badboy.
"Mbak ini adalah adik aku, Tristan" Kata Hana
"Saya tidak ingin pacaran Hana,tapi saya ingin Langsung menikah saja, agar kami kenal disaat sudah sah" Kata Riris
"Gimana mau gak, tapi dia mau langsung nikah" Kata Hana
Menarik Gadis tersebut bagi Tristan,iya pun mengiyakannya,dan mengatakan akan membawa Riris untuk bertemu orang tuanya,nanti sebaliknya Tristan akan menemui orang tuanya, Tristan pun pamit karena ada urusan perkejaan.
"Tampan kan, Dia adik aku mbak, Siapkan diri mbak besok, kan besok mbak ketemu sama tanteku,mau dijemput disini atau dirumah" Tanya Hana
"Disini saja ya han, mbak masih bingung" Kata Riris
"Oke berati mbak besok tunggu disini" Kata Hana
Misi Hana berhasil, Menjodohkan Tristan dengan mbak Riris, Semoga mereka berjodoh, Hana berharap dirinya dan mbak Riris bisa menjadi keluarga.
Hana pun pulang sebelum suaminya pulang, Ia sudah membersihkan rumah, memasak untuk suaminya, Hana sambil menunggu ia pun langsung mandi dan bersiap-siap, tentunya ia mengenakan parfum yang akan membuat suaminya klepek-klepek.
Arjuna memasuki rumah dengan lelah sekali,namun ia disambut oleh istrinya menjadi rasa lelahnya kini, Hana segera mencium Tangan suaminya, Dan menyuruhnya untuk mandi, Arjuna pun Mengiyakannya ia segera mandi lalu akan makan istrinya, Arjuna memuji istrinya cantik, Hana memang cantik ia sengaja Berdandan,kenapa agar menyambut suaminya dan suaminya tidak bosan dengannya.
__ADS_1