
5 Bulan Kemudian Pernikahan Fina dan Tito Yang membuahkan Hasil, Fina Kini hamil 4 Bulan cepat bukan karena mereka selalu aktif di malam hari, Tito sangat bahagia mengetahuinya karena selama ini dia menantikan kehadiran seorang anak dari Fina.
Sedangkan Dikamar Arista, Ayra berpamitan karena akan pulang kerumahnya Abi Hendry, Setelah 4 Bulan disini,Jujur Saja Arista sangat bersedih sudah lama bersamanya kini harus berpisah, Awalnya tito membujuknya agar disini saja tapi Ayra rindu Hendry, Sangat beruntung bagi Fina tidak perlu lagi dia disini.
"Kata Mama Abi yang akan berubah,Tapi aku merasakan Mama juga berubah" Kata Ayra Dalam Hati
Kini Fina dan Tito mengantarkan Ayra kerumah Hendry yang baru, Hendry dan Anindita mereka tinggal dikota sekarang, karena Kerjaan mereka yang ada di kota mengharuskan mereka berpindah, Jujur Saja Fina iri kenapa karena rumah yang sekarang Hendry tempati sangat bagus dan mewah dibandingkan rumahnya Tito.
"Ayra, Mbak Fina silahkan masuk" Kata Anindita
"Siapa dek" Tanya Hendry
"Mbak fina dan suaminya mas" Kata Anindita
Hendry Segera keluar menemui mereka, Ayra langsung berlari memeluknya, Hendry sangat merindukannya bayangkan saja 4 bulan tidak bertemu dengan putrinya, walaupun disini ada putranya yang berusia 5 bulan, tapi bagaimana Ayra adalah putrinya.
"Kami langsung pulang saja mas" Kata Fina
__ADS_1
"Oh oke terimakasih" Kata Hendry
Setelah kepulangan Fina dan Suaminya kini Ayra banyak bercerita dengan Hendry,tapi mengapa ketika Anindita duduk disamping Hendry langsung Ayra tidak mau bercerita.
"Nak sebenarnya ada apa, Apakah Umi memarahi Ayra hingga Ayra seperti ini" Tanya Hendry
"Kata Mama Abi berubah semenjak ada umi dan adik, Abi gak sayang Ayra lagi" Kata Ayra
"Kata siapa Abi gak sayang Ayra, Abi sayang banget sama Ayra, Nak Kehadiran Umi dan Adik itu adalah Anugerah, Kita harus bersyukur sekarang Ayra ada temennya kan ada adik dan umi, Apalagi kalau Ayra sekolah ada yang nganterin" Kata Hendry
"Sungguh Abi tidak berubah,Abi masih sayang Ayra" Tanya Ayra
Kini Ayra memeluk Anindita, Sungguh Anindita tidak bisa membendung Air Matanya, Benar dugaannya selama ini mbak Fina lah yang berbicara tidak benar kepada Ayra.
"Maafin Ayra umi, Ayra sudah sempat tidak suka dengan umi" Kata Ayra
"Gpp sayang, Sudah jangan dipikirkan" Kata Anindita
__ADS_1
Sedangkan Dirumah Fina, Kini Tito tidur di pangkuannya sambil mengelus perutnya, Bahagia sekali mendapatkan suami yang seperti Tito yang selalu pengertian, Hendry dulu juga pengertian dan selalu siaga saat Fina hamil Ayra.
"Papa Gak sabar nak, nungguin kamu lahir terus punya adik lagi" Kata Tito
"Mas ini aja belum lahir, udah rencana mau buat Adiknya " Kata Fina
"Banyak Anak banyak Rezekinya sayang, gpp" Kata Tito
"Udah 3 loh mas, mau 4 ini kan masak mau 6 sih " Kata Fina
"Mas pengen punya anak kandung dari kamu 3 sayang" Kata Tito
"Mas yang penting mereka semua akur dan bisa menerima saja mas" Kata Fina
Sedangkan Kini Hubungan Ayra dan Anindita mulai membaik, Bahkan Ayra sangat dekat dengannya dan mulai mau bermain dengan adiknya, Hendry yang melihatnya bahagia akhirnya kini mereka bisa akur,siapa yang sangka bahwa adanya perpecahan karena disebabkan oleh omongan Fina yang tidak masuk akal.
"Mas Mbak Ray mau kesini" Kata Anindita
__ADS_1
"Ya gpp dong suruh kesini aja sayang " Kata Hendry
Kedatangan Raynelle dan Tristan pun Sangat disambut heboh oleh keponakannya, Ya Randy bayi kecil yang imut itu.