Cinta Ataukah Permainan?

Cinta Ataukah Permainan?
Liburan Atau Honeymoon


__ADS_3

Pagi harinya, Hana bangun terlebih dahulu lagi-lagi yang Hana tatap di pagi harinya adalah wajah suaminya, Ganteng juga wajahnya, setelah asik memandangi wajahnya, Hana cuci muka langsung turun kebawah menyiapkan sarapan.


Apa kesukaannya di pagi hari? minum kopi? atau teh, Hana tidak tau kebiasaannya, Bagaimana ini dirinya masih tidur mana tega Hana membangunkannya, Jika dilihat Arjuna memang orang yang sangat Bertanggung Jawab, dirinya tidak pernah bermain-main ketika ingin serius Dengan seseorang.


"Astaga udah bangun sayang" Kata Mama Livi


"Hana bantuin ya ma" Kata Hana


"Tumben Banget anak mama mau bantuin" Kata Mama Livi


"Bagaimana nanti kalau tinggal sama mertua,dan mertua tau kalau Hana gak bisa masak" Kata Hana


"Sayang jangan takut, dan jangan membantahnya kalau semisal ibu mertua ingin mengajarimu masak ya kamu harus Mengiyakannya" Kata Mama Livi


"Tapi Hana takut ma, bagaimana kalau galak" Kata Hana


"Jangan takut sayang, Mama yakin Hana bisa" Kata Mama Livi


Mama Livi memang selalu mengerti dirinya, Bahkan Bagaimanapun Hana Mama Livi tidak pernah Menyalahkan Hana, Bukan anak Kesayangan,Namun Dulu sebelum Hana lahir, Seharusnya Hana mempunyai dua Kakak laki-laki,Namun ternyata Adik Leo Meninggal Saat dalam Kandungan padahal Keesokan harinya Mama Livi akan melahirkan.


Hana yang melihatnya pun menjadi tanda tanya,mengapa mama menangis, Hana ada salah.


"Mama kenapa menangis" Kata Hana


"Mama teringat Abang kamu nak" Kata Mama Livi


"Maksudnya mama, kan bang Leo ada dirumah" Kata Hana


"Kamu punya dua Abang,namun Yang nomer dua tidak bisa mama gendong " Kata Mama Livi


"Maksud Mama, apa yang tidak Hana ketahui " Kata Hana


"Dulu waktu mama hamil Abang kamu, Mama kehilangannya saat di dalam kandungan, padahal Keesokan harinya waktu kelahirannya tiba, Mama sungguh sangat tidak pernah menyangka, mama menjaganya saat dia di dalam kandungan mama, Hingga mama putus asa, mama trauma, dan akhirnya papa menyadarkan mama, Sampai Beberapa Tahun lagi yaitu Waktu Hamil Kamu mama rasanya tidak ingin makan apapun,mama trauma, Hingga mama membiarkan janin yang mama kandung, Mama masuk rumah sakit karena kandungan mama lemah, untungnya kamu bertahan nak, jikalau kamu tidak bertahan mama tidak tau lagi, bagaimana hidup mama, mungkin mama akan merasa bersalah ketika mama kehilangan kamu" Kata Mama Livi


Hana menangis Mendengarnya, Bagaimana bisa yang terjadi dirumah ini Hana tidak tau, Bahkan papanya tidak menceritakannya, papa menghampiri keduanya,ada apa mereka menangis.


"Kenapa kalian" Tanya Papa Handy


"papa cerita tentang Abang " Kata Hana


"Aku menceritakan bahwa Raditya Meninggal Saat di dalam kandungan pa" Kata Mama Livi

__ADS_1


"Sayang jangan Di bahas lagi, Raditya tetap anak kita sama dengan Leo maupun Hana, Dia sudah tenang disana, mana mungkin dia mau melihat keluarganya bersedih " Kata Papa Handy


Akhirnya Mama Livi tersenyum ia merangkul putrinya,dan mereka akan masak bersama lalu disusul oleh Anna, Istri Leo, Leo dan Anna sudah menikah 2 bulan, Mereka seumuran makanya terkadang ego mereka masih tinggi.


"Pengantin baru udah disini" Kata Anna


"Apa sih kak an, Sini" Kata Hana


Hana dan Anna mereka memang cepat akrab, tidak selayaknya ipar melainkan selayaknya adik kakak kandung, ya walaupun Anna adalah kakak iparnya, setelah selesai masak, dan masakan tertata rapi di meja makan, Hana pamit untuk ke kamar, ia ingin melihat apakah Arjuna sudah bangun atau belum.


"Darimana Han" Tanya Arjuna


"Aku memasak, oh ya mas mau kopi atau teh" Tanya Hana


"Kopi aja Han, saya sebentar lagi turun" Kata Arjuna


"Aku tunggu dibawah ya mas, segera turun kita sarapan" Kata Hana


Hana segera turun kembali, membuat kopi dirinya bisa, Masak bisa tapi tidak bisa jikalau masakan yang belum pernah ia pelajari,kopi buatan menjadi favorit bagi papa dan abangnya Leo, Mengapa Karena Hana Produksi sendiri kopi, Tidak menyangka bukan? Memang Hana kelihatannya tidak melakukan apa-apa,namun ternyata dia mempunyai banyak bisnis.


Arjuna turun, Ia menatap Hana Yang sedang di dapur, lalu ia menyusulnya,Arjuna bertanya-tanya dimana Mertuanya, Hana pun kaget melihat Arjuna Disampingnya.


"Ngapain mas disini" Tanya Hana


"Semua ada di taman belakang mas" Kata Hana


"Oh ya kenapa kau masih disini" Kata Arjuna


"Apa kamu tidak melihatnya,aku sedang bikin kopi" Kata Hana


"Masih pagi neng, jangan galak-galak" kata Arjuna


Ada apa dengan Arjuna, mengapa ia senang melihat istrinya Galak dan marah, Lebih suka lagi apabila Hana cerewet kepadanya, Hana ngambek ia menyukainya,tentang Hana Arjuna sangat menyukai Gadis ini.


"Bawain dong" Kata Hana


"Kau menyuruh saya" Tanya Arjuna


"sebagai suami yang baik" Kata Hana


"Bisa aja merayunya" Kata Arjuna

__ADS_1


Hana jalan terlebih dahulu, Kini Arjuna membawa Nampan berisi kopi, Hana sengaja menyuruh suaminya itu.


"Hana kok Arjuna yang bawa" Kata Papa Handy


"Hehe Hana minta tolong tadi" Kata Hana


"Gpp pa, mungkin Hana capek" Kata Arjuna


"Astaga sini nak, taruh sini" Kata Mama Livi


"Heran Arjuna mau aja disuruh hana" Kata Leo.


"Ya kan disuruh istri sendiri bang" Kata Arjuna


Hana duduk disamping Arjuna, Memang begini sepertinya Mama duduk disampingnya papa dan Kak Anna disamping bang Leon, Arjuna menawarkan Honeymoon kepada hana, dan Hana menyetujuinya.


"Papa mama, besok kami akan berangkat ke kota y, untuk honeymoon" Kata Arjuna


"Cucu otw nih ma" Kata Papa Handy.


"Yang lama pulang-pulang jadi" Kata Leo


"Mama berharap nih" Kata Mama Livi


Hanya Anna yang diam, Bahkan satu tahun pernikahan, Leo masih saja sama, dirinya tetap diam tidak mau menyentuh dirinya, Mama Livi juga kadang-kadang sinis kepadanya, entah mengapa yang membuat mereka berubah,Hana tidak berubah ia sama seperti dulu.


Leo sudah mengetahuinya, Bahwa Istrinya menjalin hubungan dengan Temannya sendiri dibelakangnya,maka dari itu Leo tidak ingin menyentuhnya, untuk apa dia menyentuh yang bekas temannya, Jujur saja Leo merasa dikhianati, bagaimanapun jikalau Anna hamil sebelum ia menyentuhnya, ia lihat saja nanti.


Orang Tuanya juga mengetahuinya, Mereka tau namun mereka pura-pura tidak tau saja, toh akan tau semuanya, Kini Anne segera menuju kamar mandi entah mengapa Anne merasa mual, Leo tersenyum licik kebohongannya akan segera terbongkar bukan.


"Bang susul kan anne Kata Hana


"Gak perlu, tunggu aja apa yang akan terjadi " Kata Leo


"Mungkinkah Kalau sebentar lagi bang Leo akan menjadi ayah" Kata Hana


"Aku akan menjadi ayah dari anak kandungku sendiri" kata Leo


"Anak aku nanti gak dianggap anak dong" Kata Hana


"Anak kamu ya sama aja anak Abang Hana" Kata Leo

__ADS_1


Tidak ada yang tau, Bahwa Arjuna adalah dokter spesialis muda, Bahkan dirinya juga dosen di kampus X, Kampus Hana, tidak tau apabila suaminya adalah seorang dosen di kampusnya.


__ADS_2