
Kini Farah sudah berada ditempat kerjanya,dimana Disisi sudah ada Kakak adik tersebut, Entah mengapa Farah sangat gelisah, Keenan dan Kelvin sedang berada di kantor,tumben bukan Kelvin mau ke kantor kakaknya ini.
"Loh Farah kok sudah masuk saja, bukanya cuti masih lama" Tanya Keenan
"Saya mendapatkan Telfon dari kantor pak, maka dari itu saya segera masuk" Kata Farah
Kelvin hanya membuang muka, ia tidak ingin ikut di kantor abangnya ini, tapi si Keenan memaksanya,
"Oh ya Kelvin kenalin ini Farah, dia Yang akan menjadi calon istrimu nanti" Kata Keenan
Kelvin menatap Farah dari atas kebawah, mungkinkah Kelvin harus bersanding dengannya,apa kata mantan pacarnya nanti, Mungkinkah dia harus menyuruh kakak iparnya untuk me make over Farah, Apakah Keenan sengaja memilih calon yang biasa saja untuk dirinya.
"Lusa kami akan datang, untuk melamar kamu Farah, persiapkan ya" Kata Keenan
"Tapi pak, belum tentu bapak Kelvin setuju dengan pernikahan ini, dan saya pun belum mengatakan setuju" Kata Farah
"Farah kalian mau pacaran terlebih dahulu, terlebih umur adikku bukan Muda lagi, sebaiknya secepatnya melangsungkan pernikahan, oh ya kamu besok bisa pulang, bicarakan kepada keluargamu tentang kami yang akan melamar kamu" Kata Keenan
"Pak Kelvin bicaralah, mengapa anda diam" Tanya Farah
"Mau bicara apa lagi, Kita ikuti saja" Kata Kelvin
Farah menatap Kelvin yang seenaknya mengiyakannya, ini bukan permainan bukan, Farah sangat bingung harus bagaimana, jikalau keluarganya menolak lamaran ini bagaimana, Farah pun meminta izin untuk keluar, ia pun menghubungi abangnya.
Setelah pesanannya semua terbaca,dan menunggu balasannya, memang si Abangnya jarang sekali membalasnya,tapi abangnya langsung menelfon dirinya, Farah menceritakan semuanya, Hendry pun terkejut mendengarnya, bagaimana bisa lamaran dadakan sedangkan kami tidak mengenal calon suami farah.
Sedangkan Dirumah Hendry akan berusaha bicara soal calon Farah ke orang tuanya, Anindita yang menatap kegelisahan pada diri suaminya pun bertanya-tanya mengapa dirinya.
"Umi Farah tadi nelfon, Farah mengatakan lusa calon suami farah akan melamarnya, jadi besok Farah pun akan pulang umi" Kata Hendry
"Apapun keputusan Farah, umi akan mendukung nak" Kata Umi Siti Innayah
"Tapi bagaimana dengan Abi umi, mungkinkah Abi akan menerima lamaran dari seseorang yang akan Melamar Farah tersebut" Kata Hendry
"Umi yang akan bicara nak, kamu tenang saja, pikirkan istrimu dan putrimu saja, biar kali ini umi yang akan membicarakannya dengan Abi" Kata Umi
__ADS_1
Ayra menghampiri Anindita yang tengah menatap ponselnya, Bagaimana ini tidak mungkinkah Anindita bisa kerumah orang tuanya, Anindita sangat merindukannya.
"Umi melamun " Tanya Ayra
"Tidak nak" Kata Anindita
"Lalu umi kenapa" Tanya Ayra
"Umi gpp" Kata Anindita
Sedangkan disebuah Kantor, Kelvin menghampiri Farah, Farah tidak berani menatap mata Kelvin ia memutuskan untuk mendudukkan dirinya.
"Saya harap, pernikahan ini tidak terlaksana, lebih baik kamu bersama orang yang tetap, dibandingkan harus bersama saya,saya mencintai seseorang, kalau kamu sanggup tidak mendapatkan cinta ataupun kasih sayang dari saya, tidak apa-apa kita jalani saja pernikahan ini" kata Kelvin
"Tapi pak, mengapa tidak lama-lama Bapak akan mencintai saya kan" Kata Farah
"Tidak semudah itu Farah, bagaimana jikalau orang dimasa lalu saya kembali dan saya kembali kepadanya " Kata Kelvin
"Saya tidak akan melepaskan bapak, karena bapak milik saya sepenuhnya jikalau bapak sudah menikahi saya, toh dia hanya masa lalu tapi nantinya saya adalah istri sah bapak kan" Kata Farah
"Setidaknya kita jalani pak, pernikahan bukan hal yang main-main,saya menginginkan pernikahan hanya sekali dalam hidup saya, tapi jikalau takdir memang berkata lain, saya siap jikalau nanti berpisah dengan bapak, asal sampai kita saling menyayangi dan mencintai, dan sampai ada kehadiran anak di pernikahan kita" Kata Farah
Kelvin heran dengan gadis di depannya,mengapa dirinya sangat kekeh dengan pendiriannya,apa yang dia lihat dari Seorang Kelvin, Dan Kelvin ia mencintai Tiara, kekasihnya Bagaimana kehidupan pernikahan akan terjadi, sedangkan disalah satu adalah pilihan keluarga, disalah satu pilihannya.
"Bagaimana kalau orang tuamu tidak merestui kita" Tanya Kelvin
"Apapun rintangannya saya akan selalu disamping bapak, dan akan melewatinya bersama,saya tidak memandang bapak dari kekayaan yang bapak miliki, ketampanan yang bapak miliki,atau apapun itu, saya tulus ingin menjadi mendamping hidup bapak, Saya ingin menjadi teman hidup bapak, disaat susah maupun senang" Kata Farah
Kini Dengan Kegigihan Farah membuat Kelvin merasa tertantang Ingin mengenal Farah lebih dekat, bagaimana tidak Farah tidak seperti yang ia bayangkan,Farah lemah lembut santun, Bahkan dirinya juga adalah istri idaman.
Setelah perjumpaan mereka, Farah pun kembali pulang kampung,kini Tiket pesawat Ia dibelikan oleh bapak Keenan mengapa? Farah pun tidak tau, Tau gitu Farah tetap dirumah saja.
Mama Lilis dan Papa Yudo pun sangat senang mendapatkan kabar bahwa putra bungsunya setuju dengan pilihannya, Bahkan mama Lilis belum bertemu langsung dengan Farah, Hanya Keenan menunjukkan Foto Farah saja.
"Akhirnya pa kita berhasil " Kata Mama Lilis
__ADS_1
"Semoga menantu kita bisa sabar menghadapi Kelvin ya ma" Kata Papa Yudo
"Lusa kita Melamar Farah untuk Kelvin pa" Kata Keenan
"Mama tidak sabar nak, Mama harap pernikahan akan secepatnya dilangsungkan " Kata Mama Lilis
"Atur saja pa ma, Kelvin ngikut saja" Kata Kelvin
Benar saja Lamaran dan Akad nikah akan berjarak satu Minggu, Kenapa dipercepat,karena tidak ingin terlalu lama, Sedangkan Kini pesawat yang ditumpangi Tiara sudah mendarat di bandara Kota X, Tiara ingin bertemu Kelvin, setelah 2 tahun mereka tidak bertemu.
"Kelvin" Kata Tiara
"Hai apa kabar sayang" Kata Kelvin
"Aku baik sayang, aku rindu kamu" Kata Tiara
Tiara memeluk Kelvin, Kelvin hanya membalas pelukannya,dan menatap Tiara yang selalu ia nantikan.
"Seandainya kamu tau Tiara, kepulangan kamu yang aku nantikan tapi kini kamu akan menyaksikan Pernikahanku" Kata Kelvin dalam hatinya
"Kelvin, Kamu tidak merindukan aku" Tanya Tiara
"Aku merindukanmu, Kenapa tidak mengabari aku, Mendadak sengaja kasih surprise " Kata Kelvin
Tiara Anandea Rinjani Adalah Namaku, Aku yang masih berusia 25 Tahun, Aku adalah kekasih Kelvin dari 2 tahun yang lalu, Kelvin Sangat mencintai aku, dan aku juga begitu, Aku adalah Anak tunggal, Kelvin berjanji akan menikahi aku, Tapi sampai sekarang dirinya tidak membuktikannya,Harus apakah aku, Dikenalkan ke orang tuanya saja belum, so sampai disini saja perkenalan aku.
"Kamu kapan ngenalin aku Kelvin" Tanya Tiara
"Sabar, Aku pasti ngenalin kamu" Kata Kelvin
"Kamu serius gak sih sama aku, 2 tahun kita pacaran loh, kamu sudah aku kenalin ke keluarga besar aku, tapi aku sebaliknya kamu gak ada niatan sama sekali Kelvin " Kata Tiara
"Kamu bisa sabar gak sih tiara, emang segampang itu, gimana kalau papa mamaku gak setuju sama kamu gimana" Tanya Kelvin
Tiara menatap Tajam Kelvin, Bisa-bisanya dia seperti itu, mengapa Kelvin seperti ini terus-menerus, Apa sih artinya Tiara di hidup Kelvin.
__ADS_1