
2 Hari yang lalu, Hana dan Arjuna telah kembali dari Honeymoon, Kini Arjuna berpamitan untuk membawa Hana tinggal dirumahnya, Awalnya Hana Ragu Ingin ikut dengannya,Tapi Mama Livi memaksanya, Karena bagaimanapun Arjuna adalah suaminya.
Hana berpamitan kepada orang tuanya, Dan abangnya, Sungguh Tidak rela berpisah dengannya walaupun Hana sudah pernah jauh dari mereka, tapi ini beda Hana harus ikut suami tinggal di kota z.
Hana dan Arjuna mereka memilih naik kereta,Hana bingung harus bahagia ketika sudah tiba dirumah Arjuna, ia takut apabila mereka tidak menyukainya, Arjuna tidak menghubungi siap-siap untuk menjemputnya,ia tidak ingin merepotkan orang lain, Hana menghubungi Dzikri untuk menjemputnya menggunakan mobilnya, Dengan Maksud Mobil Hana pakai.
Sesampainya di stasiun kota z, Dzikir menghampirinya, Arjuna kaget melihat Dzkiri me gala dirinya kesini, Dzkiri menyerahkan kunci mobilnya,Hana pun menerimanya l, Lalu Dzikri pamit kepada mereka.
"Ayo Mas" Ajak Hana
"Mobil siapa itu" Tanya Arjuna
"Menurut mas, ini mobil aku mas, niatku pulang liburan, diantar Tristan dan mobil aku taruh dirumah Tante Dira" Kata Hana
Arjuna heran bagaimana bisa Hana mempunyai mobil, apalagi mobil yang Arjuna tau harganya sangat mahal, 4 Mobil Arjuna ia taruh dirumah Barunya,kenapa ia tidak ingin Keluarganya memakai barangnya apalagi mobil itu ia beli dengan uang hasil kerja kerasnya, Jadi memang disana pun tidak ada mobil dirinya.
"Kan gak ada yang jemput,jadi aku berinisiatif ya menyuruh Dzkiri" Kata Hana
"Oke gpp, Ayo pulang" Kata Arjuna
Arjuna yang Menyetir, Ia tidak ingin mengajak Hana tinggal lama-lama dirumah keluarganya,Karena dirinya sendiri tidak betah, lebih nyaman dirumah sendiri,ia takut bahwa keluarganya nanti membuat Hana tidak nyaman, Sesampainya dirumah Arjuna, Hana semakin gugup,pertama kalinya dirinya menginjakan kakinya dirumah mertuanya, Arjuna tau bahwa Hana mungkin belum siap, Ia memengang tangan Hana, lalu membawanya masuk, dan tak lupa dengan barang-barang mereka, masalah barang-barang Nanti saja.
"Wah baru datang, Selamat datang Hana" Kata Mama
"Apa kabar Ma" Kata Hana
"Mama baik, kok ngabarin kami sih Arjuna" Kata
Arjuna membuang muka, kenapa bisa drama seperti ini, Bibimi yaitu Asisten rumah tangga sekaligus yang sudah merawat Arjuna dari kecil, hanya menatap mereka, Ia tau Tuan mudanya itu tidak nyaman, Terlihat kegelisahan di matanya, Bibimi paham karena dari kecil Arjuna selalu dekat dengannya sudah seperti putra sulungnya.
Andinila menghampiri mereka, ternyata Abangnya beserta istrinya sudah datang, ia harus berpura-pura baik dengannya, Agar Abang tidak curiga apabila dirinya menyukainya.
"Hai kak" Kata Andinila
"Iya hai" Kata Hana
__ADS_1
Arjuna selalu mengawasi mereka, karena bisa jadi tidak ada Arjuna, mereka akan membuat Hana tidak nyaman.
"Kami capek, mau istirahat, Ayo han" Ajak Arjuna
Hana hanya mengiyakannya saja, Tapi Andinila berusaha menahannya, Arjuna tidak akan membiarkan istrinya sendiri walaupun dirumah sendiri.
"Dilain hari bisa, mengobrol kan" Kata Arjuna
Kini Hana dan Arjuna memasuki kamar Arjuna, Luas sekali kamarnya, Tapi Arjuna malah packing, Hanya bertanya-tanya mau kemanakah lagi mereka.
"Mas kita mau kemana" Tanya Hana
"Kita pindah ke rumahku " Kata Arjuna
Setelah selesai Packing barang miliknya,kini Arjuna mengajak Hana untuk segera pulang,mama dan Andinila terkejut melihat mereka, tidak ada yang ketinggalan, Barang-barangnya yang ia beli hasil kerja kerasnya selama ini ia bawa, mama berusaha menahannya tapi Arjuna tau itu hanya omongan belaka.
"Bibimi kami pamit ya, kenalin ini istri aku, Hana" Kata Arjuna
"nyonya muda sangat cantik ya, semoga selalu diberi kebahagiaan dan cepat diberikan momongan, langgeng sampai maut memisahkan" Kata Bibimi
"Kami pamit, kami akan sering kesini kok" Kata Arjuna
"Kenapa kita buru-buru mas, bukannya kita akan tinggal dirumah Mama" Tanya Hana
"Nanti kamu akan mengetahuinya, belum waktunya aku bercerita" Kata Arjuna
"Ada yang mas sembunyikan,atau mas pendam, mas bisa cerita" Kata Hana
"Sampai rumah aku ceritakan" Kata Arjuna
Ternyata perjalanan dari rumah mama, menuju Rumahnya 30 menit, mungkin rumah Arjuna ke rumah Tante Dira juga 25 menitan, Hana terpana ketika mobilnya memasuki halaman rumah yang sangat mewah dan besar, disana terparkir rapi 4 mobil dan 3 sepeda motor yang mode terbaru, mungkinkah ini rumah Arjuna.
"Rumahnya siapa mas" Tanya Hana
"Rumah kita" Kata Arjuna
__ADS_1
"Apa rumah kita" Tanya Hana
Arjuna mengajaknya masuk, di dalamnya foto pernikahan mereka berdua telah terpasang di dinding,dan Foto Lamaran juga, namun ada foto keluarga, bukan keluarga Arjuna melainkan Ketika foto pernikahan bersama keluarga Hana.
"Kenapa hanya bersama keluarga aku mas, kok gak kamu pasang" Tanya Hana
"Itu tidak penting, biarkan,ayo ke kamar" Ajak Arjuna
Arjuna segera mengajaknya ke kamar,Hana terpana lagi ketika memasuki kamarnya, Warna yang ia sukai, Warna biru muda dan hiasan yang banyak warna purple, Bagaimana Arjuna tau warna yang ia sukai.
"Kamu suka kan" tanya Arjuna
"Suka banget mas, makasih loh ya" Kata Hana
"Semua ini buat kamu" Kata Arjuna
"Banyak boneka, mas tau aja kalau aku suka boneka" Kata Hana
Setelah puas mengajaknya berkeliling, Arjuna lapar, dan Hana langsung memasak, karena bahan di kulkas sudah full, Sepertinya Arjuna yang menyiapkan semua ini, sembari menunggu Hana memasak Arjuna akan mandi terlebih dahulu.
30 Menit, Makanan pun siap, Tertata rapi di meja makan, tinggal ia memanggil suaminya itu, Hana segera ke kamar,baru saja Arjuna selesai mandi dan masih mengenakan handuk, Hana segera memutar tubuhnya kembali.
"Kamu kenapa, bukanya sudah lihat semua, malu-malu" Kata Arjuna
"Tapi mas" Kata Hana
"Lucu ya, semoga saja Han kita segera diberikan kepercayaan ya" Kata Arjuna
"Semoga saja mas" Kata Hana
Hana baru ingat, memang ia sudah Melakukannya beberapa kali ketika Honeymoon kemarin, kemungkinan bisa jadi bukan, Hana sih berharap segera dikasih momongan,karena rumah sebesar ini kalau cuma berdua akan kesepian.
"Kamu belum datang bulan" Tanya Arjuna
"Aku sehari sebelum akad sudah selesai mas, dan saat kita melakukannya aku dalam masa subur" Kata Hana
__ADS_1
"Besok kita ke rumah sakit ya kita program hamil" Kata Arjuna
Sejujurnya Arjuna tidak ingin memaksakan, tapi ia tidak ingin istrinya kesepian, Tapi Hana malah semangat sekali, Arjuna memang pengertian walaupun sifatnya sangat cuek terkadang,kini mereka akan makan bersama,berdua saja dirumah Arjuna, tidak menyangka bukan sekarang Hana tidak perlu dalam pengawasan tantenya kini menjadi pengawasan suaminya,karena dirinya Tinggal bersama Arjuna, Jarak ke kampus dari rumah Hanya Tinggal Jalan Kaki, karena depan berhadapan dengan kompleks tidak perlu membawa mobil, bawa Vespa milik Arjuna saja, mengapa Arjuna sengaja membangun rumah yang dekat dengan Kampus, karena Agar dekat dengan istrinya saja dan dekat dengan rumah sakit, Rumah sakit itu ia dirikan sendiri hingga seperti sekarang.