Cinta Dalam Kecewa

Cinta Dalam Kecewa
pertemuan dengan andri


__ADS_3

Nayla berjalan gontai dan memilih menyusuri jalan setapak dikampung nya karena lebih sejuk dan banyak pepohonan rindang dibandingkan jalan desa yang terasa terik apalagi siang hari begini.


" Nayla...." suara seseorang memanggil dari arah belakang.


Nayla pun memutar badan nya berpaling menatap kearah datang suara itu yang sangat dia kenali tidak lain Andri, seorang lelaki yang menjadi kekasih hati nya selama satu tahun ini dan Dimana mereka pacaran diam-diam tidak ada yang mengetahui sampai tari sahabat karib nya pun tidak ia beri tahu.


" Andri.... ngapain kamu disini..." tanya Nayla kaget.


" nay....aku mau bicara sebentar...boleh..." ucap andri mendekat.


"aku gak bisa ndri ....aku harus cepat-cepat pulang..." ucap Nayla menolak dan berbalik hendak melangkah pergi.


"tolong nay.... sebentar saja..." ucap andri dengan wajah memelas kemudian menarik tangan Nayla.


"Andri ...tolong jangan kayak gini...aku gak mau dimarahi orang tua mu lagi..." ucap Nayla dengan suara sedih.


" nay...maafin aku..." ucap andri mencium tangan Nayla dengan lembut


" andri...aku harus pulang..." ucap nayla menarik tangan kembali.


"nay...ada yang ingin aku sampaikan sama kamu....bisa gak kasih waktu untuk aku sebentar saja...." ucap andri tidak mau melepaskan tangan Nayla.


"apa lagi yang mau kamu omongin...semuanya aku sudah tahu...kamu mau nikah kan sama bela anak pak lurah ....orang paling kaya dikampung kita .... orang yang paling cocok dengan status orang tua mu kan...." ucap nayla akhirnya lepas kontrol yang tadi berusaha bungkam untuk menjaga hatinya.


" nay....dari mana kamu tahu...." ucap andri dengan wajah terkejut membuat raut wajah nya menegang.


"itu tidak penting ndri.... sekarang diantara kita udah gak ada hubungan lagi....aku ucapkan selamat ya atas pertunangan kalian...." ucap nayla dengan mengusap air mata yang mulai menetes.


"nay...dengerin aku dulu....ayo kita bicara ditempat lain...aku ingin jelasin semuanya agar kamu gak salah mengerti aku ..." ucap andri menarik Nayla dari sana.


" nggak mau ndri...." ucap Nayla mulai memberontak.

__ADS_1


"aku janji nggak ngapa-ngapain kamu tenang aja...aku cuma mau bicara...." ucap andri melangkah cepat sambil memegang tangan Nayla yang terus berontak.


" kamu janji ya...." ucap nayla dengan muka berkerut berusaha percaya dan mengikuti langkah Andri membawanya kesebuah pohon yang ada bangku kecil disana terbuat dari papan yang dilintangkan.


mereka pun duduk disana, Nayla tetap mengatur jarak dengan andri dia takut nanti ada orang yang melihat akan menimbulkan fitnah.


"nay... pertunangan aku dengan bela itu memang benar tapi aku tidak mencintai dia..." ucap andri sambil menatap Nayla dengan sayu.


"bela sampai hamil oleh mu.... kemudian kamu bilang gak cinta sama dia...jadi yang kamu lakukan bersama nya atas dasar apa...." ucap nayla dengan tatapan tajam.


"nay...dia menjebak aku... membuat kami tidur bersama..." ucap andri dengan ekspresi sedih.


" bohong kamu Andri...tidak mungkin kalian tidur bersama satu kali membuat bela hamil ... sudah berapa kali kalian melakukan nya.." ucap Nayla dengan tatapan tidak percaya.


"nay...maaf kan aku...aku tidak tahu..." ucap andri sambil mengusap mukanya dengan rasa bersalah.


"maksud nya kalian melakukan nya berkali-kali...itu bukan kesilapan tapi kamu ketagihan Andri...." ucap Nayla dengan nada kecewa kemudian membuang muka.


" nay ...aku tahu kamu membenci aku...tapi satu hal yang harus kamu tahu dihatiku cuma ada kamu...."ucap andri meraih tangan nayla kemudian menggenggam nya.


"benar nay....waktu aku menginginkan nya dari mu...bela saat itu sedang datang bulan jadi kami tidak bisa melakukan nya..." ucap andri dengan jujur.


"ya Tuhan... hanya ***** sesaat kau ingin menghancurkan masa depan ku...." ucap Nayla menghela nafas tidak percaya mengusap mukanya dengan perasaan hancur.


"nay.... setelah anaknya lahir...aku akan menceraikan bela...kita bisa menikah nay...." ucap andri menatap sayu.


"kejam kamu Andri... semudah itu kamu permainan kan hati perempuan...aku gak percaya kamu jauh berubah dimana Andri yang kukenal ....kamu egois tidak punya perasaan sama sekali..." ucap nayla menggeleng kan kepala tanda tidak percaya.


"nay...kamu dengar kan aku dulu...bela itu sudah tidak virgin lagi ketika tidur dengan ku...satu hal yang tidak bisa aku terima..." ucap andri berusaha membela diri.


" dari mana kamu tahu... kenapa kamu melakukan nya berulang kali..." ucap Nayla menatap sinis kemudian membuang muka.

__ADS_1


" aku memaksanya untuk jujur...ketika berhubungan pertama aku merasa aneh kok tidak sesuai dengan yang aku baca dibuku....dia pun mengakui kalau melakukan pertama kali dengan mantan pacar nya.... kenapa aku melakukan nya berkali-kali terus terang aku ketagihan... seandainya kamu mau melakukan nya dengan ku aku pasti akan berhenti dengan bela...." ucap andri dengan tidak tahu malu.


"gila kamu Andri....aku ingin kamu jangan ganggu aku lagi...kita anggap semua sudah berakhir....aku mohon sama kamu jangan ganggu aku lagi....kita akan menghadapi ujian akhir...aku ingin fokus belajar...." ucap Nayla dengan nada datar.


"nay...apa gak ada sedikit saja aku dihatimu...." ucap andri memelas.


"Andri....aku sudah terlanjur kecewa...hati ini kau lukai.... bagaimana bisa kamu dengan enteng nya tidur dengan wanita lain tapi kamu berkata masih mencintaiku.. .dimana perasaan mu.... apalagi dia sedang mengandung anakmu...."ucap nayla menatap dengan hati kecewa bercampur benci.


" oke untuk sekarang kita putus.... disaat aku bercerai dengan bela...kau harus bersedia menikah dengan ku....kau tidak boleh berhubungan dengan lelaki lain...ingat kita hanya berpisah sementara saja...." ucap andri dengan tatapan tajam.


" kau egois Andri...aku berhak menentukan jalan hidup ku...." ucap nayla dengan nada tidak terima.


" bila aku tidak bisa menyentuhmu... orang lain juga tidak boleh...kalau kau bersedia tidur dengan ku...kau boleh memutuskan ku..." ucap andri dengan tatapan penuh keyakinan.


" sudah lah ...aku harus pulang...aku lelah berdebat dengan mu...yang tidak pernah menemukan ujungnya...." ucap nayla sambil melengos kesal kemudian berdiri hendak melangkah meninggalkan tempat itu.


"tunggu nay....ini bukan sekedar ucapan lewat begitu saja kau boleh buktikan...bila ada laki-laki nekat mencoba mendekati mu...aku pasti kan dia tidak akan aman didesa ini ... kalau kau berani nekat menerima laki-laki lain aku pasti kan kau juga kucoreng namamu didesa ini sehingga kau tidak bisa mengangkat wajahmu didesa ini..." ucap andri penuh ancaman.


"aku benci dengan mu Andri....kau begitu jahat dengan ku... kenapa kau lakukan itu padaku..."ucap nayla mulai terisak menahan kecewa karena dia tahu ucapan Andri tadi itu bukan hisapan jempol belaka tapi itu pasti terjadi mengingat posisi keluarga Andri yang terpandang dan kaya didesanya tentu akan mudah melakukan apa saja.


"aku bukan jahat nay...kamu hanya milikku seorang...tidak ada yang miliki mu selain aku...." ucap andri dengan nada tegas.


"tolong lepaskan aku... biar kan aku hidup bahagia dengan jalan ku sendiri..." ucap Nayla berlari dari situ masih menyeka sisa-sisa air mata di pipinya.


"sampai kapan pun aku tidak akan melepaskan mu nay...kau pasti jadi istri ku..."teriak Andri dengan lantang menatap kepergian Nayla yang sudah menjauh pergi.


Andri mengusap wajahnya dengan kasar dengan penuh amarah bercampur takut akan kehilangan Nayla wanita paling cantik di desa nya itu.


karena kondisi Nayla yang miskin membuat orang tua andri menentang hubungan cintanya dengtn Nayla.


Andri belum siap kehilangan seorang nayla yang begitu dia cinta.andri tidak menyangka niat hatinya yang hanya ingin main-main dengan bela berakhir harus menikahi wanita itu.

__ADS_1


" sial....." umpat Andri melangkah pergi setelah Nayla sudah tidak terlihat dimatanya.


Andri pun menyeret langkahnya pergi meninggalkan tempat itu dengan perasaan tidak karuan berkali-kali dia menendang apa yang ada dijalan untuk melepaskan kekesalan nya.


__ADS_2