Cinta Dalam Kecewa

Cinta Dalam Kecewa
hati yang hancur


__ADS_3

Nayla menyiram tubuhnya dengan air berkali-kali sambil menahan Isak tangisnya sendiri ,merasa hancur diperlakukan seperti sampah.


Nayla masih menerima bila dijadikan pembantu tapi tidak untuk kejadian dikamar itu , karena harga dirinya di injak-injak dengan kejam, bagaimana pun ia wanita biasa yang masih memiliki hati.


"ibu ...nay kangen....nay ingin pulang..." rintih hati Nayla tertahan di kerongkongan.sembari mengusap-usap mukanya dgn kasar dan meremas bahunya sendiri dan meringkuk dilantai kamar mandi yang dingin


"tidak....nay harus kuat ini demi ibu dikampung agar hidup layak....nay harus kuat....hinaan ini tidak seberapa dari pada melihat bapak dan ibuk sengsara....nay jangan cengeng namanya pengorbanan gak ada yang indah...." ucap hati Nayla tiba-tiba bangkit kan menyemangati dirinya sendiri sambil menghapus air matanya. dia tidak boleh terlarut dalam kesedihan karena bagaimanapun berkat ibunya Arga, bapaknya sembuh dari sakit, ibuk nya tidak kesusahan lagi, tidak terhina dan dipandang rendah Dimata orang di kampung nya .


Nayla pun menguatkan hati nya agar tidak mudah menyerah dengan hal-hal yang menyakiti nya.ia pun buru-buru menyelesaikan mandinya dengan cepat, dia tidak mau terbuai oleh kesedihan. ini demi ibunya agar tidak kehilangan senyum bila mengetahui keadaan anaknya yang sedang hancur dan tidak baik-baik saja .


setelah selesai mandi Nayla pun masuk ke dalam kamar nya, tidak lupa mengambil obat yang diberikan arga tadi langsung meminum nya dalam sekali teguk.


"benar kata mas Arga ..orang seperti ku tidak berhak mengandung anak nya ... karena keturunan mas Arga tidak boleh tercemar oleh darah orang miskin seperti ku ..."gumam Nayla setelah meneguk air digelas sampai habis,ia pun meraba perut nya yang datar tidak terasa air matanya menetes merasa hancur dan hina menjadi orang yang terlahir miskin .


Nayla pun naik ketempat tidur dan menarik selimut menutupi tubuhnya sampai batas dada karena merasakan kedinginan dan perasaan tidak enak setelah mengkonsumsi obat itu,ia pun memejamkan mata agar cepat tertidur dan terbang ke alam mimpi melupakan rasa sakit yang diderita oleh jiwa dan raganya saat ini . tiba-tiba matanya pun perlahan sayup dan menutup.


entah beberapa lama Nayla tertidur ketika membuka mata dan terbangun ,ruangan kamarnya terasa gelap cuma ada sinar lampu samar-samar masuk dicelah fentilasi diatas pintu kamarnya.


Nayla pun bangkit tergopoh-gopoh meraba-raba saklar lampu dinding kamarnya.


" teeebbb...." lampu hidup dan seketika kamar itu terang dan cahaya cukup menyilaukan membuat Nayla berkali-kali mengucek dan mengerjabkan mata agar terbiasa dengan cahaya yg mengenai matanya.


" krucukkk....krucukkk...." tiba-tiba bunyi suara perut Nayla berbunyi berisik sekali, membuat nayla memegang perutnya yang seperti ingin meminta di isi secepatnya.

__ADS_1


"oohh astaga....aku belum makan siang tadi karena langsung tertidur ... sekarang kelihatan nya sudah larut malam...." gumam Nayla berjalan ke pintu dan keluar dari kamarnya.


Nayla pun menghidupkan lampu dapur yang terlihat remang-remang, ia pun melirik jam yang tergantung di dinding sudah menunjukan pukul dua malam kiranya,kemudian Nayla beralih menatap pintu kamar bik Sumi terlihat tertutup rapat.


" hhmmm.... seperti nya bik Sumi sudah tidur....aahh... kenapa aku ketiduran... kasihan bibi yang nyiapin makan malam sendirian... pasti kelelahan banget..." gumam Nayla sambil merutuki dirinya yang tidak sempat membantu bik sumi.


Nayla melangkah menuju dapur mengambil piring dan sendok kemudian membukanya rice cooker untuk mengambil nasi ketika tutup dibuka terlihat asap panas nasi mengepul membuat perut Nayla bergejolak mencium uap nasi itu,dia pun buru-buru menutupnya kembali kemudian Nayla beralih ke lemari penyimpanan makanan berharap bisa memakan sepotong ayam atau ikan atau apalah yang dimasak oleh bik Sumi, Nayla pun kemudian membukanya dan menyeruak lah bau makanan yang ada didalam sana.


"hueeekk...." tiba-tiba Nayla merasa mual mencium bau masakan itu dan langsung menutup lemari itu.


Nayla mencoba mengatur nafas sambil mengambil segelas air putih dan meneguknya sampai tandas.


" astaga...kenapa semua makanan membuat ku mual sih...apa mungkin magh ku kambuh karena telat makan dan melewatkan jam yang seharusnya...." ucap hati Nayla menduga-duga.


Nayla terus mengunyah makanan itu dan begitu menikmatinya, tapi tiba-tiba lampu diruang dapur menyala, membuat Nayla menengadahkan kepalanya keatas tiba-tiba wajahnya pun menjadi pucat melihat orang yang berdiri tidak jauh dia duduk.


"mas Arga...." desis Nayla seolah tercekat di kerongkongan.dia pun menghentikan makannya dan langsung berdiri.


" ngapain kamu.... malam-malam begini makan dalam keadaan gelap pula... seperti penyusup..." ucap Arga menatap Nayla dari atas hingga bawah yang hanya mengenakan baju tidur berbahan kaos dan bercelana pendek dengan motif taddy bear coklat.


"Nay...anu... lapar mas...tadi ketiduran dan melewatkan makan malam..." jawab Nayla gugup dan takut melakukan kesalahan.


" kalau lapar... mengapa cuma makan roti tawar dan buah saja...apa kau tau...itu bisa membuat sakit perut..." ucap Arga menatap piring yang berada ditangan Nayla.

__ADS_1


" hmm....Nay tidak mau makanan terlalu berat mas... hanya sekedar penggajal perut saja... nanti... nanti...nay takut gemuk saja...." ucap Nayla dengan sedikit tergagap sambil berusaha menghindari tatapan mata Arga yang tajam .


" haahh.... terserah kau saja ..." ucap Arga sambil menuang air kedalam gelas dan langsung meminumnya.


" mas Arga ....perlu bantuan...." ucap Nayla menatap takut-takut sambil meletakkan piring ditangan nya.


"yah ada....kemari mendekatlah ..." perintah Arga sambil melipat tangannya diatas perut dengan angkuh.


" iya mas..." ucap Nayla berjalan mendekat dengan wajah tertunduk.


setelah posisi tubuh Nayla tidak begitu jauh ,Arga pun langsung menarik Nayla dalam pelukannya tanpa basa basi langsung memegang bagian kepala Nayla kemudian menyambar bibir Nayla dalam kecupan yang cukup lama dan dalam,Nayla yang tiba-tiba diperlakukan seperti itu spontan mencoba mendorong tubuh Arga namun tidak berhasil mendorong tubuh itu menjauh. sedangkan


tangan Arga mulai bergerak dan berkeliaran kemana-mana menyentuh tempat sensitif dibalik baju kaos tipis itu.


" maaf mas ....nay kurang enak badan...." ucap Nayla menahan tangan Arga yang ada dibalik bajunya.


"haahh.... dasar perempuan kampung...." dengus Arga dengan raut wajah masam merasa dihina dan ditolak dengan refleks mendorong tubuh Nayla kebelakang sehingga pinggang nya membentur meja makan.


" Aw...sstthh....sakit ..." desis Nayla sambil mengusap pinggang nya yang nyeri.


Arga pun melenggang pergi tanpa memperdulikan keadaan Nayla yang sedang meringis kesakitan kemudian menghilang dibalik tangga ditambah lampu diruang tengah cukup remang-remang.


"kenapa mas Arga bersikap aneh..."ucap hati Nayla bingung sambil menatap tangga .

__ADS_1


Nayla pun membereskan makanan nya dengan cepat tidak lupa mencuci wadah yang kotor itu kemudian melenggang masuk kedalam kamar sembari mengelus pinggang nya yang masih sakit karna membentur sudut meja.


__ADS_2