
Semua terdiam melihat kepergian Lee dan Arin secara tiba-tiba. Mereka menjadi debu dan pergi untuk selamanya.
Tuan D mencoba menghidupkan kembali Arin dan Lee dengan kekuatan khusus yang pernah dia ambil dari Boscha, tetapi Tuan D tidak mampu karena Serra mempunyai kekuatan khusus yang tidak dimiliki siapapun.
Jika Serra telah melontarkan kalimat mematikan, maka tak ada yang bisa mengembalikannya.
"Ariiiin...Lee.... ," Raline terus menangisi kepergian Arin dan Lee dengan sesegukan.
Hari itu hari ulang tahun dan juga hari kematian. Kakek Ye terjatuh setelah lama berdiri mematung. Dia pun menjadi stroke, dalam seketika ia tak bisa menggerakkan tubuhnya.
Kepergian Arin dan Lee membuatnya sangat terpukul.
Sementara Serra menangis di pelukan Liana. Lionard menatap iba pada sosok Serra. Dan menyerukan janji pada dirinya sendiri.
Serra, aku janji akan berada disamping mu. Berteman dengan mu dan meluangkan waktu ku untuk mu sebagai saudara yang tak terpisahkan. Aku ingin kau selalu tersenyum dan bahagia. Lupakan kesedihan hari ini dan bangkit untuk esok
Lionard ikut memeluk Serra, membuat dirinya merasa lebih tenang. Sementara Ratu Bella mendekati Dimitri dan ingin berbicara padanya secara empat mata. Mereka pun menghilang dan muncul kembali di ruangan baca milik Ratu Bella.
"Kau tahu kejadian ini akan menimpa kan?" Tanya Ratu Bella dengan menatap sinis Raja Dimitri.
"Bu aku memang memiliki kekuatan untuk melihat masa depan. Namun aku ragu!" Seru Raja Dimitri yang dikenal di perusahaannya dengan sebutan Tuan D.
__ADS_1
"Nyatanya saat hari kelahiran Lionard, ibu bilang jika putraku itu tidak akan memiliki kekuatannya sebelum berusia 18 tahun. Tapi apa kenyataannya? Dia bahkan memiliki kekuatan itu di umur tiga tahun. Dan lagi ramalan masa depan itu pernah memperlihatkan Liana akan hamil dan Lionard memiliki seorang adik, disaat Lionard berumur tiga tahun. Dan semua itu tidak terbukti sampai sekarang," ujar Tuan D yang tidak percaya lagi dengan penglihatan masa depannya.
"Tapi setidaknya kau bisa menghindari kejadian ini nak? Istilahnya kita harus sedia payung sebelum hujan. Ada baiknya kita berjaga-jaga meski penglihatan itu tidak benar," ucap Ratu Bella.
"Bu, Aku juga tidak berpikir jika Serra dapat melakukan hal seperti itu. Oke, aku mengaku salah. Aku tidak dapat melindungi mereka. Aku seharusnya bisa mencegah itu semua. Sekarang Aku akan menanggalkan gelar Raja ku, karena aku telah salah membiarkan itu terjadi dan tidak berupaya untuk melindunginya," ucap Tuan D.
"Kau tidak salah sayang. Ini sudah takdir, jik penglihatan masa depan yang kau dapatkan adalah sebuah musibah maka buang saja kekuatan itu. Karena sejatinya kehidupan adalah misteri. Ada hal yang tidak bisa kita kembalikan," ucap Liana berusaha menjadi bijak membentengi Tuan D dan Ratu Bella karena perbedaan pendapat.
"Hemm baiklah, semua sudah terjadi. Bertengkar pun tidak ada gunanya. Kelak gunakan penglihatannya itu dengan bijak, lebih baik berusaha melindungi jangan pikirkan itu salah atau tidak," ujar Ratu Bella kemudian pergi meninggalkan Tuan D dan Liana tanpa mendengar jawaban dari Tuan D.
"Sayang, apa yang sebenarnya terjadi pada Serra. Kenapa dia menjadi seperti itu. Aku sudah memberikan kekuatan cinta agar dirinya tidak diliputi dendam. Tapi aku tidak merasakan didalam dirinya ada cinta. Aku melihat jiwanya sangat gelap, aku sungguh takut," ucap Liana
"Serra keturunan seorang penyihir langka, kekuatannya sama seperti yang dimiliki Orang tua Kakek Ye. Kekuatan penyihir itu seharusnya diwarisi oleh anak dan cucu kakek Ye, namun kekuatan itu tidak mau melekat pada anak atau cucunya. Melainkan kekuatan itu sendiri yang memilih Serra, cucu buyutnya," jelas Tuan D
"Karena itulah mengapa kak Arin tidak mempunyai kekuatan drakula saat dirinya sudah menjadi drakula," ucap Liana.
"Iya sayang, dan yang ditakutkan Kakek Ye kenapa Arin tidak boleh menjadi drakula karena warisan sihir itu belum tahu akan diwarisi siapa," ucap Tuan D
"Maksudnya?"
"Maksudnya dengan kata lain, jika yang mewarisi kekuatan penyihir itu adalah anak Arin. Dan Arin menjadi drakula maka kekuatan drakula yang bercampur akan melebur bersama dengan kekuatan penyihir. Dan terciptalah kekuatan kegelapan. Mantra khusus yang tak dimiliki siapapun. Dia yang memiliki kekuatan itu dapat menjadi musuh bagi dirinya sendiri," jelas Tuan D secara perlahan
__ADS_1
"Jadi itulah mengapa Kakek Ye sangat takut jika kak Arin menikah dengan Lee dan Lee merubah dirinya menjadi drakula, Kakek Ye tahu dari mana akan kekuatan Serra?" Tanya Liana
"Tahu dari cerita penyihir sebelumnya, Liana Serra bisa menjadi baik asalkan kita terus berada disampingnya dan memberikannya cinta yang tulus," ucap Tuan D
"Iya, aku akan menyayanginya dan terus disampingnya memberikan kasih sayang ku seutuhnya seperti anakku sendiri," ucap Liana yang kemudian mendapat pelukan dari Tuan D.
Dua Belas Tahun Kemudian
Setelah kejadian mengerikan yang merenggut nyawa pasangan suami istri Drakula, Arin Estera Ye dan Lee Constantine. Mengajarkan banyak hal salah satunya, tidak semuanya dapat dilakukan dengan kekerasan. Peristiwa silam yang mengerikan, menjadi sejarah yang tak bisa dilupakan dalam keluarga besar Ye
Lionard Dimitri tubuh menjadi seorang remaja yang tampan dan pintar. Kharisma yang ia miliki hampir dikatakan sempurna. Tetapi ada satu gadis yang sama sekali tidak tertarik dengan Lionard. Gadis itu adalah Aluna Brigitta. seorang manusia yang belum mengetahui jati diri pangeran Lionard. Sang Pangeran pun menaruh hati padanya.
Sementara, Serra pun tumbuh bersama dengannya sejak kepergian orang tuanya, Serra tinggal bersama Liana dan Tuan D di Kota Bukares. Hanya saja berbeda dengan Lionard yang banyak teman. Sedangkan Serra hanya mempunyai dua teman, selain Lionard orang yang mau menjadi temannya adalah Hans. Anak laki-laki yang pernah dia lukai saat kecil malah menjadi temannya saat remaja.
Tujuh belas tahun sudah usia mereka kini dan bersekolah di Kota Bukares. Sekolahan itu telah menerima keberadaan drakula dan berbaur dengan manusia.
__ADS_1