
+18
Pagi harinya
Tiara terbangun dari tidurnya, dia menatap inci wajahnya Aldo.
Ya, Tiara menginap di rumah sakit itu.
'Ganteng juga dia!' ungkap Tiara di dalam hati.
"iya kok udah jelas aku ganteng!" ujar Aldo.
Tiara membulatkan matanya dan memalingkan wajah nya ke sembarang arah.
"wkwk udah ga usah malu gitu!" ucap Aldo memutarkan kepala Tiara untuk melihat Aldo.
"aku haus yang!" ujar Aldo.
"apaan sih belum juga pacaran udah manggil yang-yang!" ketus Tiara.
Aldo tertawa pelan karena merasa lucu dengan tingkah Tiara.
"nih!" ujar Tiara menyodorkan segelas air putih ke arah Aldo.
Aldo pun meneguk setengah air di gelas itu.
Setelah meminum nya Tiara menyimpan air putih itu di atas nakas didekatnya.
"emm... Tiara sini deh! Aku mau berbisik sama kamu!" ujar Aldo.
Tiara pun mendekatkan telinga nya untuk mendengarkan perkataan Aldo.
Setelah wajah Tiara dekat dengan wajahnya Aldo bicara,
"lihat deh muka aku!" ujar Aldo memutar wajah Tiara untuk menghadap ke wajahnya.
Cup!
__ADS_1
Aldo mencium bibir ranum Tiara dengan sedikit **********, Tiara membulatkan matanya, dia tidak memberontak karena Aldo memegang kepala Tiara dengan kuat sehingga membuat Tiara susah untuk melepaskan ciuman itu.
"hmmmp..." Tiara kehabisan nafasnya dan memukul dada bidang Aldo.
Setelah lama mereka ciuman, Aldo pun melepaskan pautan bibirnya dengan Tiara.
"maaf! Habisnya bibir kamu menggoda sih!" gerutu Aldo.
"kakak udah ambil frist kiss aku!" ketus Tiara.
"ya maaf! Aku terbawa suasana," ujar Aldo.
"makannya punya otak itu jangan mesum!" gerutu Tiara.
"hehe, maaf yah!" mohon Aldo.
Tiara pun mengangguk.
"kakak makan dulu yah!" ujar Tiara.
"ish! Kakak apaan sih!" ujar Tiara "kan tadi udah, masa mau lagi?!" sambung Tiara.
"kan tadi kamu gak balas ciuman aku!" balas Aldo.
"ayo lah kak makan dulu ih!" ujar Tiara.
"gak mau! Aku mau bibir kamu dulu," ujar Aldo.
"yaudah nih!" ujar Tiara memajukan wajahnya ke wajah Aldo.
"tapi kamu harus balas ciuman aku yah!" Tiara pun mengangguk.
Dengan senang hati, Aldo mencium lagi bibir ranum Tiara, kali ini Tiara membalas ciuman Aldo karena itu kemauan Aldo.
Setelah 5 menit berciuman, Aldo pun melepaskan ciuman itu.
"udah kan? Sekarang kakak makan dulu!" ujar Tiara.
__ADS_1
Aldo pun membuka mulut nya dan melahap bubur yang di berikan Tiara.
"aaa!" pinta Aldo yang mau menyuapi Tiara.
Tiara menggeleng.
"kamu harus makan dulu Tiara! Nanti kalau kamu sakit siapa yang akan merawat aku?" tanya Aldo.
Dengan terpaksa Tiara pun memakan bubur itu.
Dan terjadilah saling suap suapan di antara mereka.
"Tiara kamu mau gak jadi pacar aku?" tanya Aldo
"emm... Gimana yah? Aku baru kenal soalnya sama kakak!" ujar Tiara.
"tapi frist kiss kamu udah kemabil sama aku! Kan kalau kita pacaran nanti kita nikah setelah kamu lulus SMA!" jelas Aldo.
"iya juga sih!" pikir Tiara. "tapi kakak cinta gak sama aku?" tanya Tiara.
Aldo memegang kedua bahu Tiara.
"kalau aku gak cinta sama kamu, mana mungkin aku nembak kamu!" jelas Aldo.
"emm... Yaudah deh aku terima!" jawab Tiara.
"yeuh makasih Tiara!" ungkap Aldo sambil memeluk Tiara erat.
Cup!
Lagi lagi Aldo menempelkan bibirnya dengan bibir Tiara, tapi hanya sekilas.
"ish kakak! Main cium cium ajah!" ketus Tiara yang di perlakukan seperti itu sama Aldo.
"hehe, maaf terbawa suasana!" ujar Aldo.
"Dasar" gerutu Tiara.
__ADS_1