Cinta Pertama Seorang Psycopath

Cinta Pertama Seorang Psycopath
Episode 26


__ADS_3

"kak! Kakak bawa ini, aku bawa ini yahh!" titah Tiara menunjukan koper besar mereka untuk di bawa oleh Aldo.


Aldo mengangguk dan membawa koper besar itu kedalam mobil.


Setelah memasukan barang-barang mereka ke dalam mobil, mereka pun berpamitan ke orang tua Tiara.


"mah! Pah aku pamit dulu yah! Nanti kapan-kapan aku main kesini!" ujar Tiara memeluk mamah dan papah nya secara bergantian.


"iyah! Sayang, pintu rumah ini akan selalu terbuka untuk kamu!" ujar Julianti.


"jaga diri kamu baik-baik yah nak!" ujar Adi.


Tiara mengangguk dan pergi ke mobil Aldo.


"mah! Pah! Kita pamit yah!" ujar Aldo menyalimi tangan mamah dan papah mertuanya.


"iyah! Jaga Tiara baik-baik yah nak!" ujar Adi.


"iyah! Pah aku akan jaga Tiara dengan baik!" ujar Aldo.


"kamu jangan nyakitin Tiara yah! Kami sudah menyerahkan Tiara pada kamu nak!" ujar Julianti.


"iyah! Mah!" ujar Aldo.


"yaudah kami pergi dulu yah mah! pah!" sambung Aldo dan kangsung memasuki mobil miliknya.


Tin!


Adi dan Julianti melambaykan tangan nya.


Setelah mobil Aldo menghilang Julianti dan Adi pun memilih untuk masuk ke rumahnya.


"yaudah masuk yuk mah!" ajak Adi.


Julianti mengangguk dan melangkah ke dalam rumah mereka.


Didalam mobil Aldo


"kak! kapan sampainya sih aku sudah mau rebahan nih... Gerah lagi!" ujar Tiara mengibas-ngibaskan tangan nya karena gerah.


"iya! Sabar sayank!" ujar Aldo tanpa menoleh ke Tiara.


Tiara memilih untuk tidur di mobil.


"yank! Kita makan dulu yuk!" ajak Aldo tanpa menoleh ke arah Tiara sedikitpun.


"yank!" panggil Aldi dan menoleh ke arah Tiara.


"yaah... Malah tidur dia," keluh Aldo.


"yaudah deh makan di rumah aja." sambung Aldo.


***


Setelah sampai di halaman rumah Aldo, Aldo langsung menggendong tubuh Tiara ala brydel style.


Tiara membuka matanya karena terusik.


"ih! Kakak kok gak bangunin aku sih?" tanya Tiara sambi mengakungkan tangan nya di leher Aldo.


"takutnya ganggu kamu tidur, tapi Kamu nya malah bangun!" ujar Aldo.

__ADS_1


"udah ah turunin aku! Maku tau...!" ujar Tiara.


"udah tanggung tuh tinggal naik tangga!" ujar Aldo.


Tiara menyembunyikan wajahnya ke dada bidang Aldo karena malu dengan pelayan Aldo yang terus menatap mereka.


Setelah sampai di kamar mereka, Aldo langsung merebahkan kan tubuh nya di ranjang king size milik nya.


Aldo tadinya ingin menindih tubuh Tiara tapi tiba tiba


Tok! Tok! Tok!


Ada yang mengetuk pintu kamar mereka.


"ish! Siapa sih ganggu suasana aja!" ketus Aldo.


Dengan malasnya, Aldo membuka pintu kamar mereka.


"ini pakaian nya tuan!" ujar pembantu Aldo.


"kamu beresin di lemari aku!" ujar Aldo.


Pembantu itupun mengangguk dan memasuki kamar mereka.


Pembantu itu yang bernama ratih, langsung memasukan pakaian Aldo dan Tiara dengan rapih.


Setelah selesai membereskan pakaian Tiara dan Aldo, Ratih pun keluar dari kamar itu.


Aldo merebahkan tubuhnya di samping Tiara dan memeluk Tiara erat.


"ish! Kakak apaan sih!" ketus Tiara.


"udah istirahat ajah!" ujar Aldo dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher Tiara.


***


Adzan zuhur berkumandang, Tiara terbangun dari tidurnya karena mendengar adzan.


"kak! Bangun!" ujar Tiara sambil menggoyang-goyangkan tangan kekar Aldo.


Aldo tidak bangun dari tidurnya.


Cup!


Tiara mencium pipinya Aldo, Aldo langsung terbangun dan tersenyum ke arah Tiara.


Tiara memutar bola matanya malas.


'tuh kan bener, dia bohong!' batin Tiara.


"kamu udah berani main nyium aku yah!" ujar Aldo sambil memainkan hidung Clara.


"ya... Kan kali aja kakak pura-pura tidur, dan benar saja kamu pura-pura tidur!" ketus Tiara.


"hehe, ternyata kamu peka juga sayang!" ujar Aldo memeluk erat Tiara.


"udah ah! Mending kita mandi dulu... Terus shalat zuhur!" ujar Tiara.


"mandi bareng yah!" ujar Aldo.


"ish! Apaan sih gak mau ah!" ujar Tiara langsung lari ke kamar mandi.

__ADS_1


Aldo geleng-geleng kepala atas perlakuan Tiara.


Sekitar lima belas menit Aldo menunggu, Tiara tidak keluar-keluar.


"haduh... Lama banget, mandi di kamar tamu aja ah!" ujar Aldo dan langsung melenggang pergi ke kamar tamu.


Setelah Aldo menutup pintu kamar mereka, Tiara keluar dari kamar mandi.


"lah! Kak Aldo dimana?" gumam Tiara.


Tiara keluar dari kamar itu untuk mencari Aldo.


"kak...?"


"kak Aldo...!"


Yank...!"


Tidak ada sahutan dari Aldo.


"eh! Eh! Aku mau tanya, kalau Kak Aldo dimana yah?" tanya Tiara pada ratih.


"tadi tuan Aldo ke kamar tamu!" ujar Ratih.


"owh... Iyah makasih yah!" ujar Tiara.


"iyah sama-sama nyonya!" ujar Ratih dan pergi dari hadapan Tiara.


Tiara langsung melangkah menuju kamar tamu untuk menemui sang suami.


Saat Tiara membuka pintu kamar itu, Aldo sudah ada di dekat pintu itu.


"eh! Kakak, kakak kok mandi disini?" tanya Tiara.


"kamu sih! Mandinya lama, jadi aku mandi disini aja!" ujar Aldo mencolek hidung pesek Tiara.


"ish kakak apaan sih main colek-colek aja!" kerus Tiara sambil mengerucutkan bibirnya.


"ih! Itu bibir kok di manyunin mau kakak cium?" goda Aldo.


Tiara langsung menutup mulutnya dengan kedua tangan nya.


"udah ah ayo kita solat Zuhur." ujar Aldo langsung menggandeng tangan Tiara.


Mereka pun berjalan ke kamar mereka.


Skip di kamar mereka


"kakak wudhu dulu sana!" uajr Tiara.


Tanpa sepatah kata pun, Aldo langsung pergi ke kamar mandi untuk wudhu.


Sedangkan Tiara menyiapkan baju koko Aldo dan menyiapkn alat-alat shalat.


Setelah wudhu, Aldo keluar dari kamar mandi itu.


"udah! Kamu wudhu sana!" titah Aldo.


Tiara mengangguk dan melenggang pergi ke kamar mandi.


Setelah wudhu, Tiara keluar dan memakai mukena nya.

__ADS_1


Setelah mereka siap dengan peralatan shalat mereka masing-masing, mereka pun melaksanakan shalat zuhur berjamaah.


__ADS_2