Cinta Pertama Seorang Psycopath

Cinta Pertama Seorang Psycopath
Episode 16


__ADS_3

Aldo pun terbangun dari tidurnya.


Yaps, ternyata kejadian itu hanya lah mimpi.


Devita yang mendengar teriakan Aldo kaget dan langsung menyusul anaknya.


"kamu kenapa sayang?" tanya Devita.


"mah! Aku mimpi di jodohin sama cewek genit mah...!" ungkap Aldo jujur.


"hehe... mana mungkin mamah mau jodohin kamu dengan cewek genit!" ujar Devita.


"udah sana gih mandi kita kan sekarang mau ngelamar calon istri kamu!" titah Aldo.


"sekarang mah?" Devita mengangguk.


Aldo dengan malas memasuki kamar mandinya dan bersiap-siap untuk melamar calon istrinya.


**


Aldo telah siap dengan pakaian rapi untuk melamar cewek mau nikah sama Aldo.


Denga malasnya Aldo memasuki mobil keluarganya.


***


Setelah sampai di rumah cewek itu, mereka turun dari mobil itu dan memasuki rumah itu.


Setelah masuk ke rumahnya cewek itu, Aldo dan kedua orang tuanya mengucapkan salam.


"assalamu'alaikum" salam mereka bertiga.


"wa'alaikumsalam, eh... jeng ayo masuk!!!" seru mama dari cewek itu.

__ADS_1


Mereka pun masuk.


"silahkan duduk...!" mereka bertiga pun duduk.


"bentar yah...! Aku mau panggil anak saya dulu...!" ujar mama dari cewek itu.


"nak...! Itu calon suami kamu udah datang ke bawah gih...!" dia pun mengangguk dan berjalan turun ke bawah.


Setelah sampai dia duduk di kursi, dia terus menunduk sehingga dia tidak tau siapa calon suami nya.


Aldo yang terus memperhatikan cewek itu merasa penasaran dengan mukanya, karena sedari tadi cewek itu menunduk.


"nah... Jadi ini nak calon suami kamu...!" Cewek itu membaranikam dirinya untuk melihat siapa calon suami nya dan.


"kak Aldo...?" tanya Tiara.


"Clara...?" tanya Aldo.


Julianti membulatkan matanya kaget "apa... mereka sudah saling kenal?" batin Julianti.


Yaps, Aldo di jodohkan dengan Tiara.


"mah...? Kenapa mamah gak ngomong sama aku kalau aku di jodohin sama Tiara...?" tanya Aldo.


"ya... Mama mana tau kalau Tiara anak nya temen lama mama...!" ujar Devita.


"kalau di jodohin sama Tiara... Nikahnya besok juga gak papa mah...!" cerocos Aldo.


"mah...? Kenapa mama gak ngomong sama aku kalau aku di jodohin sama kak Aldo...?" tanya Tiara.


"ya... Mama gak tau kalau Aldo yang di maksud kamu itu dia..." ungkap Julianti.


"kalau sama kak Aldo sih... Aku gak keberatan hehe" canda Tiara.

__ADS_1


Mereka berempat pun tertawa keras mendengar omongan Tiara.


"tan...? Boleh pinjem anak nya gak?" tanya Aldo pada Julianti.


"iya boleh silahkan...!" ujar Julianti.


Tiara dan Aldo pun menuju ke halaman belakang.


"gak nyangka yah... Ternyata kita di jodohkan...!" ungkap Aldo memegang kedua tangan Clara.


"iya... Kirain aku di jodohin sama siap...! Ternyata sama kak Aldo hehe," ungkap Tiara.


Mereka pun berpelukan.


"ekhem"


"belum sah kali...!" sindir Devita dan Julianti bersamaan.


mereka pun melepaskan pelukan nya.


"hehe...! Ya Maaf terbawa suasana...!" unkap Aldo.


Mereka pun tertawa dengan perkataan Aldo.


"em... Yaudah kalian akan nikah satu minggu lagi!" ujar Devita.


"emang gak terlalu cepat tan?" tanya Tiara.


"ish! Kamu jangan panggil aku tante, mama aja kan sebentar lagi kamu juga anak mama!" ungkap Devita.


"hehe... Lupa! Gak kecepatan mah? Masa seminggu lagi?" tanya Tiara lagi.


"lebih cepat lebih baik nak...!" ujar Julianti.

__ADS_1


"iyah mah aku setuju...!" seru Aldo.


__ADS_2