Cinta Pertama Seorang Psycopath

Cinta Pertama Seorang Psycopath
Episode 21


__ADS_3

Setelah lamanya menyimak pelajaran selama empat jam, ahkirnya sekarang waktunya istirahat.


"hei! Ke kantin yuk!" ajak Tiara.


"ayok...!" seru Anii heboh.


Mereka pun berjalan menuju kantin dengan bergandengan tangan.


***


Setelah sampai di kantin, mereka duduk di kursi paling ujung.


"kalian mau pesen apa?" tanya Tiara.


"em... Aku mau bakso sama es teh manis aja deh ra!" seru Ana.


"iyah! Aku juga...!" sambung Ani.


"kalian...! Mentang-mentang kembar pesanan aja di samain huh!" sindir Tiara.


"tapi aku juga mau pesen itu sih!" sambung Tiara cengengesan.


Ana dan Ani saling tatap dan sedetik kemudian.


Bwahahaha!


Mereka tertawa keras, sehingga pengunjung di sana menengok ke arah mereka..


Tiara menyadari akan hal itu.


"udah-udah orang lain liatin kita tuh malu tau...!" bisik Tiara.


Ana dan Ani pun berhenti tertawa dan cengengesan ke arah pengunjung kantin itu yang melihat mereka bertiga.


"maaf-maaf, kebablasan." ujar Ani.


Pengunjung kantin itu pun geleng geleng kepala atas perlakuan ketiga orang itu.


"yaudah aku pesen makanan dulu yah!" ujar Tiara.


Ana dan Ani pun mengangguk.


Tiara berjalan ke arah bu anis.


"bu aku pesen bakso tiga dan es teh manis tiga yah!" bu anis mengangguk.


Tiara pun balik lagi ke meja tadi.


"mana pesanan nya?" tanya Ana.


"selow... Nanti juga bu anis nganterin kesini!" ujar Tiara.


Ana dan Ani pun mengangguk.


Tidak lama kemudian, pesanan mereka pun datang.


"ini neng pesanan nya!" ujar bu anis sambil menyimpan pesanan mereka.


"makasih bu!" ujar Ana, Ani dan Tiara bersamaan.


Bu anis pun mengangguk dan melenggang pergi dari meja mereka.


Mereka pun menyantap makanan mereka masing-masing.


Ketika sedang memakan makanannya, tiba-tiba

__ADS_1


Uhuk! Uhuk!


Ani kesedak bakso.


Ani menepuk-nepuk dadanya.


Ana panik dan memberi Ani es teh manis.


"haduh... Makasih yah An!" Ana mengangguk.


Mereka pun melanjutkan makannya.


***


Setelah memakan makanannya, mereka memilih untuk pergi ke taman sekolah.


Saat mereka mau duduk di kursi taman itu tiba tiba


Tring!


"yaaah...! Keburu masuk!" ujar mereka bertiga bersamaan.


Dengan malasnya mereka pun berjalan ke kelasnya.


Mereka pun menyimak pelajaran kelasnya.


***


Tring...!


Bel pulang berbunyi.


Tiara berjalan menuju gerbang untuk menunggu sang suami.


Ketika sedang menunggu, di gerbang, tiba tiba ada yang memeluk Tiara.


"kamu kemana ajah sih ra! Selama ini kamu jadi jarang sekolah!" ujar Doni yang terus memeluk Tiara.


Tiara syok karena takut Aldo salah paham padanya.


Tiara semakin syok ketika melihat mobil sang suami berhenti di depannya.


Tiara melepaskan pelukan nya dengan paksa.


Aldo keluar dari mobil itu dengan bersedekap dada.


"owhh...! Jadi gini perlakuan kamu pas lagi di sekolah?" tanya Aldo kecewa.


"kak! Kakak salah pahan...!" ujar Tiara memegang tangan nya Aldo.


Aldo menepis nya dengan kasar.


"maksud lo apa? Peluk-peluk dia?" tanya Aldo kepada Doni dengan nada tinggi.


"emang nya Tiara siapa lo hah?" tanya Doni dengan nada yang tak kalah keras.


"dia pacar gue...! Kenapa lo?" bentak Aldo.


Bugh!


Aldo memukul perut Doni.


Doni memegang perutnya yang kena pukulan Aldo


"ra? bener dia pacar kamu?" tanya Doni.

__ADS_1


Tiara mengangguk.


Memang mereka tidak akan kasih tau siapapun dengan pernikahan mereka, karena Tiara masih sekolah.


"udah yuk kita pulang!" ajak Aldo mencekal pergelangan tangan Tiara dengan keras.


"k-ak sa-sakit!" cicit Tiara.


Aldo memasukan Tiara ke dalam mobilnya.


Di perjalanan Aldo menghentikan mobilnya.


"kak! Kenapa berhenti?" tanya Tiara.


"jelasin siapa dia?" Tanya Aldo sedikit membentak.


"dia temen aku!" ujar Tiara.


"terus kenapa kamu berpelukan sama dia hah?" sentak Aldo.


Tiara menunduk karena takut.


Aldo mencekram dagu Tiara keras.


Tiara menutup matanya karena gak mau menatap Aldo.


"tatap aku!" titah Aldo.


Tiara menggelengkan kepalanya.


"TATAP AKU!" sentak Aldo.


Tiara pun membuka matanya dan menatap Aldo.


"sekarang jelasin siapa dia?" sentak Aldo.


Tiara terisak karena sentakan Aldo


Tanpa basa-basi, Aldo mencium bibir Tiara dan ********** dengan penuh nafsu.


Setelah puas, Aldo melepaskan ciumannya.


Aldo menarik nafasnya dalam-dalam dan mengeluarkan nya untuk menenangkan dirinya.


"maaf aku terbawa nafsu!" ungkap Aldo.


"gak papa kok!" ujar Tiara.


"sekarang kamu jelasin kenapa kemu berpelukan sama dia?" tanya Aldo lembut.


Tiara pun menjelaskan kejadian tadi tanpa di tambah atau di kurangi.


"owh...! Jadi gitu!" ujar Aldo yang sudah mengerti dengan cerita Tiara.


"maaf yah! Aku tadi sudah bentak kamu!" ujar Aldo merasa bersalah.


"gak papa kok kak! Aku juga memakluminya," ujar Tiara.


"yaudah yuk kita pulang!" ajak Aldo.


Aldo pun melajukan mobilnya untuk pulang ke rumah Tiara.


***


Setelah sampai, merekapun pergi kekamarnya dan melakukan ritual mandinya secara bergantian.

__ADS_1


Setelah mereka mandi, mereka pun menonton televisi di ruang keluarga.


__ADS_2