
[resepsi pernikahan]
Seminggu kemudian
Tiara sedang di make up oleh perias yang telah di sewa oleh kedua orang tuanya.
Setelah selesai, Ana dan Ani melihat bagaimana make up Tiara.
"yaampun Tiara...! Kamu cantik banget..." ujar Ani antusias.
"iya ih...! Jadi pemgen nikah...!" ujar Ana.
Mereka pun tertawa keras atas perkataan Ana.
"Tiara...! Kamu jangan canggung yah...!" peringat Julianti.
Tiara pun mengangguk.
Ijab kobul
"Saya nikahkan kau Aldo Sanjaya dengan putri saya Ananda Tiara Pratama binti Adi pratama dengan mas kawin 80juta dibayar tunai!"
"saya terima nikah dan kawinnya Tiara Pratama binti Adi pratama dengan mas kawin tersebut dibayar tunai."
"gimana para saksi 'sah?"
"SAH!"
"alhamdulillah!"
"Silahkan mempelai wanita nya panggil!" titah penghulu itu.
Julianti pun bergegas ke atas untuk menjemput putri semata wayangnya.
"ayo sayang...! Ijab kobulnya sudah selesai! Sekarang kamu ke bawah!" titah Julianti.
Tiara mengangguk, Ana, Ani dan Julianti membantu Tiara untuk berjalan ke bawah.
Setelah keluar dari kamarnya, banyak yang melihat Tiara kagum, termasuk Aldo.
Tiara duduk disamping Aldo.
"Silahkan mempelai pria nya pasangkan cincinnya ke mempelai wanitanya," Aldo mengangguk dan memasangkan cincin nya ke jari kelingkin Tiara.
Cekrek!
Tiara memasangkan cincin itu ke jari kelingkingnya Aldo.
Cerkrek!
"Sekarang cium punggung tangan Mempelai prianya!" Tiara mengangguk dan mencium punggung tangan Aldo.
Cekrek!
Aldo mencium kening Tiara.
Cekrek!
Setelah selesai melaksanakan ijab kobul, keluarga sanjaya dan keluarga pratama menuju pelaminan untuk menyambut para tamu.
"selamat ya...! Jangan lupa malam pertama hehe..." ledek teman Aldo.
__ADS_1
"ish! Apaan sih lu...!" ujar Aldo.
"Selamat ya bro...! Di tunggu momongan nya hehe..." ujar temen Aldo yang satunya lagi.
"iya...! Makasih yah!" ujar Aldo.
"selamat ya ra...! Jangan lupa beri aku ponakan yang lucu hehe..." ujar Ana
"ish! Apaan si...!" ujar Tiara.
"selamat ya ra...! Kamu harus beri ponakan yang lucu pokoknya buat aku hkhk," ujar Ani.
Setelah selesai melaksanakan resepsi pernikahan, Tiara dan Aldo pun pergi ke kamar Tiara.
Setelah sampai di kamar Tiara, Tiara langsung pergi ke kamar mandi untuk melaksanakan ritual mandinya.
Aldo bergegas ke kamar tamu untuk mandi di kamar tamu saja, nanti kalau menunggu Tiara takutnya lama.
Aldo sudah melaksanakan mandinya dan memasuki kamar Tiara.
Setelah memasuki kamar Tiara, Tiara di kagetkan oleh Aldo karena Tiara masih memakai handuk belum memakai Pakaian.
Aldo dengan susah payah menelan salivanya karena melihat badan Tiara yang mulus nan putih itu.
'sungguh menggoda!' batin Aldo.
"aaaa..." teriak Tiara menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
"kakak keluar dulu sana! Aku mau pake baju dulu...!" titah Tiara.
"kenapa harus keluar, kan kita udah suami istri!" goda Aldo.
"ish! Kakak...! Cepet ih keluar dulu nanti kalau aku udah memakai baju, nanti aku panggil kakak!" titah Tiara.
'padahal udah sah! Tapi gak boleh liat hadeuh nasib nasib!' batin Aldo.
Setelah sudah memakai baju, Tiara memanggil Aldo.
Aldo pun kedalam.
"udah?" tanya Aldo.
"udah...!" ujar Tiara.
Aldo pun merebahkan tubuhnya di atas kasur Tiara.
Tiara pun menyusul Aldo dan merebahkan tubuhnya di samping Aldo.
Aldo mendekati Tiara, dan memeluk Tiara erat.
Tiara pun membalas pelukan Aldo.
Mereka pun terlelap dengan posisi saling peluk.
***
Dipagi harinya
Tiara terbangun dari tidurnya.
Tiara kesusahan untuk turun dari kasur.
__ADS_1
Ternyata yang membuat Tiara susah adalah tangan Aldo yang masih memeluk Tiara erat.
Ketika Tiara mau melepaskan tangan nya Aldo dari perutnya, bukan nya Aldo melepaskan tangan nya, tapi malah mempererat pelukan nya.
"mau kemana sih sayang...?" tanya Aldo yang masih memejamkan matanya.
"aku mau mandi kak!" ujar Tiara.
"udah nanti aja mandinya!" ujar Aldo dan menggeser tubuh Tiara agat lebih dekat dengan nya, sehingga tidak ada jarak diantara mereka.
"ish! Kakak kok malah mempererat sih!" protes Tiara.
Aldo diam, Clara pun menyerah dan dia pun memilih untuk tidur lagi.
Pada pukul 06.30 wib, Tiara terbangun dari tidurnya.
"kak ayo bangun! Udah siang...!" titah Tiara.
"mandi bareng yah?" tanya Aldo.
"ish! Enak aja... Gak mau ah!" protes Tiara.
"Ayo lahh...!" bujuk Aldo.
"pokok nya aku gak mau mandi bareng kakak titik...!" ketus Tiara.
"ya udah deh!" ujar Aldo dan melepaskan pelukannya.
Tiara pun mengambil pakaian yang akan di pake dan handuknya.
Tiara lari terbirit birit karena takut di susul oleh Aldo.
"ck! Dasar!" ujar Aldo geleng geleng kepala.
Setelah Tiara mandi, Aldo memasuki kamar mandi itu dan melakukan ritual mandinya.
Tiara membereskan kamarnya dan menyiapkan pakaian Aldo yang akan di pakai nanti.
Setelah itu, Tiara langsung turun kebawah.
"selamat pagi mah! Pah!" sapa Tiara.
"pagi juga sayang!" balas mereka berdua.
"Aldo mana?" tanya Julianti.
"lagi mandi!" ujar Tiara.
Tidak lama kemudian, Aldo pun turun ke bawah.
"tuh Aldo!" seru Tiara.
"sini kak makan pagi dulu!" ajak Tiara.
Aldo pun mengangguk dan berjalan ke meja makan.
Setelah Aldo duduk, Tiara menyiapkan makanan untuk di santap sang suami.
"makasih sayang...!" ujar Aldo.
"iyah! Sama-sama!" balas Tiara.
__ADS_1
Mereka pun menyantap makanan mereka masing-masing.