Cinta Pertama Seorang Psycopath

Cinta Pertama Seorang Psycopath
Episode 34


__ADS_3

[positif]


Setelah Aldo tidak terlihat lagi, Tiara bergegas ke kamarnya untuk melaksanakan ritual mandinya.


Setelah selesai mandi, Tiara bercermin di cermin yang ada di kamar itu.


Tiara menyisir rambutnya dan mengoleskan sedikit lipbalm ke bibirnya.


Setelah itu, Tiara pergi kebawah untuk menonton televisi.


Seteah sampai dibawah, Tiara langsung menonton televisi itu sendiri sambil terus ngemil makanan ringan.


***


Sekitar pukul 03.30wib, Aldo datang kerumahnya.


Tok! Tok! Tok!


Ketukan pintu, membuat Tiara menengok kearah pintu itu.


Tiara membuka pintu rumah itu, dan memperlihatkan suaminya.


"eh, mah Aldo! Capek yah?" tanya Tiara dan langsung menyalimi tangan Aldo, Tiara membawa tas yang dibawa Aldo tadi.


"fyuh... Capek banget hari ini!" gerutu Aldo.


Tiara membantu Aldo untuk membukakan sepatu kerja Aldo.


"mau aku pijitin?" Aldo mengangguk.


Tiara pun mulai memijit Aldo.


Setelah lama memijit, Tiara menyuruh Aldo untuk mandi, Aldo pun menurut, dan melakukan ritual mandinya.


Setelah selesai dengan ritual mandinya, Aldo memakai baju yang sudah di siapkan sang istri.


Aldo merebahkan tubuhnya, karena capek.


"yank! Sini deh," ajak Aldo pada Tiara, supaya Tiara disampingnya.


Tiara duduk di samping Aldo, Aldo mengalihkan kepalanya, dan paha Tiara dibuat bantal oleh Aldo.


Tiara mengusap rambut Aldo dengan sayang.


"yank! Kamu kapan hamil?" tanya Aldo.


"aku juga gak tau," seru Tiara.


Tiba-tiba, Tiara langsung lari kekamar mandi.


Huek! Huek!

__ADS_1


Aldo khawatir dengan Tiara.


"sayank! Kamu kenapa?" teriak Aldo sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.


"sayank! Bukain pintunya!" teriak Aldo.


Aldo modar-mandir di depan pintu kamar mandi itu.


Ceklek!


Pintu itu terbuka, dan menampakan sang istri.


"sayank! Kamu kenapa?" tanya Aldo sambil memegang kedua pundak Tiara.


"aku juga gak tahu, tiba-tiba mual, tapi aku tidak muntah! Cuman air liur ajah yang keluar," keluh Tiara.


Tiara lemas, karena capek akibat tadi mual-mual.


Pandangan Tiara, tiba-tiba hilang.


Greb!


Untung saja, Aldo dengan cepat menangkap badan Tiara yang akan terjatuh kelantai.


Aldo membawa badan Tiara ke atas ranjang dengan dipenuhi rasa panik.


Aldo langsung menelpon dokter untuk memeriksa istrinya.


Dokter itu langsung memeriksa Tiara.


"gimana keadaan istri saya dok?" tanya Aldo.


Dokter itu tersenyum kearah Aldo.


"lah? Kok dokter malah tersenyum sih! Kan istri saya lagi sakit!" gerutu Aldo kebingungan.


"selamat pak!" ujar Dokter itu sambil menjabat tangannya.


"selamat apanya dok? Orang dia lagi sakit, malah dikasih selamat!" ketus Aldo, walaupun dia berbiacara ketus, tapi tetap, Aldo membalas jabatan tangan dokter itu.


"selamat karena istri anda sedang hamil!" seru Dokter itu.


"serius dok?" tanya Aldo memastikan ucapan dokter itu.


"iyah, serius! Dan ini vitamin untuk istri anda, karena istri anda sedang hamil muda! Jangan sampai, istri anda kecapean dan banyak pikiran!" jelas Dokter itu.


"baik dok! Makasih dok!" ujar Aldo.


Dokter itupun mengangguk dan langsung pulang.


Setelah mengantar dokter itu dari depan, Aldo lngsung masuk kekamar itu, dan melihat keara yang sudah sadar.

__ADS_1


"kamu dari mana?" tanya Tiara.


"abis nganter dokter!" seru Aldo.


"emang kamu sakit? Sakit apah?" tanya Tiara bertubi-tubi sambil menatap Aldo panik.


"aku nggak sakit sayang...!" ujar Aldo.


"terus apa?" tanya Tiara.


"tadi, itu dokter sudah meriksa kamu!" ujar Aldo.


"owh... Terus aku sakit apa?" tanya Tiara.


"kamu gak sakit apa-apa kok!" seru Aldo.


"terus tadi dokter bilang apa?" tanya Tiara.


"em... Apa yah?" monolog Aldo sambil mengetuk-ngetuk dagunya.


"ish! Mas, jangan bercanda...! Cepet, apa yang terjadi sama aku?" gerutu Tiara.


"kamu..." Aldo sengaja menggantung perkataannya, supaya sang istri menjadi penasaran.


Tiara menatap dalam Aldo untuk mendapatkan jawaban.


"iihh...! Cepetan!" gerutu Tiara sambil menggoyangkan pundak Aldo.


"kamu hamil!" ujar Aldo cepat.


"apa? Ulang lagi?" tanya Tiara.


"kamu hamil sayang!" bisik Aldo.


"benaran?" tanya Tiara sumringah.


"iyah! Beneran," seru Aldo.


"ha... Yey...!" Tiara langsung memeluk tubuh sang suami.


Mereka pun berpelukan sambil terus tertawa karena bahagia.


"pokoknya, kita harus bilang sama orang tua kita! Tapi, kita harus bikin penasaran dulu mereka!" ujar Tiara sambil melepaskan pelukannya.


Aldo mengangguk antusias.


"ya udah, aku mau nelepon keluarga aku, untuk kumpul disini!" ujar Aldo dan mengambil handphonenya.


"iyah! Aku juga mau nelepon keluarga aku!" seru Tiara dan mengambil handphonenya.


Mereka pun menelepon keluarga mereka masing-masing, untuk kumpul disana.

__ADS_1


__ADS_2