
[resepsi pernikahan]
Didalam rumah April
April sedang di make up oleh petias yang orang tua nya sewa.
Setelah di make up April melihat wajahnya di cermin.
'yaampun aku cantik banget' batin April antusias.
***
Sementara di lain tempat ada seorang pria yang sedang bersiap-siap untuk melakukan ijab kobul.
"saya nikahkan kau Aldo Sanjaya dengan anak saya ananda Apriliani binti Angga saputra dengan mas kawin 80juta di bayar tunai"
"saya terima nikah dan kawinnya Apriliani binti Angga saputra dengan mas kawin tersebut di bayar tunai"
"gimana para saksi, sah?"
"SAH"
__ADS_1
"alhamdulillah"
April pun keluar dari kamarnya, dituntun oleh mamah nya dan menuruni anak tangga rumah nya.
Para tamu melihat April kagum, tapi tidak dengan Aldo, Aldo biasa saja melihat April karena dia tidak mencintai April.
Setelah sampai, April pun duduk di samping Aldo.
"silahkan mempelai prianya pasangkan cincin untuk mempelai wanitanya," Aldo mengangguk dan memasangkan cincin itu, sekarang giliran April memasangkan cincin di jari kelingking Aldo dan mencium punggung tangan Aldo dengan malas Aldo mencium kening April.
Setelah ijab kobul mereka pun bergegas ke pelaminan untuk menyambut para tamu undangan.
Lama-lama, April merasa pusing, mungkin karena kecapean.
April terjatuh pingsan di atas pelaminan.
Semua orang kaget dengan apa yang terjadi pada mempelai wanita, tetapi Aldo malah biasa saja.
"Aldo kamu gendong gih April ke kamar!" Aldo pun mengangguk dan membawa April ke kamarnya dengan gaya ala bridel style.
Aldo menidurkan tubuh April di kasur king size itu dan langsung memasuki kamar mandi untuk melakukan ritual mandi karena badan sudah terasa lengket.
__ADS_1
Setelah melakukan ritual mandinya, Aldo melihat April yang masih pingsan dengan memakai pakaian pengantin.
Dengan terpaksa, Aldo mengganti pakaian April, noh mereka juga udah sah yakan?.
Setelah mengganti pakaian April, Aldo mengambil bantal yng ada di samping April dan tidur di sofa yang ada di kamar April.
***
Pada pukuk 12.30 April terbangun dan mendapati Aldo yang sedang tidur di sofa.
April pun melangkahkan kaki nya ke sofa itu.
Dia membelai wajah tampan Aldo dengan genit sehingga Aldo terusik dan bangun dari tudurnya.
"eh! Kamu ngapain ada disini?" tanya Aldi kaget.
"mas emang nya kamu gak mau melakukan anu?" tanya April genit dan mengusap perut Aldo dengan jati telunjuknya April, membuat Aldo jijik dengan perlakuan April.
"dih! Apa-apaan sih lo?" bentak Aldo.
"ayo dong mas...!" goda April.
__ADS_1
Tanpa basa-basi april pun April mencium lehernya Aldo.
"aaaaa...!!"