
sementara di lain tempat, ada seorang pria yang sedang main game di handphone nya.
Ketika sedang main game ada telpon masuk ke handphone nya Aldo.
"iya ada apa?"
"..."
"iya aku kesana sekarang."
Tut! Tut! Tut!
Aldo mematikan telpon nya secara sepihak.
Aldo pun siap-siap untuk pergi ke kantor nya.
Setelah sampai di kantornya, dia langsung menanyakan dimana pelakunya.
Dan bodyguard Aldo pun menunjukan dimana si pelaku itu di kurung.
Setelah sampai di lokasi dia melihat seorang pria yang sedang si sekap.
"owh...! Jadi elu pelaku nya...?" tanya Aldo menunjuk wajah si pelaku itu.
"iyah...! Emang nya kenapa?" tanya si pelaku itu songong.
"kenapa lu berani-berani nya mengganggu kantor saya?" tanya Aldo.
"karena, lo udah menyaingi perusahaan bokap gua...!" ujar si pelaku itu.
"harusnya,,, lo dan bokap lu itu berusaha untuk membangunkan perusahaan lu...! Bukan malah mau bikin bangkrut perusahaan orang...!" nasihat Aldo.
"asal lo tau,,, kalau lu gak membangun perusahaan ini, perusahaan bokap gua gak bakal kayak sekarang...!" ujar si pelaku itu.
__ADS_1
"dan yah...! Orang yang udah nyelakain lu waktu itu,,, itu adalah gue...!" jujur si pelaku itu.
"apah?! Keterlaluan lo...!!!" geram Aldo dan langsung mengeluarkan pisau kesayangan nya dan
Sret!
Cleb!
Sret!
Cleb!
Sret!
Cleb!
Aldo tersenyum puas melihat mayat pria itu.
Bodyguard Aldo pun mengangguk dan menjalan tugasnya.
Setelah selesai membereskan masalah itu, Aldo langsung pergi ke rumahnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
Setelah sampai di rumah, Aldo langsung masuk ke rumahnya.
"Aldo...! Sini nak... Ada yang mama mau omongin sama kamu...!" ajak Devita serius.
Aldo pun duduk di samping mama nya.
"ada apa ma? Kok kaya serius gitu?" tnya Aldo.
"jadi waktu kamu berumur empat tahun, mama udah punya rencana untuk menjodohkan kamu kmu dengan anak temen mama yang baru ngelahirin anak nya." jelas Devita.
Aldo membulatkn matanya.
__ADS_1
"emang zaman sekarang masih ada yah perjodohan?" tany Aldo yang tidak percaya.
"kamu mau yah?!" seru Devita.
"tapi kan ma--" ucap Aldo yang dipotong oleh mamanya.
"gak ada tapi-tapian pokok nya kamu harus mau...!" bantah Devita.
"terserah mama deh...!" ujar Aldo dan langsung melenggang pergi ke kamarnya.
Pagi harinya
Aldo sedang tidur pulas di kamarnya.
"nak...! Kamu sekarang mandi gih, kita akan ngelamar anak temen lama mama...!" ujar Devita.
Aldo langsung bangun dan melotot kan matanya kaget.
"sekarang ma...?" Tanya Aldo.
Devita mengangguk.
"masa sekarang sih ma...?" protes Aldo.
"udah cepet...! Mandi." suruh Devita.
Aldo pun dengan malas ke kamar mandi untuk mandi.
βββ
Yah... Gimana doonk Aldo nya mau di jodohin tuh sama Mamanya. Terus Tiara di kemana inπ yaudah deh mungkin Tiara bukan jodoh nya Aldo, pasti Tiara akan memiliki pasangan yang lebih dari Aldo.
Padahal mereka baru aja jadian yah...
__ADS_1