
[ngidam rujak]
Setelah lama menunggu, akhirnya keluarga kedua sejoli itu datang secara bersamaan.
Tuk! Tuk! Tuk!
Suara ketukan dari pintu utama memasuki pendengaran mereka.
Mereka menengok ke arah pintu itu dan membukanya dengan lebar.
"kalian ada apa, Tiba-tiba manggil kita?" tanya Devita.
"masuk dulu! Nanti aku ceritain semuanya di dalam," ujar Aldo.
Mereka pun masuk kerumah itu dan langsung duduk dikursi yang ada diruang keluarga.
"ayo ceritain, kenapa kalian manggil kita?" tanya Julianti.
Aldo dan Tiara berdiri dihadapan mereka.
"jadi..." Aldo menggantung ucapannya.
Para orang tua Aldo dan Tkara memperhatikan wajah mereka dalam untuk menunggu jawaban.
"jadi apa?" tanya Adi.
"nungguin ya?" canda Tiara.
"ish! Cepet...!" ketus Andi.
"jadi, Tiara sedang hamil!" ujar Aldo antusias sambil mengelus perut Tiara yang masih rata.
Andi, Adi, Julianti, dan Devita saling tatap.
"hamil?" seru mereka berempat dengan kompak.
Aldo dan Tiara mengangguk.
"yey... Kita sebentar lagi punya cucu!" seru Devita dan Julianti antusias sambil lompat-lompat di lantai.
"yuhu... Kita sebentar lagi punya cucu!" seru Adi dan Andi sambil berpelukan ala cowok.
Aldo dan Tiara saling tatap dan tersenyum satu sama lain dengan tingkah orang tua mereka yang sangat senang dengan kehamilan Tiara.
"kamu yang tenang yah... Disana!" seru Aldo sambil mengusap perut Tiara dengan mengecupnya dengan sayang.
Tiara tersenyum dengan tingkah Aldo.
"ya udah, karena Tiara lagi hamil..., kita party gimana?" seru Andi.
"ayok!" seru mereka antusias.
Mereka pun party, seperti biasa, mereka membuat sate bersama.
***
Setelah selesai melakukan party itu, Aldo dan Tiara masuk ke kamarnya, sementara kedua orang tua mereka, sudah pulng kerumahnya masing-masing.
Didalam kamar Aldo dan Tiara, mereka sedang bercanda ria di sana.
"em...yank! Nama anak kita kalau perempuan mau pake nama apa?" tanya Aldo.
"em... Aku sih, maunya ada nama Aisyah didalam nama dia, kalau dia perempuan...!" seru Tiara sambil mengusap perut ratanya.
"kalau dia laki-laki, didalam nama itu harus ada Muhammad nya yah!" sambung Aldo.
Tiara mengangguk.
"ya udah, kita tidur yuk!" ajak Aldo.
Mereka pun tidur di atas ranjang dengan posisi berpelukan, dan mereka pun terlelap.
***
__ADS_1
Sekitar pukul 12.30 wib, Tiara terbangun dari tidurnya.
"mas, aku mau rujak...!" rengek Tiara.
Aldo terbangun dari tidurnya.
"sekarang?" tanya Aldo sambil mengucek-ngucek matanya.
"iyah... Cepet ih...!" rengek Tiara sambil menggoyang-goyangkan tubuh Aldo.
"masa sekarang? Inikan udah malem sayank...!" ujar Aldo.
"ish, aku maunya sekarang!" ketus Tiara sambil bersedap dada dan membelakangi Aldo.
Aldo mengusap wajahnya dengan kasar.
"ya udah ayok! Tapi sama kamu! nanti kalau salah, masa aku harus balik lagi!" gerutu Aldo.
Mereka pun berangkat keluar untuk mencari rujak.
Diperjalanan, mereka tidak sama sekali menemukan penjual rujaknya.
"haduh...! Mana penjualnya sih!" gerutu Aldo.
"pokoknya, rujaknya harus ketemu sekarang!" ketus Tiara.
"nah! Itu penjual rujak sayank!" seru Tiara antusias.
Ciiit!
Aldo mengerem mobilnya dan keluar dari untuk membeli rujaknya.
Setelah selesai membeli rujak, Aldo kembali masuk.
"nih!" ujar Aldo sambil menyodorkan rujak itu.
"makasih sayank!" seru Tiara dan mencium pipi Aldo.
"iyah, sama-sama!" seru Aldo.
"aku mau kerumah ibu aku!" pinta Tiara.
"okey!" ujar Aldo sambil mengedipkan sebelah matanya.
Aldo pun melajukan mobilnya untuk ke rumah mertuanya.
"nanti kalau kita udah kerumah mama kamu, nanti kerumah mama aku yah!" seru Aldo.
"iyah! Aku mah ikut kamu ajah!" ujar Aldo.
***
Mereka pun sampai dirumah orang tua Tiara.
Mereka langsung masuk kerumah itu.
"mama mana bi?" tanya Tiara.
"nyonya besar lagi tidur non!" ujar bi Ati.
"owh... Yaudah aku mau bangunin mama aku dulu, kamu duduk ajah disitu!" Aldo pun menurut dan duduk dikursi yang ada disana.
Tuk! Tuk! Tuk!
"mah...! Bangun, ini aku, Tiara!" teriak Tiara
Ceklek!
Juliamti membuka pintu itu sambil mengucek-ngucek matanya.
"Tiara! Kamu ngapain malam-malam kesini?" tanya Julianti kaget.
"aku mau ke mama...!" rengek Tiara sambil memeluk Julainti.
__ADS_1
"ya udah, kita kebawah yuk!" ajak Julianti.
"suami kamu mana?" tanya Julianti.
"ada dibawah!" seru Tiara.
Setelah sampai dibawah, Julianti mendapati menantunya yang sedang duduk.
"eh! Nak Aldo...!" seru Julianti.
Aldo menyalimi tangan sang mertua dengan hormat.
"kalian ngapain malam-malam kesini?" tanya Julianti.
"tau tuh! Tiara tadi merengek mau rujak malam-malam, sekalian aja kesini!" cerocos Aldo.
"hehe, mungkin Tiara lagi ngidam nak!" seru Julianti.
"iyah kali!" seru Aldo sambil menguap.
"kamu ngantuk? Ya udah, kamu tidur ajah!" titah Julianti.
"nanti aja mah! Lagian nanti kalau aku tidur, nanti lagi nyetir malah ngantuk!" balas Aldo.
"eh! Bentar, mama mau ambil buah-buahan dulu didapur!" pamit Julianti.
Julianti pun melangkah ke dapur untuk mengambil buah-buahan.
Setelah mengambil buah-buahan, dia menaruh buah-buahan itu diatas meja.
Tiara langsung mengambil apel dan melahapnya.
"kamu mau?" tawar Tiara.
Aldo menggigit apel itu, dan mengambil anggur.
Mereka pun bercanda gurau diruang itu.
***
Setelah lama bercanda gurau, mereka pun berpamitan pulang untuk kerumah orang tuanya Aldo.
Setelah sampai disana, mereka langsung masuk kerumah itu.
"bentar, aku mau bangunin mama dulu!" seru Aldo.
Tiara langsung duduk dan menunggu Aldo.
Setelah lama menunggu, akhirnya Devita dan Aldo pun turun dari bawah.
"eh! Tiara..., kalian ngapain malam-malam kesini?" tanya Devita.
"tadi Tiara merengek ingin rujak, ya sekalian aja aku kesini!" cerocos Aldo, Devita mengangguk mengerti.
"mungkin dia lagi ngidam kali!" seru Devita.
"mungkin!" balas Aldo.
"eh! Tadi aku kerumah orang tuanya Tiara!" sambung Aldo.
"terus kamu disitu ngapain?" tanya Devita.
"tuh! Dia mau kerumah mamanya!" seru Aldo sambil menunjuk Tiara.
"owh....!" gumam Devita.
"eh! Sayank, gimana keadaan kandungan kamu?" tanya Devita.
"baik kok ma!" seru Tiara.
Mereka pun bercanda ria disana.
***
__ADS_1
Sekarang, mereka sedang ada dirumah mereka, mereka memilih untuk tidur dan mereka pun terlelap dengan posisi Aldo memeluk Tiara dari belakang.