
Setelah mereka siap! Mereka puj turun dari atas untuk melakukan makan pagi bersama.
Setelah sampai di ruang makan, Tiara dan Aldo mendudukan bobot tubuhnya di kursi yang bersampingan.
"pagi mah! pah!" sapa mereka berdua.
"pagi juga!" balas ayah dan ibunya Tiara.
Tiara menyiapkan makanan untuk di santap suami nya.
Setelah menyiapkan makanan untuk suami nya giliran Tiara untuk menyiapkan lauk pauk untuk dirinya sendiri.
Mereka pun memakan makanan mereka masing-masing.
Ketika sedang memakan santapan mereka masing-masing, Aldo membuka suara.
"mah? Pah?" panggil Aldo.
Adi dan Julianti pun mendongak menatap Aldo.
"jadi gini...! Kan aku sama Tiara udah nikah selama beberapa hari ini,,, nah! Aku rencana nya mau bawa Tiara kerumah aku sendiri! Apa mamah sama papah izinin Tiara untuk tinggal di rumah Aldo?" tanya Aldo.
"kami sihh boleh-boleh ajah! Kan Tiara sekarang sudah milik kamu! Tapi...! Ada syaratnya!" ujar Julianti.
"apa syarat nya?" tanya Aldo.
"kamu jangan nyakitin Tiara, apalagi siksa Tiara! Kalau kamu gak sayang lagi sama Tiara, sebaik nya kamu pulangkan saja Tiara kesini jangan siksa Tiara! Karena mamah pernah lihat video di facebook kalau suaminya siksa istrinya, jadi mamah takut Tiara kenapa-napa!" ujar Julianti.
"iya mah aku gak bakal ngelakuin itu kok! Lagian juga aku sayang sama Tiara mana mungkin aku sakitin orang yang aku sayang!" ujar Aldo.
"oh! Iyah satu lagi, kalau kalian ada masalah jangan pakai emosi,,, tenangkan dulu diri kalian dan selesaikan masalahnya dengan kepala dingin yah!" peringat Julianti.
Tiara dan Aldo pun mengangguk paham.
***
Setelah makan bersama, Tiara dan Aldo pun berpamitan untuk pergi ke sekolah Tiara dan ke kantor Aldo.
"kami pergi dulu ya mah! Pah!" pamit Tiara dan menyalimi tangan mamah dan papahnya secara bergantian.
Aldo pun melakukan aa yang di lakukan Tiara.
Setelah berpamitan, mereka pun pergi ke tujuan mereka.
Didalam mobil Aldo
"tuh kak! Kakak kalau salah paham sama Tiara jangan emosi dulu kaya kemaren dengerin dulu penjelasan aku!" peringat Tiara.
"ya... Kan kalau kakak salah paham kakak gak tahu!" ujar Aldo.
"iyaah... Aku juga tahu kalau salah paham itu nggak bakal langsung tahu, tapi kakak tanya dulu ke aku kenapa aku bisa ngalakuin itu dengan baik jangan pake emosi!" ujar Tiara.
"iya -iya... Aku minta maaf aku janji gak bakal ngulanginya lagi!" ujar Aldo.
Mereka pun sampai di halaman sekolahnya Tiara.
__ADS_1
"yaudah aku sekolah dulu yah kak!" ujar Tiara dan mencium punggung tangannya Aldo.
Cup!
Aldo pun mencium keningnya Tiara dengan sayang.
Setelah itu Tiara pun keluar dari mobil itu dan berjalan ke dalam sekolahnya.
Setelah Tiara tidak keliatan lagi, Aldo pun melajukan mobilnya.
***
Ketika sedang berjalan, Intan tersenyum jahil ke arah Tiara.
Dug!
"Aduh!"
Intan senghol Tiara dengan keras sehingga Tiara tersungkur ke lantai.
Intan tersenyum kemenangan setelah melihat Tiara terjatuh ke lantai.
"Intan! Apa-apain sih main senggol ajah!" ketus Tiara sambil membersihkan seragamnya.
"emang enak...! Jatoh! Hahaha..." ujar Intan.
Doni yang melihat Tiara dijahili Intan merasa geram.
"heh! Lo? Kenapa lo senggol Tiara sampai tiara jatoh hah?" ketus Doni.
"gue lihat dengan mata gue sendiri, kalau lo yang nyenggol Tiara! Bukan Tiara yang nyenggol lo!" bentak Doni.
"yaampun... Doni! kenapa kamu bentak aku sih padahal kan aku ini calon istri kamu hiks!" ujar Dini dengan pd nya.
"idih! Najis banget gue nikah sama pengechut kayak lo!" bentak Doni menunjuk muka Intan.
"yaampun...! Kok kamu gitu sama aku," ujar Intan cemberut.
"udah yuk! Tiara, dari pada ngeladenin orang gila kayak dia! Mending kita ke kelas ajah!" ajak Doni.
Intan membulatkan matanya karena kaget dengan ucapan Doni yang menyebut nya gila.
"lah! Orang aku masih normal juga...! Masa cewek secantik gue gila!" ujar Intan dengan pd nya.
"emang lo gila!" ketus Doni dan membawa Tiara masuk ke kelasnya.
Setelah memasuki ruangan kelas Tiara, Tiara duduk di bangkunya.
"makasih yah Don! Lo udah nolongin gue!" ucap Tiara.
"iyah! Sama-sama!" ujar Doni.
"yaudah aku mau ke kelas aku dulu yah!" Tiara pun mengangguk.
Tidak lama kemudian, kedua sahabat nya Tiara pun datang.
__ADS_1
Siapa lagi kalau bukan Ana dan Ani.
"hay...! Tiara," ujar Ana dan Ani yang langsung memeluk Tiara.
"ish! Kalian apaan sih kayak udah lama gak ketemu aku ajah!" ketus Tiara.
"hehe! Ya maaf!" ujar Ana dan Ani secara bersamaan.
"em... Dari pada kita diam disini! Mending ke kantin ajah yuk! laper..." ujar Ana sambil mengusap perut nya.
"ayok!" ajak Ani sumringah.
Mereka pun berjalan ke kantin dengan bergandengan tangan.
"buk! aku pesen mie ayam satu sama air mineral satu yah!" ujar Ani.
"aku samain ajah deh buk!" ujar Tiara.
"aku juga!" sambung Ana.
"baik nenk!" ujar Buk Anis.
Buk anis pun menyiapkan pesanan ketiga perempuan itu.
Setelah lumayan lama menunggu, akhirnya pesanan mereka pun datang.
"makasih buk!" ujar mereka bertiga secara bersamaan.
"iyah sama-sama nenk!" ujar Buk Anis.
Setelah Buk Anis pergi, mereka pun menyantap makanan mereka masing-masing.
***
Tring!
Bel masuk pun berbunyi.
"yah...! Udah masuk! Padahal kan ini belum habis!" keluh Ana.
Mereka pun masuk ke kelas mereka.
Dan mereka pun mengikuti pelajaran nya.
***
Setelah lama menyimak pelajaran akhirnya waktu pulang pun tiba.
Tiara menunggu sang suami di depan gerbang sekolahnya.
"aduh kak Aldo dimana sih!" ketus Tiara.
"ah mending duduk dulu aja deh!" Tiara pun mendudukan bobot tubuhnya di kursi deket sana.
Ketika sedang bersantai di kursi itu, tiba tiba
__ADS_1