
Malam harinya, sepasang suami istri, sedang melakukan makan malam bersama.
Mereka tidak berbicara apapun, karena sedang makan, tidak baikkan, bicara sambil makan?.
Setelah selesai makan, mereka langsung masuk kekamar mereka.
Setelah sampai dikamar mereka, kedua sejoli itu duduk dikursi yang ada di kamar itu.
Paha Tiara dibuat bantal oleh Aldo, Tiara tidak mengusap rambur Aldo seperti biasanya, dia hanya acuh ada Aldo.
"yank! Kok kamu belum hamil yah?" monolog Aldo.
Tiara menggelengkan kepalanya sebagai jawaban.
"kamu kenapa sih? Masih marah?" tanya Aldo dan langsung duduk menghadap Tiara.
Tiara hanya menggeleng sambil menatap Aldo datar.
"kok kamu dingin gini? Gak kayak biasanya," ujar Aldo.
Aldo memindahkan Tiara kepangkuannya.
"kamu masih marah yah?" tanya Aldo.
"gak!" ujar Tiara cuek.
"kamu jangan marah sayank... Kan aku udah jelasin semuanya kekamu, tanpa ditambah ataupun dikurangi," ujar Aldo sambil mencubit pipi Tiara gemas.
Greb!
Tiara langsung memeluk Aldo dengan sangat erat dan terisak didalam tangisan Aldo.
"kamu kenapa sayank...? Kok nangis," tanya Aldo sambil mengelus punggung Tiara.
"aku minta maaf sama mas, karena aku belum jadi istri yang baik," ujar Tiara sambil terisak.
"nggak kok! Kamu udah jadi istri yang sangaaaattt... Terbaik buat aku," seru Aldo.
"maaf yah, sekali lagi!" seru Tiara dan melepaskan pelukannya.
Aldo mengusap pipi Tiara yang basah karena menangis.
"udah yah... Jangan nangis lagi!" ujar Aldo.
Tiara mengangguk dan tersenyum pada Aldo.
Cup!
Cup!
Tiara mencium kedua pipi Aldo, Aldo tersenyum atas perlakuan istri kecilnya.
"itu sebagai permintaan maaf aku buat kamu!" ujar Tiara dan mencium bibi Aldo sekilas.
"istri kecilku udah berani nyium aku yah ternyata!" ujar Aldo sambil mencolek hidung Tiara.
"ish! Mas apaan sih," ketus Tiara.
"apah tadi? Mas!" monolog Aldo.
"eh! Lupa," ujar Tiara dan langsung menutup mulutnya.
__ADS_1
"udah, gak papa! Sebut aku dengan sebutan itu ajah, biar keliatan suami istrinya! Hehe," seru Aldo.
"yang! Kok kamu belum hamil yah?" monolog Aldo.
"ye... Buatnya ajah baru kemaren, masa langsung hamil!" ketus Tiara.
"ya udah kita buat lagi yuk!" ajak Aldo semangat.
"ish! Mas, gak mau ah!" ujar Tiara tersipu malu.
"dosa loh... Yang, nolak permintaan suami!" ceramah Aldo.
"em... Yaudah deh ayok, sebagai permintaan maaf aku! Hehe," ujar Tiara dan mengalungkan tangannya di leher Aldo.
Aldo pun menggendong tubuh Tiara dan melakukan hubungan suami-istri.
***
Pagi harinya.
Tiara terbangun dari tidurnya, Tiara tersenyum setelah melihat wajah Aldo karena mengingat kejadian semalam.
"mas! Bangun," seru Tiara sambil mengelus wajah Aldo.
"kiss morning dulu!" ujar Aldo dengan mata terpejam.
Cup!
Tiara mencium bibir Aldo sekilas.
"udah! Sana, kamu mandi...! Kan kamu mau kerja," titah Tiara.
Aldo mengangguk dan melangkah ke kamar mandi dengan tidak memakai baju.
Aldo melihat sekujur tubuhnya.
"bwhahaha! Iyah lupa, yaudah aku mau mandi dulu ah!" ujar Aldo.
Aldo tidak malu sama sekali dengan Tiara.
Tiara mengibaskan selimut yang menutup tubuhnya.
Tiara menepuk jidatnya.
"aduh! Aku lupa pakai baju lagi," gerutu Tiara.
Tiara langsung mengambil bajunya dan memakainya.
Setelah memakai pakaian nya, Tiara langsung membereskan pakaian yang tergeletak dilantai dan menyiapkan pakaian kerja untuk suaminya.
Ketika sedang membereskan kamarnya, pintu kamar mandi terbuka dan menampakan Aldo dengan handuk yang dililitkan dipinggangnya.
"kamu mau mandi gak?" tanya Aldo.
"nanti ajah, kalau kamu udah berangkat kerja, kan aku harus masak dulu!" ujar Tiara.
"lah? Kok masak? Kan ada Bi Ranti!" ujar Aldo.
"ish! Kamu pura-pura lupa, atau gimana? Kan bi Ranti sedang pulang kampung!" seru Tiara.
"oh iya yah! Lupa, hehe," ujar Aldo sambil cengengesan.
__ADS_1
Tiara menggeleng-gelengkan kepalanya.
"ya udah aku mau ke bawah dulu, mau masak!" Aldo mengangguk.
Tiara pun pergi kebawah dengan memakai baju tidur dan rambut yang dijepit.
Walaupun Tiara kusut, tapi tetap saja, dia cantik.
Tiara langsung memulai aksi masaknya.
Ketika sedang masak, Ada yang memeluk Tiara dari belakang, siapa lagi kalau bukan Aldo.
"emang kamu gak capek?" tanya Aldo sambil menggesek-gesekan hidungnya di ceruk leher Tiara.
"nggak lah! Malahan, aku suka masak!" seru Tiara.
Bodyguard yang mau masuk kerumah itu, memgurungkan niatnya, karena takut mengganggu moment kedua sejoli itu.
"huh! Untung gak ketahuan sama si bos!" gerutu Dion.
"ya tuhan...! Kapan jodoh aku datang!" mohon Dion.
Dion merasa sangat sedih dengan statusnya yang jomblo.
***
Setelah selesai masak, Tiara langsung menata makanan yang sudah ia masak.
Tidak lupa, Aldo pun membantu Tiara untuk menata makanan itu.
Setelah tertata rapih, mereka pun menyantap makanan itu.
"em... Masakan kamu enak sekali sayang!" ungkap Aldo dengan jujur.
"iya donk! Istri siapa Aldo Sanjaya gitu loh...! Hehe," sombong Tiara sambil terkekeh geli.
"ish! Kamu lucu banget deh! Jadi pengen nerkam!" gerutu Aldo sambil mencubit kedua pipi Tiara dengan gemas.
"ish! Mas, sakit tau!" ketus Tiara sambil mengusap kedua pipinya.
"maaf, ya udah, kita lanjut makan lagi!" seru Aldi.
Mereka pun menyantap makanan nya.
***
Setelah selesai menyantap makanan nya, Tiara mencuci piring yang kotor.
Aldo yang melihat Tiara sibuk dengan pekerjaan rumah, merasa kasian.
"emang kamu gak capek?" tanya Aldo.
"nggak kok!" seru Tiara sambil mencuci tangan nya karena sudah selesai.
"ya udah, kamu pasangin dasi nya yah! Hehe," ujar Aldo.
Dengan senang hati Tiara memasangkan dasi Aldo.
Setelah selesai memasangkan dasi, Aldo langsung mengambil tas yang akan dibawa kekantor.
"aku kerja dulu yah sayang! Jaga diri kamu baik-baik," ujar Aldo sambil mengelus kepala Tiara dengan sayang.
__ADS_1
Tiara menyalimi tangan Aldo dengan takzim.