Cinta Pertamaku Kembali

Cinta Pertamaku Kembali
Bab 1


__ADS_3

-Elaine Seraphina Matteo


Seorang wanita berumur 25 tahun berparas cantik yang memiliki tinggi badan 160cm, rambut ikal panjang, kulit yang putih, bentuk badan bak gitar spanyol. Tentu membuat laki-laki manapun yang melihatnya tertarik untuk mendekatinya. Elaine memiliki sifat baik hati, tegas tapi juga cerewet jika seorang baik maka dia akan membalas kebaikannya 10 kali lipat, tapi jika ada orang yang berani menyakitinya maka dia akan 100 kali lipat akan menyakiti orang itu. Dia penyayang anak-anak.


Elaine adalah anak dari Daniel Matteo dan Ellen Seraphina. Elaine juga memiliki seorang kakak yang bernama Felix Matteo. Keluarga Elaine menjalankan bisnis keluarga dan merupakan perusahaan besar yang sangat berpengaruh di negara Z. Tapi Elaine tidak mau mengikuti jejak kakaknya yang melanjutkan bisnis keluarga, dia memilih untuk memulai karirnya sendiri secara mandiri dan tanpa mengungkapkan identitasnyayang sebenarnya.


Elaine dikenal orang dengan nama Elaine Seraphina. Setelah lulus SMA Elaine memutuskan untuk melanjutkan kuliahnya di luar negeri dan mengambil jurusan fashion design. Setelah lulus kuliah Elaine memulai karirnya di luar negeri dan brand yang di


kembangkannya sudah cukup diakui dunia. Keluarganya tak pernah khawatir dengan apa


yang dilakukan Elaine karna dibalik parasnya yang cantik dan sikapnya yangbmandiri, dia pintar bela diri karna sejak kecil Elaine selalu mengekor pada kakaknya yang terpaut 3 tahun lebih tua darinya. Apapun yang kakaknya lakukan sebisa mungkin dia akan mengikutinya. Elaine juga dekat dengan sahabat kakaknya yaitu Henny, tentu saja Henry juga menjadi sahabat masa kecilnya.


Setelah 7 tahun meninggalkan negara Z akhirnya Elaine memutuskan untuk kembali ke negara Z karena dia merasa sudah cukup puas dengan pekerjaannya dan ingin tinggal


dekat dengan keluarganya.


-Henry Mosha Alexander


Seorang pria berumur 29 tahun yang gagah, tampan dan memiliki tubuh yang atletis. Henry adalah anak dari Victor Alexander dan Grace Margaret. Dia juga memiliki seorang adik yang bernama Hugo Mosha Alexander. Seperti keluarga Matteo, Henry juga menjalankan bisnis keluarga Alexander yang merupakan salah satu perusahaan besar dan disegani di negara Z. Henry juga dibantu oleh adiknya Hugo dalam menjalankan


bisnis keluarganya. Karna bisnis keluarganya menyebabkan Henry harus pergi ke luar negeri dan membuatnya tidak pernah menghubungi sahabatnya Felix maupun Elaine.


Tapi dia berjanji untuk datang saat Elaine lulus SMA. Saat itu Henry yang datang menemui Elaine dikejutkan dengan Elaine dilamar oleh lelaki lain. Saat melihat itu tanpa


berpikir panjang Henry langsung pergi meninggalkan Elaine tanpa sepengetahuan Elaine.


Setelah kejadian itu Henry yang mendapat kabar jika Elaine pergi keluar negeri


untuk melanjutkan pendidikannya semakin kesal dan membuat sikapnya berubah


menjadi dingin dan kejam. Karna sikapnya yang dingin akhirnya Henry dijodohkan


dengan Aliza oleh mamanya dan telah memiliki 2 orang anak yang bernama Dean dan Rava.


-----------------------------

__ADS_1


*Kelulusan Elaine*


 Semua siswa nampak sangat senang, senyuman nampak menghiasi wajah mereka mereka tampil dengan sangat menawan. Begitu juga Elaine, dia tampil dengan pakaian dan riasan yang sederhana namun sangat menawan. Tentu saja dia menjadi pusat perhatian semua orang. Disamping karna parasnya yang cantik Elaine pun menjadi siswi yang menempati peringkat pertama di angkatannya. Banyak orang kagum akan Elaine terutama kaum pria ada pula yang tampak iri dan membenci Elaine karna


kecantikan dan prestasinya.


Upacara kelulusan pun usai. Sekarang meninggalkan acara para siswa dengan berbagai hiburan yang disuguhkan dari masing-masing siswa.


Sampailah pada penampilan Nathan yang merupakan teman baik Elaine dan tanpa sepengetahuan Elaine, Nathan telah menyukai Elaine sejak lama. Nathan menyanyikan sebuah lagu dengan


diiringi permainan gitar yang dimainkannya. Seluruh yang hadir di ruangan itu seakan takjub dengan penampilan Nathan. Elaine pun merasa sangat takjub dengan penampilan temannya.


Seusai menyanyikan sebuah lagu Nathan turun dari panggung dan membawa sebuah buket besar bunga mawar merah lalu berjalan menuju tempat Elaine berada.


Tepat di depan Elaine duduk dia bersimpuh, sontak karna kaget Elaine pun berdiri, dia masih kaget dan bingung dengan kejadian saat ini. Nathan merogoh saku celananya dan mengambil kotak beludru bermarna merah dan membukanya. Ternyata di dalamnya terdapat cincin berlian yang sangat indah.


Tentu hal itu menjadi pusat perhatian dari semua orang. Semua orang mulai berbisik dengan apa yang terjadi.


“Elaine… Sebenarnya sejak pertama bertemu denganmu aku mulai suka, awalnya aku kira hanya perasaan kagum semata tapi sampai saat ini perasaanku bertambah padamu. Mungkin ini yang namanya cinta pada pandangan pertama”


 Semua orang bersorak riuh mendengar pernyataan cinta dari Nathan. Tapi Elaine masih berusaha untuk mencerna apa yang di katakan Nathan. Tentu saja itu karena Elaine sudah menganggap Nathan sebagai teman baiknya.


Tanpa mereka sadari sedari tadi ada sepasang mata yang memperhatikan mereka. Mata yang penuh akan amarah dan kekecewaan. Tentu saja karna dia merasa kalah cepat dengan Nathan.


Ya itu adalah Henry Mosha Alexander orang yang dicintai Elaine dan merupakan teman masa kecilnya dan memiliki tempat khusus di hati Elaine. Tanpa Elaine dan Henry sadari mereka telah saling mencitai walaupun tidak saling mengungkapkan.


Henry ingin sekali rasanya menghajar Nathan. Tangannya mengepal erat saat mendengar Nathan melamar Elaine. Tapi Henry diam dia ingin melihat respon dari Elaine.


Elaine diam sejenak hingga Nathan memanggil namanya kembali. Elaine meraih kotak beludru itu. Santak itu membuat Henry terheran dan pergi dari tempat tersebut. Dia tak sanggup melihat wanita yang dia cintai sedari kecil menerima lamaran orang lain. Dia membuang buket bunga mawar biru yang merupakan bunga kesukaan Elaine


sembarang.


Tentu saja itu bukan hal yang sebenarnya terjadi. Elaine sebenarnya menutup kotak beludru itu.


“Nathan.. Aku minta maaf, aku tak bisa menerima lamaranmu. Aku sudah menganggapmu sebagai teman

__ADS_1


baikku. Maaf aku tidak bisa membalas perasaanmu” ucap Elaine halus menolak


lamaran Nathan.


“Tapi… Apakah ada orang yang saat ini kamu cintai? Sehingga kamu menolakku?” ucap Nathan lirih


Elaine hanya mengangguk memberi isyarat bahwa memang ada lelaki yang saat ini dia cintai  tetapi bukan Nathan.


Elaine berjalan meninggalkan Nathan menuju halaman dimana dia melihat sosok kakaknya Felix. Dia melewati buket bunga yang tergeletak di tanah dan hancur.


“Hmmm kasian sekali bunga-bunga ini. Padahal mereka sangat indah tapi malah dihancurkan dan dibuang sembarangan” gumam Elaine


“El… Kamu sudah selesai acaranya? Ayo kita pulang” seru Felix tersenyum melihat kedatangan adiknya


“Tapi kak… bisakah kita menunggu sebentar saja?”


“Menunggu siapa El?” Felix nampak bingung dengan adiknya


“Hmmm.. Sebenarnya aku ingin menunggu Kak Hen. Dia sudah berjanji akan kemari hehe” ucap Elaine cengengesan pada kakaknya.


“Haha dasar kamu ini.. ayo kita tunggu di kantin saja.. kakak lapar” ucap Felix


Elaine hanya mengangguk tanda setuju dengan usulan Felix. Mereka menunggu Henry tapi yang ditunggu tak


kunjung datang hingga tempat itu sepi. Elaine berusaha menghubungi Henry tapi ponselnya


tidak aktif. Wajahnya yang semula tersenyum tiba-tiba berubah kecewa.


“El.. Sepertinya Henry sedang siuk hingga tak sempat kemari. Sebaiknya kita pulang saja ya” ucap Felix yang berusaha menenangkan Elaine.


Elaine kembali tak menjawab kakanya, dia hanya mengangguk. Diperjalanpun dia hanya diam saja.


Sesampainya dirumah Elaine langsung masuk kamar dan membersihkan dirinya. Dia merasa perasaanya tak


terbalaskan oleh Henry sehingga dia memutuskan untuk ikut kakaknya ke luar negeri esok harinya untuk melanjutkan pendidikannya.

__ADS_1


__ADS_2