Cinta Terlarang Penjaga Gunung

Cinta Terlarang Penjaga Gunung
Bab 28


__ADS_3

Setelah habis latihan koreo dance untuk comeback nya nanti. Para member QueenGirls langsung pergi ke dorm mereka untuk beristirahat, sudah lama mereka tidak kumpul bersama karena mereka memiliki untuk tinggal sendiri-sendiri.


"Aku senang sekali kita bisa kumpul bersama lagi di dorm ini" Ujar Soora langsung merebahkan badannya di sofa.


"Iya aku jadi ingat masa masa dulu" sambung Serin yang ikut duduk di samping Jennie.


"Bagaimana aku sudah cantik belum? Untuk memikat my love Kai ??" Ucap Jennie dengan wajah sok imut dengan puppy eyes nya.


Aeri tersedak kuah mie nya, Serin melongo tidak elit di sofa dorm mereka, sedang kan Soora tertawa terbahak bahak melihat kelakuan Jennie yang sangat seklek ini.


"Sialan kau membuat nafsu makanku hilang Jennie!!" Teriak Aeri sambil melempar bantal di sofa dan menatap Jennie jijik.


Serin dan Soora semakin tertawa terbahak bahak, apa lagi melihat wajah Jennie yang saat ini sudah tertekuk masam.


"Sialan, aku bersusah payah makeup cantik begini untuk memikat Kai tapi kau malah bilang aku menjijikan" ucap Jennie mencebik kesal.


Serin menggelengkan kepalanya tak habis pikir. Bagaimana bisa Jennie bisa tergila gila pada Kai? Apakah karena wajahnya yang tampan itu? Apa semenjak dia menjadi Fangirl bisa menyebabkan seperti itu?


"Oh iya Serin bagaimana denganmu? Pilih Suho atau Jaemin atau Renjun atau Xiaojun?" Tanya Soora tiba tiba merubah pembicaraan.


"Lah kok jadi gini sih?" Ucap Serin bingung.


"Kalau menurut aku sih lebih pilih Xiaojun aja di kaya raya tujuh turunan hartanya nggak bakalan habis" ujar Jennie.


"Kalau menurut aku sih lebih baik Renjun yang pasti pasti aja. lagipula kalian berdua sudah dekat dari kecil kan?" Ujar Aeri.


"Kalau aku sih pilih Suho dia itu seperti peti es, ice boy biasanya cowok seperti itu orangnya setia loh. Kalau Jaemin dia terlihat masih ke kanak kanakan" ujar Soora.


"Aku tidak memilih siapa pun di antar mereka! Karena aku sudah memiliki seorang yang mengisi hatiku yang kosong" ujar Serin yang mengingat Jeha.


"Siapa itu?" Tanya Jennie penasaran.


"Kasih tau kami" Ujar Aeri dan Soora serentak.


"Rahasia"

__ADS_1





Serin menatap handphone dengan yang takut, Soora yang berada disampingnya lalu menaikkan satu alisnya keatas tidak mengerti.


"Serin kamu kenapa?" Tanya Soora menepuk bahu Serin agak keras.


Serin berbalik dan menatap balik wajah Soora dengan wajahnya yang pucat.


"Soora... Matilah aku!" Ucap Serin ketakutan.


Soora merampas handphone Serin cepat, lalu ikut tersentak sangat kaget di tempatnya saat melihat berita tentang Lucas mengumumkan sedang menjalani hubungan dengan Choi Soomin adik kandung dari Serin tanpa putus dengan Serin.


"Gila ya si Lucas bisa bisa membuat berita kaya gini" ucap Soora sewot.


"Kenapa si Lucas?" Tanya Aeri yang ikut penasaran.


"Stress kali tuh orang! Intinya dia berharap bisa miliki dua pacar sekaligus gitu" celetuk Jennie.


"Ihh, najis banget! Dia udah jadi sampah yang di buang oleh Serin!" Ujar Soora merasa jijik.


"Tapi ini gimana teman teman? Ini pasti akan menjadi skandal besar sementara album comeback kita sebentar lagi" ujar Serin panik.


"Iya benar pasti QueenGirls akan di hujat! Terlebih lagi Serin akan di hujat karena mau di selingkuhi oleh adiknya sendiri" ujar Aeri.


"Lucas emang bajingan!!" Umpatan Jennie.


Serin bergetar menahan tangisannya, ia tidak siap menerima hujatan lagi yang terarah padanya. Waktu itu saja saat Lucas tidak hadir di acara MAMA, Serin sangat stress menerima banyak hujatan dimana mana. Kalau Serin sedang di campakkan kekasihnya karena merasa bosan. Apalagi sekarang setelah mereka tau kalau kekasih yang di maksud itu adalah Soomin adiknya sendiri. Bahkan Lucas sendiri mengaku kalau dia menjalani hubungan dengan kakak beradik itu.


Soora yang ada disampingnya ikut memeluk Serin erat, mencoba menenangkannya rekan se-timnya yang saat ini terlihat sangat kacau.


"Tenanglah semuanya akan baik baik saja Serin" ucap Soora menyakinkan Serin.

__ADS_1


Soora langsung mengelus rambut panjang Serin pelan, Aeri yang melihat Serin kacau langsung menghubungi satu nomor yang mungkin bisa membantu mereka saat ini.


"Kalian tunggu di sini! Aku akan menelepon Pak CEO dan manajer Lee untuk membantumu Serin." Ucap Aeri serius sambil berjalan keluar ruangan.


"Teman teman aku takut hiks..." Lirih Serin pelan memeluk Soora yang ada di sampingnya.


"Jangan takut Serin, kau punya kami..." Ujar Jennie memberikan semangat.


Serin menggeleng lemah." Mereka pasti akan bilang aku adalah wanita bodoh yang membiarkan kekasihnya berselingkuh dengan adiknya sendiri. Aku malu.. aku tidak sanggup lagi untuk hidup" ucap Serin menangis di pelukan Soora.


"Hei jangan bilang seperti itu! Ini bukan salahmu, tapi salah si Lucas yang sudah berani berselingkuh di belakangmu lalu sekarang dia membuat pernyataan konyol seperti itu di media!!"


"Jangan pikirkan yang tidak tidak! Kita pasti akan membongkar kebusukan si Lucas." Pekik Jennie.


Serin menangis dengan hebat. Dia tau dia memang bernasib buruk tentang masalah percintaan tapi kenapa semua sampai terjadi seperti ini?! Kenapa Lucas tega membuat berita yang tidak benar seperti itu! Apakah ia ingin menjatuhkan Serin? Ia hanya ingin hidup damai saja..


"Aku ingin pulang ke apartemenku" lirih Serin melepaskan pelukannya dari Soora.


"Kau yakin ingin pulang?" Tanya Soora tak percaya.


"Iya"


"Lebih kita nginep di dorm ini aja" pinta Jennie.


"Tidak aku ingin pulang karena ada yang menungguku" lirih Serin teringat pada Jeha.


"Siapa?" Tanya Jennie kepo.


"Ish Jennie ga usah kepo! Pasti orangtuanya Serin lah" ujar Soora.


"Kami akan mengantarkanmu Serin." Ujar Jennie.


"Terimakasih teman teman."


Entah kenapa di saat seperti ini Serin teringat Jeha. Ia hanya ingin bersama dengan Jeha saat ini, seperti biasa pasti dia akan menghibur.

__ADS_1


__ADS_2