
Ting
Tong
Bel pintu masuk apartemennya Serin berbunyi, dengan cepat Serin langsung membukakan pintunya.
CEKLEK!
Betapa terkejutnya Serin melihat Renjun, Xiaojun dan para member Dreams datang berkunjung.
"Serin aku sangat khawatir padamu" ujar Renjun tersenyum. Serin pun membalas senyuman itu.
"Silahkan kalian masuk" ujar Serin mempersilakan semuanya.
"Serin itu pasti Gofood ya yang datang?" Tanya Jennie yang sambil berjalan menghampiri Serin.
" Jennie sayang" teriak Kai langsung memeluk Jennie dengan erat melepaskan rindu.
"Kai?" Jennie membalas pelukan tersebut.
Sontak semua yang melihat terpelongo kaget. Benar benar di luar dugaan jika Jennie dan Kai menjalani hubungan khusus.
"Tunggu jadi kalian berdua pacaran?" Tanya Xiaojun menarikan Jennie agar menjauh dari Kai.
"Kau merahasiakan dari kami Kai" gerutu Jaemin kesal.
"Pantas saja tadi semangat banget mau ikut! Ada tujuan tertentu toh" sindir Suho.
"Iya Jennie juga tega sama aku! Tidak di beritahu" Ujar Serin mendengus kesal.
"Jennie bisa jelaskan semuanya ini?" Tanya Xiaojun mengintimidasi.
"Hehehe... Aku dan Kai sudah menjalani hubungan selama sebulan" jawab Jennie cengar-cengir.
"Iya itu benar kami saling mencintai! Ya kan sayang?" Kai mencoba mendekati Jennie lagi tapi Xiaojun menghalangi.
Plak!
"Eh eh.. main sosor aja anak orang" Xiaojun memukul pelan Kai.
"Tolonglah Pak CEO restui hubungan kami" pinta Jennie memohon.
"Iya Pak CEO aku memohon padamu" pinta Kai mendukung Jennie.
"Kalau gitu agensi kita bakalan jadi besanan dong" sorak Jaemin terlihat senang.
"Baiklah aku akan klarifikasi hubungan kalian berdua di media nanti" ujar Xiaojun pasrah.
"Yeah" Kai dan Jennie berjingkrak merasa senang.
"Kai sama Jennie sudah direstui hubungannya. Kita kapan Serin?" Tanya Mark menatap wajah Serin.
"Kapan?"Serin memegang kepalanya"hm.. mungkin kapan kapan hahaha.." tawanya.
"Yahh Serin padahal aku Fanboy nomor satu mu loh" Mark langsung lesu.
"Ayolah langsung masuk aja ke ruangan tamu" pinta Serin.
Mereka berjalan masuk menuju ruangan tamu Serin di sana udah ada Aeri dan Soora.
Aeri memuntahkan kembali ramen yang di mulutnya, matanya menatap kearah Jennie dan Kai yang berjalan sambil saling merangkul satu sama lain. Gila Aeri tidak paham sebenarnya apa yang terjadi hingga mereka sampai seperti itu.
__ADS_1
"Hei Jennie kau merusak selera makanku!" Kesal Aeri.
"Gusy aku mau mengumumkan kalau mulai hari aku dan Kai secara resmi adalah pasangan kekasih" ungkap Jennie tersenyum senang.
"Gila ya loh Jennie itu bisa jadi skandal" ucap Aeri.
"Tenang Aeri, itu bisa menguntungkan untuk comeback kita nanti" ujar Xiaojun.
"Loh pak CEO ada di sini juga, Renjun juga" ujar Aeri yang baru menyadari.
"Hallo kita juga ada di sini" ujar Jaemin di susul dengan para member Dreams.
"Silakan duduk di sini, aku akan bawakan cemilan untuk kalian" ujar Serin pergi kedapur untuk mengambil beberapa cemilan.
"Serin aku ikut" ucap Soora yang mengikuti Jennie.
Setelah beberapa menit Serin dan Soora datang membawa cemilan banyak untuk mereka makan bersama.
"Serin aku sangat sangat khawatir padamu" ujar Suho tersenyum.
"Aku juga!" Sahut Jaemin.
"Aku jauh lebih khawatir di bandingkan mereka berdua" ujar Mark.
"Kalau kau ingin bertemu dengan Jennie" ujar Kai mengedipkan matanya pada Jennie.
"Dasar si bucin akut" celoteh Mark.
"Sudah kalian hentikan, kasihan Serin" pinta Renjun yang mengerti keadaan Serin.
"Nggak apa apa, aku merasa sangat senang karena ada orang orang yang perduli padaku" ucap Serin yang haru.
"Tentu saja kami perduli padamu Serin" ucap Renjun.
klarifikasi tentang putusnya hubungan kamu dengan Lucas." Ucap Xiaojun.
"Terimakasih Xiaojun, aku percaya kau akan menyelesaikan masalah ini" Jawab Serin.
"Pak CEO jangan lupa klarifikasi hubungan ku dan Jennie" pinta Kai semangat.
"Iya jangan lupa ya" sahut Jennie mendukung.
"Iya iya iya" jawab Xiaojun pasrah.
"Gusy gusy coba lihat berita terbaru hari" heboh Soora sambil melihat kearah layar handphonenya.
Semua orang yang ada di ruangan itu pun langsung melihat handphone mereka dan membuka halaman berita terkini. Tertulis di sana jika Lucas mengambil luka tusuk di bagian perut dan mata kanannya, terduga ada yang berniat untuk membunuhnya.
"Mampus tuh orang!" Umpatan Jennie senang.
"Kok kamu kejam sekali sih" ujar Kai.
"Dia tuh kang selingkuh! Awas aja kalau kamu selingkuh aku potong pisang jumbo mu itu" ancam Jennie mengepalkan tangannya ke arah Kai.
"Jangan dong nanti kita nggak bisa produksi anak" jawab Kai.
"Kok bisa pada penjaga rumah Lucas itu ketat sekali loh" ujar Serin berpikir.
"Mungkin aja itu haters yang membenci dia, kemudian menyusup masuk kerumahnya" ujar Renjun.
"Dia pantas mendapatkan itu karena telah menyakiti Serin kita" ujar Suho.
__ADS_1
"Kali ini aku setuju denganmu Suho" ujar Xiaojun yang mulai bersikap baik.
"Yaudah kalau gitu mari kita makan!" Jaemin langsung melahap makanan yang di suguhkan.
"Lebih enak ada minuman alkohol ga sih" ujar Kai.
"Benar itu" seru Jennie semangat.
"Aku akan ambil dulu ya" Serin pergi menuju dapurnya.
"Mari kita berpesta" teriak Mark semangat.
Sementara Jaemin menyadari keanehan pada Jeno yang dari tadi hanya diam saja dengan memasang wajah ketakutan.
"Jeno kenapa kau diam saja" tanya Jaemin berbisik.
"Aku melihat sosok yang menyeramkan berada di dekat Serin. Sosok itu sangat mirip dengan Jeha" ujar Jeno gemetar ketakutan.
"Apa? Itu tidak Jeha pasti sudah tenang di alam nya " ujar Jaemin tak percaya.
"Aku juga tidak tau tapi sosok benar benar memiliki aura negatif yang sangat kuat seperti aura membunuh" ujar Jeno.
"Nanti saja ceritanya! Lebih baik kau pura pura tidak melihat sosok itu" pinta Jaemin.
"Aku akan berusaha" Jawab Jeno
"Teman teman ini minuman nya" ujar Serin membawa beberapa minuman alkohol.
"Mari kita minum" ujar Suho.
"Demi kesayangan kita Serin, mari bersulang" ujar Renjun.
Mereka semua pun menikmati waktu bersama, mereka bernyanyi, tertawa bersama tak terasa waktu berlalu dengan sangat cepat.
"Serin aku pamit ya" ujar Suho tersenyum.
"Iya terimakasih Suho karena sudah datang kesini" Jawab Serin membalas senyuman.
"Jennie sayang aku pulang dulu. Love you sayangku muach" Kai memberikan kissbye menggunakan tangannya dalam keadaan mabuk berat karena dia paling banyak minum.
"Aduh kai badanmu berat sekali" ujar Mark yang membopong tubuh Kai yang mabuk.
"Bye bye Serin" Jaemin melambaikan tangannya.
"Serin kau juga pamit ya, ingat jika ada apa apa beritahu aku ya" Renjun mengusap lembut rambut Serin.
"Serin semua akan baik baik saja. Aku akan pastikan itu" ujar Xiaojun.
"Kita juga pulang ya" ujar Soora dan Aero serentak.
"Serin selamat beres beres hahaha" ujar Jennie yang mabuk berat seperti Kai.
"Hati hati ya kalian" Serin melambaikan tangannya lalu menutup pintunya kembali.
Semuanya teman temannya Serin sudah pulang inilah saat yang paling melelahkan yaitu beres beres.
"Ah sial aku membereskan semua ini" gerutu Serin kesal.
"Saya akan membantumu!" Ujar Jeha tersenyum.
"Emang bisa?"
__ADS_1
"Membantu memberikan semangat!"