
Setelah selesai mandi Serin segera menyiapkan sarapan dan duduk di meja makannya sambil memandangi gedung gedung tingkat lewat jendela apartemennya.
"Ahh sebaiknya aku berfoto lalu di posting di Instagram" gumam Serin sambil mengambil handphonenya.
C.Serinβ
β€οΈπ¬π΄ Disukai oleh ActorRenjun, Jennyrubyjane, BucinSesu, SScouplefans, dan 1.637.738.738 lainnya.
Choi_Serin breakfastπ΄π°
Lihat semua 1.364.738.737 komentar
JaehyunSukaSerin Congratulations ππ Comeback-nya gila pacarnya Jaehyun cantik banget ππ
BucinnyaSerinSuho kenapa ngga duet sama Suho aja sih kzl π€π€
WorldWideHandsome katanya sekarang single ya? Boleh dong aku daftar jadi pacar ππ
SerinRenjunLovers pengen lihat Serin main drama sama Oppa Renjun π₯Ί pasti bakalan keren banget πππ€€
Gizella123 kasihan banget kekasihnya direbut sama adiknya sendiriπ€£π€£
AeriChan apaan sih haters!! Minggat sana dari bumi !!!
Vtae Eh calon istri lewat :)
Kookie Eh ada masa depanku lewat π
RemehanSerin l Love You β€οΈ
IstrinyaSuho ih apaan sih jauh jauh sana dari Suho !!
JantungnyaSerin Serin hanya untukku!! Bukan untuk siapapun
Nchim bahagia selalu sayang ππ
LucasBride aku minta maaf, apa kamu tidak bisa menjengukku kali ini??
....
Bibir Serin yang asalnya tersenyum mendadak hilang, seseorang yang sangat ia kenal ikut mengomentari postingannya di Instagramnya. Jeha yang melihat ekspresi sedih Serin langsung memeluknya dari belakang.
"ASTAGA!" Teriak Serin kaget karena tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang. "Aku kaget tau!!"
"Maaf Serin" Jeha langsung melepaskan pelukannya dan pindah duduk di samping Serin.
"Tidak puaskah semalam kita bergelud?" Celetuk Serin kesal.
"Tidak! Saya tidak ingin jauh jauh dari Serin" ujar Jeha tersenyum.
__ADS_1
Serin menghela nafas panjang, ia menatap tajam ke arah Jeha, bagaimana bisa Jeha bersikap seperti ini! Dia sangat manja sekali.
"Bisakah kita melakukan itu malam ini lagi" tanya Jeha dengan memasang wajah polos.
Serin menepuk jidatnya tak percaya jika ada hantu yang menanyakan hal seperti itu padanya." TIDAK! TIDAK AKAN PERNAH LAGI!"
"Lihat gara gara kamu, aku jadi bisa ikutan fanmeeting!!" Serin membuka syal di lehernya lalu menunjukkan tanda tanda merah keunguan yang ada banyak di lehernya pada Jeha.
"Hahaha itu adalah tanda cinta saya pada kamu Serin" Jeha tertawa kecil melihat ekspresi wajah Serin.
"Ih nyebelin banget" dengus Serin kesal.
"Maafkan saya karena semalam saya tidak bisa mengendalikan dirinya saya. Tapi apakah itu sakit?" Jeha tiba tiba menyentuh leher Serin.
Serin menepis tangan Jeha dengan cepat."Jeha ini masih pagi! Jangan mulai dah" ujarnya yang wajahnya langsung memerah seketika.
Jeha hanya tersenyum memandangi wajah Serin yang mulai merona itu.
"Kuennya kelihatan manis banget ya"
Jeha yang melihat Serin dengan lahap memakan kue kue itu sebagai sarapannya.
"Tapi, yang di sebelah saya jauh lebih manis. Tidak kalah dengan kue itu." Balas Jeha menatap Serin senyum.
"Mulai deh ngegombalnya"
Jeha menoleh sambil mengerucutkan keningnya." Saya tidak jago ngegombal. Hanya mengatakan isi hati saya, tidak lebih." Ujar Jeha dengan sangat yang tersenyum manis.
"Duh gemesnya jadi pengen cekik" Jawab Jeha dengan enteng.
Serin langsung memasang muka yang ketakutan karena ucapan dari Jeha. Tapi arwah itu mengacak acak gemas rambut Serin. Menariknya ke dalam dekapannya. Serin merasa sebuah kenyamanan saat di peluk Jeha. Membiarkan pria itu memainkan rambutnya dan sebuah kecupan kecil mendarat di pipi chubby Serin.
"Sungguh kamu adalah wanita yang manis dan cantik dari sudut manapun." Ujar Jeha sambil menyelipkan helai rambut yang menutupi pipi Serin.
"Kamu juga ganteng banget. Nggak kalah sama para idol yang lain"
Jeha terkekeh mendengar gadisnya memuji ketampanannya. Seperti menjadi hiburan tersendiri bagi dirinya." Malah ketawa aku serius loh" dengus Serin yang masih dalam dekapannya. Kemudian mendongak menatap wajah Jeha, ah tubuh hantu itu terlalu tinggi.
"Saya memang sangat tampan, karena dari lahir saya sudah tampan" Jawab Jeha menyombongkan dirinya sembari menunduk , menatap wajah Serin.
Serin melingkarkan tangannya seolah sedang memeluk seseorang. Kini posisi mereka saling berhadapan dan saling berpandangan satu sama lain. Waktu seakan berhenti, membiarkan mereka berdua menikmati waktu romantis ini.
Di benar benar sangat sempurna! Serin tidak bohong.
Serin menyengir ketika Jeha menarik hidungnya. Kalah mancung dari arwah tersebut.
"Hidung aku kalah mancung sama kamu. Haruskah aku menjalani operasi plastik?" Tanya Serin.
"Jangan! Saya suka hidung kamu kecil, mungil dan sangat lucu seperti pemiliknya." Balas Jeha masih sibuk mengusap rambut Serin.
"Jeha bisakah kita terus seperti ini? Bagaimana jika suatu saat aku meninggalkan kamu" tanya Serin lesu.
__ADS_1
"Saya tidak akan membiarkan kamu meninggalkan saya"
"Maaf aku bikin kamu sedih ya Jeha?" Sesal Serin kembali mengingat dirinya dan Jeha berbeda alam.
"Tidak apa apa. Saya tidak merasa sedih, karena Serin sekarang adalah kebahagiaan saya" balas Jeha meraih tangan Serin lalu menciumnya lama.
"Ku mohon jangan pergi tinggalkan saya ya?" Pinta Jeha sungguh sungguh.
"Iya, aku gak akan ninggalin kamu kok" jawab Serin mengangguk samar.
"Janji?"
"Janji kelingking" Serin mengancungkan jari kelingkingnya. Jeha membalasnya sambil tersenyum puas.
Saat Serin dan Jeha menikmati waktu bersama mereka tiba tiba seseorang masuk ke dalam apartemennya.
"Serin kamu ngomong sama siapa?" Tanya Xiaojun yang datang masuk. Dia sayup-sayup mendengar jika Serin sibuk berbicara dengan seseorang orang.
"Pak CEO?"
"Maaf ya Serin aku langsung masuk. Habis tadi aku pencet bell nya tidak ada yang bukakan pintunya" ujar Xiaojun tersenyum.
Dengan cepat Serin langsung beranjak bangun dari pangkuan Jeha. Ia langsung memakai syal merah di lehernya untuk menutupi bekas tanda yang di sebabkan oleh Jeha semalam.
"Ouh aku sedang berbicara di telepon tadi maaf jadi tidak mendengar suara bell"
"Iya tidak apa-apa. Aku dengar kau sedang sakit ya jadi tidak bisa ikut fanmeeting" tanya Xiaojun khawatir.
Hhukk..
Serin berpura pura batuk di depan Xiaojun.
"Aku batuk dan tubuhku juga terasa demam" lirih Serin pura pura.
"Sungguh" refleks Xiaojun langsung menghampiri Serin dan memeriksa jidatnya."kurasa ku baik baik saja"
"Ya itu aku baru saja minum obat tadi" jawab Serin asal.
"Ouh iya Serin aku kesini ingin memberitahu kalau ada sutradara yang menawarkan kamu bermain drama dengan Renjun terus menggunakan sountrack lagu duet kita loh" ujar Xiaojun Senang.
"Sungguh? Aku mau. Terus peran apa yang ditawarkan?" Tanya Serin menggebu gebu.
"Tokoh utama"
"Itu berarti drama romansa?"
"Iya betul"
"Serin karena kamu sedang sakit aku akan berada di sini untuk menemani kamu" ujar Xiaojun.
"APA?" Sentak Serin kaget karena ia hanya pura pura sakit. Bagaimana jika nanti ketahuan oleh Xiaojun yang sebenarnya jika ia tidak bisa ikut fanmeeting gara gara ia tidur dengan hantu π»
__ADS_1