
"Hello, ini SM Entertainment."
Kami ingin mengklarifikasi mengenai hubungan asmara salah satu member kami yang bernama Choi Serin dari Girlband QueenGirls dengan Seorang Pengusaha bernama Lucas Bride bahwa hubungan mereka telah berakhir karena adanya orang ketiga dalam hubungan mereka.
Jadi pihak agensi menyatakan jika berita tentang Lucas yang menjalani hubungan dengan kedua kakak beradik itu tidaklah benar.
Setelah kami melakukan diskusi panjang dengan Choi Serin dan para member QueenGirls, kami memutuskan untuk tetap melaksanakan album comeback kami.
Seiring dengan keputusan ini, Saya selaku CEO dari SM Entertainment memohon untuk seluruh fans QueenGirls untuk selalu mendukung Para Member QueenGirls dalam album Comeback-nya nanti.
Kami juga meminta maaf atas pemberitaan palsu, yang sempat menggemparkan dunia sosial.
Terimakasih.
Pengumuman dari pihak agensi dengan cepat mendapatkan respon positif dari para penggemar, mereka mendukung keputusan pihak agensi agar comeback QueenGirls tetap di laksanakan tanpa ada halangan. Karena comeback mereka sangat di nanti nantikan oleh seluruh para penggemar. Dan tagar #ComeBackQueenGirl , #Serinwanitayangkuat menjadi trending nomor satu di Twitter.
Dengan senang Serin terus menatap layar handphonenya, karena akhirnya masalah ini sudah terselesaikan dengan baik dan para penggemarnya Serin pun selalu mendukungnya.
"Sekarang aku harus fokus pada koreo dance untuk comeback nanti"
"Saya akan membantu kamu untuk latihan koreo dance nanti."
"Hm, makasih ya. Maaf aku selalu merepotkanmu"
"Tidak masalah, saya merasa senang bisa membantu kamu."
Tiba tiba Serin teringat akan berita yang terjadi pada Lucas. Lalu dengan cepat ia melihat kembali berita terbaru tentang Lucas lewat handphonenya.
Betapa terkejutnya ia melihat rekaman cctv yang di unggah oleh pihak Lucas. Tanpa di sana terlihat Lucas sendiri yang melukai dirinya sendiri, ia menusuk perutnya dan mengores mata kanannya mengunakan gunting dalam keadaan mata tertutup.
"Jeha lihat ini" Serin menunjukkan handphonenya pada Jeha.
Jeha hanya terdiam saat menonton video tersebut.
__ADS_1
"Jeha menurutmu gimana? Mungkinkah rumahnya Lucas di horor? Banyak penunggunya gitu" ujar Serin yang ngeri.
"Karena dia adalah pria jahat! Dia pantas mendapatkan itu semua."
Tiba-tiba Serin merasa aura yang berbeda pada Jeha dan seketika seluruh buluk kudu Serin langsung merinding.
Kok perasaan ku jadi tegang gini sih?
"Lupakan saja tentang Lucas. Ngomong ngomong beberapa hari ini aku akan pergi kemana mana" ujar Serin.
"Itu berarti saya bisa menghabiskan waktu bersama dengan Serin?" Tanya Jeha tersenyum senang.
"Iya kita akan bersenang senang berdua saja"
Jeha tertawa pelan, dia merasa amat senang jika bisa menghabiskan waktu lebih lama dengan Serin."Bagaimana kita pergi ke balkon sebentar?"
"Tengah malam begini?"
Menuruti permintaan dari Jeha, meskipun ini menginjak pukul 12 malam, Serin pun segera melangkah kakinya menuju balkon apartemen bersama dengan Jeha. Lalu kami duduk di balkon sambil menatap indahnya langit Seoul di malam hari, masih banyak mobil yang berlalu lalang melintasi jalan raya.
Beberapa saat kemudian, angin menghembus. Membuat rambut kami berantakan dan bodohnya Serin melupakan fakta jika Jeha adalah hantu.
Serin malah melepaskan mantel yang ia gunakan dan memakaikan mantel itu pada Jeha. Mantel itu pun langsung menembus tubuh Jeha dan terjatuh di lantai.
Jeha menggeleng, tertawa kecil menatap Serin."Kamu mau meledek saya?"
Serin mengambil kembali mantel tersebut.
"Aku selalu melupakan fakta jika kamu itu adalah hantu."
"Jangan bersedih Serin! Udara malam sangat dingin lebih baik kamu yang memakai mantel itu." Pinta Jeha.
Seketika Serin tertawa, lalu menangkup kedua pipi Jeha yang tembus pandang. Kemudian ia menatap kearah langit sambil berkata...
__ADS_1
"Jeha kenapa kita harus di pertemukan? Namun pada akhirnya kita harus tidak bisa bersama" tanya Serin sendu.
"Pertemuan kita tidak salah, namun waktunya yang salah"
"Fakta yang sangat menyakitkan"
"Jangan khawatir, saya akan selalu berada di sisimu Serin, sampai suatu saat kau bertemu dengan pria yang benar benar menyayangi kamu sama seperti saya yang teramat menyayangimu"
"Jadi gimana jika aku mencoba membuka hati lagi?"
"Kamu sudah yakin?" Tanya Jeha lesu, sejujurnya ia tidak ingin ada seorang yang memiliki Serin selain dirinya.
"Entahlah aku bingung. Hatiku benar benar sakit jika nanti kedua orangtuaku menanyakan mana Serin kekasihmu? Kok kalah sih sama adiknya yang udah punya pacar! Kamu sih kurang menarik makanya pacarmu berselingkuh dengan adikmu!" Lirih Serin.
"Aku benar benar benci mengetahui fakta jika kedua orangtuaku lebih menyayangi Soomin dari pada aku. Dari kecil aku harus berkerja keras untuk menghidupi keluargaku tapi selalu Soomin yang di banggakan oleh ayah dan ibu. Semua selalu Soomin sepertinya memang tidak ada ruang di hati mereka untukku" lanjut Serin mulai meneteskan air matanya.
"Abaikan saja perkataan dari orangtuamu. Sudah ada saya di sini, mengerti!" Jeha meraih dagu Serin dan memintanya membalas tatapan tajam, Serin menatap wajah Jeha dan mengangguk. Memeluk erat Jeha meski dalam pandangan manusia biasa Serin terlihat memeluk dirinya sendiri.
"Jangan menangis!"
"Menurutmu haruskah aku menerima Xiaojun atau Suho? Kalau Mark ku rasa dia hanya Fanboy ku saja" Tanya Serin yang sudah tau jika Xiaojun, Suho dan Mark menyukainya.
"Jangan mereka! Mereka bukan pria yang baik untuk kamu"
"Kalau di pikir pikir Xiaojun itu terkenal playboy dan Suho masih jadi misterius aku tidak tau pasti tentang dia. Yang pasti dia selalu bersikap lembut dan perhatian padaku"
"Pria itu sangat jahat! Kami harus jauhi dia Serin!
Tiba tiba raut wajah Jeha langsung berubah, Serin yang menyadari itu langsung mengalihkan pembicaraannya. Entah kenapa sekarang Jeha sangat posesif sekali pada Serin.
Dan yang lebih anehnya lagi ada hantu yang sangat cemburuan pada manusia dan Serin sangat menyukai itu.
Apapun yang terjadi, saya akan tetap berada di sisimu.
__ADS_1