
"Aneh sekali dengan sikapmu yang sekarang, aku benar-benar curiga apakah ini adalah dirimu," kata Vinvin.
"Aku adalah Howard yang kamu kenal, yang selama ini mencintaimu tapi tidak menyadarinya. aku sadar aku sudah salah. dan kerena itu aku tidak ingin lagi kehilanganmu."
"Apa kamu yakin aku adalah wanita yang kamu cintai? dan bukan karena kamu merasa berhutang budi padaku?"
"Siapa yang mengatakan karena merasa hutang budi padamu?"
"Lessy yang mengatakannya, demi ingin membalas budi kau selalu saja berusaha ingin membantuku," jawab Vinvin.
"Dia selama ini selalu iri denganmu, oleh karena itu dia selalu mencari alasan untuk memisahkan kita," kata Howard dengan senyum.
"Apa kamu yakin ingin bersamaku?"
"Iya," jawab Howard.
"Aku tidak sepintar Lessy," ujar Vinvin.
"Aku tidak butuh istri yang pintar!" kata Howard.
"Aku tidak bisa membantumu dalam bisnis," ucap Vinvin.
"Kamu hanya perlu menjadi istriku," jawab Howard yang menyentuh wajah Vinvin.
__ADS_1
"Aku tidak selembut Lessy."
"Cinta tidak butuh alasan," ucap Howard yang mencium bibir gadis itu.
Howard dan Vinvin berciuman mesra selama beberapa menit di dalam ruangan ganti.
Di sisi lain Lessy yang sedang putus cinta karena pernikahannya yang dibatalkan oleh Howard ia sangat kecewa dan juga emosi.
"Lessy, sudah! jangan sedih lagi! mereka akan memberikan penjelasan kepada publik. dan dirimu tidak akan menanggung malu!" bujuk Shane.
"Pa, aku tidak puas dicampakan begitu saja, kenapa aku bisa kalah dari dia, aku lebih cantik dan lebih pintar. kenapa aku bisa kalah? aku juga kaya dan dia tidak memiliki apapun. kenapa aku bisa kalah?"
"Lessy, walau kita paksa juga tidak ada gunanya, hubungan mereka berdua sangat mesra dan akrab, siapapun tidak bisa memisahkan mereka. bagaimana pun kau berusaha tetap tidak berguna. biarkanlah!"
"Apa yang ingin kau lakukan?" tanya Shane.
"Lenyapkan gadis kampung itu," jawab Lessy.
"Jangan bertindak bodoh, Lessy!"
"Pa, sesuatu yang tidak bisa kumiliki jangan berharap orang lain bisa memilikinya," kata Lessy dengan tegas.
"Apakah kamu ingin menculiknya? kau tahu kalau ini salah besar."
__ADS_1
"Hanya kita berdua yang tahu, Howard tidak akan tahu aku pelakunya," jawab Lessy.
"Karena cinta kau menjadi gelap mata, apakah ada manfaatnya?"
"Manfaatnya adalah...aku bisa membalas dendam," jawab Lessy yang kemudian meninggalkan ruang tamu dan menuju ke kamar.
"Anak ini benar-benar sudah tidak bisa mengendalikan diri sendiri," gumam Shane.
Dua hari kemudian.
Howard telah mengumumkan pembatalan acara pernikahannya. alasan yang dia berikan kepada publik adalah kedua belah pihak keluarga telah menyepakati untuk memutuskan hubungan mereka yang telah terjalin selama beberapa tahun. akan tetapi Howard tidak memberitahu penyebab utamanya demi menjaga nama baik pihak wanita.
Tentu berita tersebut sangat mengejutkan banyak orang yang menerima undangan mereka. tanpa sebab dan penjelasan yang cukup tiba-tiba saja acara yang hanya sisa hitungan hari dibatalkan begitu saja.
"Howard, kamu melakukannya dengan baik, walau Lessy sudah melakukan kesalahan. tapi kau masih menjaga nama baiknya," kata Sean yang berada di perusahaan bersama Howard.
"Walau aku tidak menyukai dia, tapi tidak ada sebabnya aku merusakan nama baik keluarganya. bagaimana pun kami pernah bersama sebelumnya. jadi, aku harus memikirkan posisi dia juga," jawab Howard.
"Akhiri sebuah hubungan dengan baik-baik, dan di kemudian hari mungkin kalian akan menjadi teman," kata Sean.
"Lebih baik, tidak!" ucap Howard.
"Kenapa, apakah kamu tidak ingin Vinvin cemburu?" tanya Sean dengan senyum.
__ADS_1
"Pa, tidak ada wanita yang bisa menerima pasangannya yang masih berteman dengan mantannya. Lessy adalah masa lalu, dan Vinvin adalah masa depanku," jawab Howard.