Cintai Aku Tuan Duke

Cintai Aku Tuan Duke
Bab 24.Ayo Kencan


__ADS_3

...~Love Me My Lord Duke~...


"Ngomong-ngomong, Nona Shanon." Aku berbisik di telinga Shanon.


"Siapa pria dibelakang Nona Shanon?" Aku segera menarik diri dan menatap Shanon, penasaran.


Shanon tersenyum lebar sembari menatapku, "Pria tampan disana tunangan saya, Duchess."


'Tunangan?!'


Pria bersorot mata hijau tersebut mengambil langkah ke depan lalu membungkuk, "Saya Edwin Von Serena, komandan pasukan pertama memberi hormat kepada Duchess Callisto." Edwin lalu bangun dan beralih menatap Shanon.


'Sebentar, biarkan aku mencerna semuanya. Jadi Tuan penjual tongkat adalah sir Gavin yang merupakan komandan pasukan kedua. Lalu Nona penjual benang adalah Nona Shanon tunangan dari Sir Edwin yang merupakan komandan pasukan pertama.'


Ini, apa itu sungguh kebetulan? Berapa kali pun aku memikirkannya ini sungguh tidak masuk akal. Mengapa aku bisa berhubungan dengan orang-orangnya Carxen.


"Hahhh..." tanpa sadar aku jadi menghela nafas panjang.


"Kita akhiri latihannya sampai disini. Kalian bisa bubar sekarang," pungkas Carxen.


Gavin dan Edwin membungkuk lalu segera pergi, begitu pula dengan Shanon dan para ksatria yang lainnya.


Shanon melambaikan tangan kepada ku sembari menggandeng lengan tunangannya. Aku melambaikan tangan seraya melihat ke arah mereka yang semakin menjauh.


"Kalau begitu Tuan dan Nyonya, saya permisi sekarang. Masih ada banyak pekerjaan yang sedang menanti saya." Alfonso segera pergi meninggalkan aku dan Carxen berduaan setelah memberikan salam formal.


'Alfonso, dia sengaja meninggalkan ku.'

__ADS_1


"Sepertinya ada banyak hal yang harus istriku jelaskan disini."


'Rasanya ingin sekali aku berlari menyusul Alfonso. Situasi ini, terasa mencekam.'


Aku menatap Carxen dengan hati-hati. Dia tidak terlihat marah sama sekali. Ekspresinya kaku seperti biasanya.


"Umm.... Jadi saya tidak sengaja bertemu dengan Sir Gavin dan Nona Shanon di festival..." kata ku pelan seraya menghindari kontak mata dengan Carxen.


Dia terdengar menghela nafas pelan, "Baiklah. Lupakan saja." Lalu dia berjalan meninggalkan ku.


Aku mengikuti langkah Carxen dari belakang, "Tuan Duke, apa Anda marah?"


Carxen tidak menjawab, dia terus menatap ke depan tanpa menghentikan langkahnya.


"Jika aku membuatmu marah. Aku minta maaf, kedepannya aku akan melapor kepadamu meski itu hal tidak penting."


'Lakukan sesuka ku katanya. Baiklah, mari kita lihat.'


"Anda tidak akan menarik ucapan Anda barusan bukan?" tanyaku seraya meraih tangan Carxen.


Dia langsung menghentikan langkahnya dan menoleh kearah ku, dengan raut wajah yang tampak sedikit terkejut.


"Saya mau pergi berkencan dengan Anda, Tuan Duke."


"...Kencan?..."


Aku menganggukkan kepala pelan, "Benar, kencan!"

__ADS_1


Carxen mengalihkan pandangan ke arah lain, seperti sedang berpikir.


"Jangan bilang Anda tidak tahu apa itu kencan?" Aku memiringkan kepala ku menghalangi pandangan Carxen.


Dia hanya memandangku tanpa kata-kata.


"Pfft!" Aku berusaha menahan tawaku, "Sudah saya duga kalau Anda tidak tahu..."


Aku menghela pelan, "Nanti malam. Maukah Anda pergi bersamaku ke festival?"


Carxen memalingkan wajahnya dariku, "Baiklah. Kebetulan aku juga ada urusan disana."


Pasti dia sangat sibuk. Apa kamu akan mengizinkan ku tampil untuk terakhir kalinya? Aku ingin bertanya kepadamu. Tapi aku ragu. Bagaimana jika kamu memasang tembok lagi.


"Apalagi yang sedang kau pikirkan?" Carxen menyentuh hidung ku dengan jari telunjuknya.


Aku terkejut ketika dia melakukan itu dan menatap mata ruby nya tanpa kata-kata.


Meski ini memalukan, tapi ini kesempatan ku untuk meningkatkan perasannya.


"Sa-Sayang..."


Carxen menatapku dengan mata yang melebar karena terkejut. Aku langsung menghindari pandangannya karena malu.


Aku sungguh merasa malu setengah mati. Lupakan saja soal meningkatkan perasaan. Aku sungguh tidak memiliki pengalaman di dunia percintaan.


"Ka-Kalau begitu sampai jumpa nanti malam, Tuan Duke!" Aku langsung melenggang pergi meninggalkan Carxen yang masih mematung.

__ADS_1


__ADS_2