
"semangat ujiannya yah sayang,makin gembul aja jadi pengen cepet-cepet dihalalin" ucap ken sembari mencubit pipi irly.
"ish,,jangan dicubit trus nanti kendor pipinya"
"abisnya gemesin sayang"
"Udah deh aku mau turun dulu,inget jangan tebar pesona sama si ulet-ulet bulu itu" ucap irly sambil menatap tajam Ken.
"siap nyonya Kenzo Mavericks" ucap Ken tegas.
didalam mobil seseorang menuju ke salah satu mansion milik Buana yang berada di Indonesia
"Dimana putriku tinggal saat ini?" tanya tuan Barley kepada asisten pribadi nya yang selama ini mencari keberadaan irly.
"Nona tinggal dijalan Bougenville Blok D No 34 tuan" jawab rayn asisten pribadi tuan Barley.
"Akhirnya aku menemukanmu putri kita Erla" ucapnya dalam hati.
*flashback on*
18 Tahun yang lalu, saat Barley berada di luar kota untuk menemui rekan bisnisnya yang akan membantu nya untuk menginvestasikan sejumlah uang kepadanya, Erla istri Barley dilarikan ke rumah sakit karena merasakan kram perut seperti akan melahirkan.
Barley yang mendapatkan kabar bahwa istrinya akan melahirkan segera pulang, sesampainya dirumah sakit ia melihat anaknya sudah lahir dan sangat cantik seperti istrinya.
"sayang,maaf jika aku tidak mendampingi mu saat melahirkan" ucapnya sendu sambil menggenggam tangan Erla.
"mas,tidak perlu meminta maaf,apa yang mas lakukan itu semua demi kebaikan kita bersama" kata Erla lemah
"Leyla Putri Buana" ucap Barley sambil mengecup kening putrinya.
setelah 6 bulan berlalu, sepasang suami istri membawa leyla/quirly jalan-jalan sekeliling kota.
"Ma,aku angkat teleponnya sebentar yah" ucapnya sambil berjalan ke arah lain.
__ADS_1
sementara Erla yang menunggu suaminya kembali,ia ke kedai terdekat untuk membeli air minum.
"Ma, dimana leyla?" tanya Barley yang sudah selesai dengan urusan nya.
"tadi ada di,," ucapnya sambil melihat ke arah belakang
"Lho,tadi ada tepat didekat mama pa,,leyla,,hikss,,hikss"
"tenang ma,kita cari leyla pelan-pelan mungkin saja ada orang yang salah bawa" ucap Barley dengan tenang walaupun hatinya berkata lain.
"ini semua salah mama,andai tadi mama tetap memegang strollernya mungkin leyla tidak akan hilang hikss"
disebuah minimarket
oee,,oee
"pa,denger deh seperti ada suara tangisan bayi" ucap lyly yang baru saja menutup toko nya.
Zein melihat kanan-kiri tidak ada apapun,saat ia melihat ke arah tempat sampah ia mendekati tempat itu dan melihat seorang bayi perempuan di dalam kardus terbuka.
"astaga,,pa,siapa yang tega sekali membuang bayi secantik ini" ucapnya sambil mengendong bayi itu.
"lebih baik kita bawa pulang ma,sudah malam kasian bayinya jika diluar seperti ini,besok kita laporkan kepada pihak yang berwajib jika tidak ada kabar maka kita yang akan mengadopsi nya"ujar Zein
sebelum mengadopsi irly, lyly sudah tidak bisa mengandung akibat keguguran dan janinnya harus diangkat.
setelah kejadian itu Erla selalu menyalahkan dirinya dan mengalami depresi selama beberapa tahun hingga akhirnya ia bunuh diri.
*flashback off*
"Tuan,,tuan,,kita sudah sampai" ucap reyn yang sedari tadi memanggil tuannya tetapi tidak ditanggapi.
"ah,,baiklah besok pagi kita akan ke alamat itu,siap kan semua data-datanya dan tetap awasi putri ku dari jauh" katanya datar.
__ADS_1
selesai ujian irly dan teman-temannya menuju parkiran.
"ly,Lo pulang nya gimana,kan ga bawa mobil?" tanya Agnes.
"gue bisa naik taksi,slow aje kayak gak kenal gue aja" ucap irly.
"yoweslah guys,gue duluan yah udah di tunggu Cici gue soalnya" ucap Vivi.
"ya udah loe hati-hati ly,gue pulang duluan Babay"
setelah kepergian kedua sahabatnya irly mengendap-endap menuju parkiran khusus guru.
"huh,,akhirnya sampai juga" ucapnya yang sudah berada didalam mobil Ken.
"Kamu kenapa berkeringat seperti itu" ucap Ken sembari mengelap keringat dikening irly dengan tisu.
"pake nanya lagi,,ini semua tuh gara-gara bapak" dengusnya kesal.
"lho,kok malah nyalahin saya" katanya bingung.
"udah deh pak buruan jalan,badan ku pegel pengen cepet-cepet rebahan" pintanya.
"kita tidak pulang,saya akan membawa kamu ke suatu tempat" ucap Ken.
"kemana?" tanya nya.
"secret"
"ish,,sok-sokan secret,,ribet banget deh kasih tau sekarang kan sama aja" dengusnya.
"kalo saya kasih tau sekarang,nanti bukan kejutan lagi namanya"
"whatever"
__ADS_1
••••••••••••••••••••••••••••••Continue•••••••••••••••••••••••••