
"Itu tidak akan pernah terjadi!"
kembali ke Diaman Mavericks
usai makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga
"Irly,ada yang ingin kami sampaikan kepada kamu" kata mommy reina
"ada apa ma,kenapa kalian kelihatan nya begitu serius?"
"mommy dan Daddy ingin mempercepat pernikahan kamu dan Kenzo,pernikahannya akan diadakan Minggu depan bagaimana menurutmu?" jelas reina
irly sudah tidak terkejut baginya itu hal yang bagus lebih cepat lebih baik agar kedua orang tuanya bahagia disana.
"irly ikut saja bagaimana baiknya mas Kenzo mom" jawab irly.
"kalau Kenzo tidak perlu ditanya lagi,lihat saja wajahnya tersenyum sedari tadi" ledek Alaska.
"haishh,,Daddy seperti tidak muda saja" ucap Ken sambil menyenderkan kepalanya dibahu irly.
"ish,mas Kenzo,malu ada Daddy sama mommy" bisik irly
"biarkan saja seperti ini" ucap Ken sembari lirik kearah Daddynya.
"mom,lihatlah anak mu sudah seperti anak kucing yang sedang bermanja-manja dengan induknya" ucap Alaska
"Daddy jika iri bilang aja" ucap Ken datar
__ADS_1
"kalian ini jika sudah bertemu selalu saja berantem, kita kembali ke topik utama,baiklah jika semuanya sudah setuju maka besok kalian harus pergi ke butik untuk fitting baju pengantin" ucap Reina sambil melihat ke arah Ken dan ilry.
"siap mom" ucap Ken yang masih bersandar di bahu irly.
"oke mom, terima kasih atas semuanya aku benar-benar ga nyangka terjadi masih ada orang yang sayang sama aku selain mama sama papa" ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
"jangan terlalu dipikirkan lagi,mereka sudah bahagia disana,kamu kelihatannya sangat lelah hari ini,Ken antar irly keatas untuk istirahat" pinta Reina.
tanpa mengulur waktu Ken Langsung menggendong irly ala bridal style dihadapan kedua orang tuanya.
"aarghh" teriak irly terkejut saat ia baru saja berdiri tiba-tiba tubuhnya melayang.
"mas Kenzo,turunin malu dilihat mommy sama Daddy" bisiknya
"jangan gerak-gerak sayang,,nanti jatuh" kata Ken.
"daddy jika ingin seperti kami,ajak saja mommy kekamar juga" teriak Ken tanpa menoleh kebelakang.
mendengar perkataan Kenzo,Alaska melihat kearah istrinya sambil memelas kan wajahnya seperti anak kecil.
"No! Dad, Daddy masih dalam masa hukuman,ingat kan apa yang terjadi kemarin saat di supermarket" ucap Reina dengan tatapan mautnya.
"mom,Daddy kan sudah jelaskan,come on! please! boleh yah" melasnya.
Reina merasa tidak tega terhadap suaminya ia pun luluh karena wajah suaminya yang lucu seperti anak kecil meminta permen kepada ibunya.
"baiklah,tapi ada syaratnya,Daddy harus temenin mommy full seharian besok tanpa adanya gangguan pekerjaan,gimana?"
__ADS_1
"everything for you mom" ucapnya dengan wajah bahagia dan menggendong istrinya masuk ke kamar milik mereka.
pagi hari yang cerah, irly bangun lebih awal dari biasanya ia mulai membiasakan diri bangun pagi semenjak kehilangan kedua orang tuanya.
setelah bersiap ia pergi ke kamar sebelah yaitu ruang kerja Ken yang sudah ada kamar juga didalamnya, irly membuka tirai jendela sehingga terik matahari menyinari ruangan tersebut.
engghh,,
Ken yang tadinya masih tertidur mulai merasakan adanya cahaya ia membuka matanya perlahan dan melihat jika irly sudah berdiri didepan nya.
Brukk,,,
Ken menarik tangan irly sehingga menimpa tubuhnya
Cup,,
"morning kiss by" ucap Ken dengan nada serak khas bangun tidur (kalian bayangin sendiri aja yah, author juga pengen punya calon suami seperti Kenzo,cuek diluar bucin didalam hehe)
"ihhh,,mas Kenzo lepasin, aku udah rapi nanti berantakan lagi kalo dipeluk kayak gini" rengeknya.
"wait a minute by,aku nyaman jika seperti ini " ucap Ken sambil mengeratkan pelukannya.
"lepas atau tidak akan ada lagi pelukan untuk kedepannya" ancam irly.
Ken yang mendengar perkataan irly reflek melepaskan pelukannya dengan lembut ia menatap irly sebentar dan langsung berlari menuju kamar mandi.
__ADS_1
•••••••••••••••••••••••••••Continue•••••••••••••••••••••••••••••