
"Apaa" reflek Reina berteriak ia tidak bisa menerima permintaan paman Barley karena Kenzo dan irly akan segera menikah.
"Maaf paman sebelumnya,tapi putraku sudah memiliki kekasih dan mereka akan segera menikah,,,,"
belum selesai Alaska berbicara Barley memotong perkataan nya.
"Putriku adalah kekasih dari putra kalian" tegasnya.
"bagaimana mungkin paman,,irly itu putri dari sahabat saya yang belum lama ini meninggal" ucap Alaska .
"benar paman,irly memiliki kedua orang tua yang lengkap bagaimana mungkin jika dia adalah putrimu" sela Reina.
"nama nya bukan lah Quirly Anastasya melainkan Leyla Putri Buana" ucap Barley penuh keyakinan.
"Baiklah paman kami akan percaya jika paman melakukan tes DNA terlebih dahulu" usul Alaska
setelah mereka mengobrol cukup banyak dan juga Alaska tetap tidak akan pernah menggantikan calon menantunya dengan wanita manapun.
*flashback off*
__ADS_1
"jadi maksud Daddy,,," ucap Kenzo
"ya sangat benar putraku,, quirly eh ralat leyla maksud Daddy meskipun pernikahan kalian dibatalkan tetapi Kenzo akan melamar mu ulang dihadapan papa kandungmu yaitu sahabat baik kakek Kenzo" potong Alaska sembari menjelaskannya.
"namaku tetap quirly dad, mungkin nama leyla hanya khusus untuk orang-orang terdekat saja seperti mommy,Daddy dan juga papi,,tapi kalo mas Kenzo ingin memanggil ku seperti itu juga tidak apa-apa "ujarnya.
"itu berarti Daddy dan mommy sudah tidak memiliki dendam lagi terhadap papi ku" tanya irly.
"tentu saja,kami yang seharusnya meminta maaf kepada mu dan juga papa mu karena kami sudah menuduhnya tanpa bukti" ucap Reina dengan wajah sendu
"tidak perlu meminta maaf mom,,ini semua hanya salah paham dan sudah terselesaikan" ucap irly sambil memeluk Reina.
"jadi kapan kamu akan melamar putri tuan Barley ini kenzo?" tanya Alaska .
"bagaimana menurutmu sayang?" tanya Reina kepada irly.
"aku ikut bagaimana baiknya saja mom,tapi mas bukankah tadi kata papi kita tidak akan menikah sebelum kamu menemukan pelaku yang telah menculik ku?" ucap irly sambil melihat ke arah Kenzo.
"Oh God,, bagaimana aku bisa melupakannya,,tapi kamu tenang saja sayang,aku sudah meminta gio untuk mencari tau dan tidak butuh lama untuk itu" jelas Kenzo sembari mengacau rambut irly.
__ADS_1
"mengapa kamu tidak meminta bantuan kepada orang-orang Daddy juga agar lebih cepat menemukan nya "usul Alaska
"tidak perlu dad,gio saja sudah cukup,,Daddy juga tau kan bagaimana kemampuannya dibidang tersebut"
Kenzo yang merasa tidak ingin melibatkan kedua orang tuanya,karena ia harus bisa menangkap pelakunya sendiri walaupun harus ada bantuan dari anak buahnya,,tapi ia yang memberikan instruksi dan perintah.
krukk,,krukk
"sayang,,kamu lapar yah,,maaf aku lupa jika kamu belum makan dari tadi" ucap Kenzo dengan rasa bersalah karena ia telah membiarkan irly kelaparan.
"iya,,hehe" ucap Irly cengengesan.
"tadi bibi ada masak banyak makanan kesukaan mu ken, mungkin masih ada,, sebentar yah mommy panaskan dulu" ucap Reina.
"biar aku bantu yah mom" ucap irly yang sudah berdiri didepan Reina.
mereka berdua memanaskan makanan didapur sedangkan Kenzo dan Alaska berbicara berdua dengan wajah serius.
buah jatuh tidak jauh dari pohonnya wajah mereka akan terlihat lebih menyeramkan disaat mereka sedang serius.
__ADS_1
"Bagaimana Ken? apakah ada perkembangan semenjak kamu mulai menjadi guru disekolah kakek mu?" tanya Alaska.
"masih dalam penyelidikan dad,Kevin sudah menandai seseorang dan dalam pengawasan kami,, tetapi dia sangat pintar mencari celah sehingga agak sulit untuk menemukan jejaknya" jelas Kenzo.