
Degh,, quirly terkejut mendengar Ken membentak dirinya ia langsung keluar dari kelas dan menuju lapangan dengan perasaan kesal.
Kenzo adalah guru paling killer diantara semua guru yang ada,ia tidak akan mentoleri setiap murid yang tidak mengerjakan tugas nya dan telat masuk kekelasnya maka ia tidak akan segan-segan memberikan hukuman sesuai dengan kesalahan mereka.
Panas terik matahari,, sudah hampir 1 jam quirly berdiri ia merasa perutnya kram tetapi ia menahannya ia tidak ingin dianggap lemah oleh Kenzo.
Tringg,,
Bel berbunyi menandakan berganti pelajaran, quirly yang merasa penglihatan buram dan semakin gelap.
Bruk,,,
"irly,,teriak Ciko yang tadinya izin ke toilet dan tidak sengaja melihat gadis yang ia suka pingsan".
ia menghampirinya dan menggendong ala bridal style menuju UKS.
sedangkan Kenzo yang baru saja keluar dari kelas melihat irly berada dalam gendongan Ciko, seketika darahnya mendidih dan menahan amarah.
"Apa yang terjadi dengannya,?" tanya Ken sembari mengepalkan tangannya.
"tadi saya melihat irly pingsan dilapangan pak" ucap Ciko sembari membaringkan irly ke bad.
DEGH,,, "apa dia pingsan karena menjalani hukuman dariku" batinnya.
"kembalilah ke kelas! saya akan menjaganya disini" ucap Ken.
"tapi pak,,,"
"saya akan menghubungi kedua orang tuanya, terima kasih kamu sudah menolongnya " ucap Ken.
"baiklah" ucap Ciko yang masih khawatir dengan keadaan irly.
melihat Ciko yang sudah kembali,Ken menghampiri quirly yang terbaring lemas.
"Maaf,saya sudah membuat mu menjadi seperti ini" ucap Ken lirih sembari mengelus kepala irly,,Ken merasa bersalah,,ia segera menghubungi dokter untuk memeriksa keadaan irly dan mengabari kedua orang tua irly.
selang beberapa menit dokter mengecek kondisi irly.
"Bagaimana keadaannya dok,?" tanya Ken dengan wajah khawatir.
"dia mengalami dehidrasi dan sepertinya ia sedang haid jadi itu adalah salah satu alasan yang menyebabkan ia pingsan" jelas dokter.
"apakah ada yang serius dok,? mengapa dia belum sadar juga?" tanyanya.
"tidak ada yang serius,,mungkin sebentar lagi dia bangun dan ini vitamin penambah darah berikan nanti saat ia bangun, di minum 2x sehari" ucap dokter sembari memberikan vitamin kepada Ken.
"baiklah dok, terima kasih"
didalam kelas,Vivi dan Agnes menunggu irly yang sedari tadi belum masuk ke kelas padahal jam pelajaran sudah berganti 15 menit,mereka khawatir dan izin keluar kelas untuk mencari irly.
__ADS_1
"Gue cari ke lapangan,Lo cari ke toilet" ujar Vivi.
"oke,,ehh wait,liat deh Vi,itu Ciko kenapa kok keliatannya gelisah gitu yah?" ucap Agnes.
"mana gue tau,,emang gue emaknya" jawab Vivi ngegas.
Agnes penasaran ia pun menghampiri Ciko dan bertanya keberadaan irly siapa tau dia melihatnya.
"What,,,pingsan?" teriak mereka berdua.
Mereka berdua panik dan segera berlari kearah UKS.
Brakk,,,
suara pintu terbuka dengan keras.
"apa yang terjadi dengan anak kami ?" tanya Zein dan Hera bersama langsung dengan wajah panik.
"maaf om,Tante,,saya tidak bisa menjaga irly dengan baik" ucap ken dengan wajah lesu dan menunduk.
engggh,,,
quirly tersadar ia mengerjapkan matanya beberapa kali.
"ma,,pa,,? kenapa bisa ada disini?" tanyanya.
"ana,kamu sudah sadar nak, bagaimana apa ada yang sakit?" tanya hera.
"syukurlah mama lega dengarnya"
irly merasa dari tadi dilihat oleh Kenzo,ada rasa kesal yang ingin diluapkan jika tidak ada kedua orang tuanya "gara-gara pak Ken gue jadi pingsan gini,awas aja bakalan gue bales" umpatnya dalam hati sembari melirik sedikit kearah Kenzo.
"Irlyyyyy,,Lo gapapa?" tanya Vivi.
"katanya Lo pingsan?" ucap Agnes.
"apa kepala Lo pusing atau penglihatan Lo buram at,," ucap Vivi lagi.
"Lo berdua bisa ga sih nanya nya satu-satu, gue bingung harus jawab yang mana dulu" dengus nya kesal.
"hehe sorry,,habisnya kita panik,kata Ciko Lo pingsan jadi kita langsung kesini" ucap mereka berdua cengengesan.
"Ekhmm,, sebaiknya kalian berdua kembali ke kelas,karena quirly akan pulang ke rumah bersama kedua orang tuanya" ucap Kenzo.
"lho,,om,Tante ada disini juga,,sejak kapan?" tanya Vivi
"sejak kalian berdua nyerocos tadi" jawab mama Hera.
"hehe Tante bisa aja,,kan kita panik Tan,,yah ga nes?"
__ADS_1
"iya Tan,,ya sudah kita mau balik ke kelas dulu,,bye ly,nnt kita nyusul ke rumah" ucap Agnes.
...****************...
saat masuk ke dalam mobil irly terkejut melihat kenzo, sudah ada disebelah nya.
"pak Kenzo,, ngapain disini?" tanya irly dengan judes,ia masih kesal dengan Ken karenanya ia pingsan dan tidak bisa mengikuti pelajaran kesukaannya yaitu matematika.
"pulang" jawabnya singkat.
"kan bapak punya mobil sendiri, ngapain ikut masuk kesini?" ucap irly kesal.
"ana!yang sopan jika berbicara dengan orang yang lebih tua" ucap Zein.
"asal papa tau aja yah,,pak Ken yang udah bikin aku pingsan masih aja dibelain"ucapnya cemberut.
"nak Kenzo itu tidak bersalah,kamu sendiri yang tidak mengerjakan tugas dari nya,itu adalah pekerjaan seorang guru jadi wajar jika ken menghukum murid nakal seperti mu" ujar Zein.
"cihh,,puas pak,, sudah buat saya pingsan dan diceramahi sama papa" dengusnya kesal.
"Maaf" hanya itu saja yang bisa diucapkan oleh Ken.
sesampainya di rumah irly langsung berlari menuju kamarnya tanpa menghiraukan ken yang ikut masuk ke dalam rumah.
"maafkan perlakuan putri kami yah nak Kenzo,ana memang masih labil jika di nasehati,sifat nya juga masih kekanak-kanakan jadi harus lebih bersabar untuk menghadapi nya" ucap papa Zein.
"tidak apa-apa om, saya memakluminya,,kalau begitu saya permisi untuk pergi ke kantor" ucap Ken.
"kamu naik taksi atau mau diantar om saja?"
"tidak perlu repot-repot om,Kevin sudah menunggu di depan"
"baiklah, hati-hati"
sedangkan di dalam kamar irly merasa ponselnya bergetar dan,,
manusia datar is calling,,,
"mau ngapain sih ni orang pake acara telfon segala,bodo amat palingan juga ga penting"gumamnya kesal.
lama-lama irly tambah kesal sedari tadi Ken tidak berhenti menghubunginya,5 kali panggilan tak terjawab dan 15 pesan belum ia baca.
Kenzo yang tidak kalah kesal dengan sikap calon istrinya sedari tadi ia merasa diabaikan lalu ia mengirim satu pesan terakhir yaitu sebuah ancaman agar irly mengangkat telfonnya.
"cihh,, ternyata bukan hanya datar dan menyebalkan tetapi juga selalu mengancam" umpatnya.
'Ha,,,' belum selesai katanya sudah dipotong oleh Ken.
'jangan lupa minum vitamin setelah makan dan kerjakan tugas yang ku kirim ke emailmu' ucapnya dingin dan mematikan panggilannya begitu saja.
__ADS_1
Tut,,tutt,,
"anjirrr,,,seenaknya banget sih jadi manusia,,tunggu saja pembalasan gue besok" ucapnya sambil memikirkan ide untuk mengerjai gurunya itu.